Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Jembrana Berlakukan WFH, Pemerintah Pastikan Pelayanan Tetap Optimal

Jembrana Berlakukan WFH, Pemerintah Pastikan Pelayanan Tetap Optimal

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
  • visibility 230
  • comment 0 komentar

suatajembrana.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana resmi memberlakukan kebijakan Work From Home ( WFH )) atau bekerja dari rumah, mengikuti instruksi pemerintah pusat. Kebijakan ini mulai diimplementasikan pada hari Jumat depan bulan April 2026 berdasarkan SE Bupati Jembrana nomor:0586 tahun 2026, sebagai langkah adaptasi pola kerja modern bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jembrana I Made Budiasa menegaskan bahwa kebijakan WFH ini guna mendukung program efisiensi nasional Pemerintah pusat melalui transformasi budaya kerja ASN.

banner 336x280

WFH sering kali disalahartikan sebagai hari libur tambahan. Pihaknya meluruskan bahwa WFH adalah tetap melaksanakan tugas kedinasan, namun lokasi pengerjaannya dilakukan di rumah atau domisili pegawai.

“WFH ini bukan berarti tidak bekerja atau libur. Pegawai tetap wajib melaksanakan tugas sebagaimana mestinya, hanya saja dilaksanakan di rumah. Ini adalah pelaksanaan tugas yang diawasi dengan ketat,” tegas Sekda Jembrana dihubungi Jumat (10/4).

Tidak semua pegawai mendapatkan fasilitas WFH. Berdasarkan Surat Edaran (SE) Bupati, jabatan-jabatan struktural dan unit pelayanan langsung tetap wajib hadir di kantor (WFO).

Diantaranya , Kepala OPD dan Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT), Pejabat Administrator dan Pengawas (Jabatan Struktural), Unit Kerja Pelayanan Publik langsung: Camat, Lurah, dan Kepala UPTD.

Lebih lanjut kata Budiasa, memastikan produktivitas, Kepala OPD memiliki kewenangan penuh dalam memberikan tugas tertulis kepada staf yang menjalankan WFH. Teknis pelaksanaan diatur dengan Surat Tugas, Pegawai wajib memegang surat tugas tertulis dan menginput nya ke dalam sistem akan masuk kedalam absensi secara digital.

Dari sisi Pelaporan, Hasil pekerjaan wajib dilaporkan secara resmi pada hari Senin berikutnya.Selama jam kerja WFH, pegawai dilarang keras meninggalkan rumah atau domisili.

Terkait sanksi, Pemerintah Kabupaten Jembrana tidak segan memberikan sanksi bagi pegawai yang menyalahgunakan kebijakan ini. BKPSDM saat ini tengah menyusun panduan teknis lebih lanjut sebagai acuan bagi seluruh OPD.

“Jika ditemukan pegawai yang ditugaskan WFH tetapi justru berada di luar rumah atau keluyuran pada jam kerja, akan ada sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku dalam Surat Edaran Bupati. Kuncinya satu: ini bekerja, bukan libur,” tambahnya.

Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kerja tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat Jembrana. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota Koramil 1617-03/Melaya Beri Bantuan Sembako ke Panti Asuhan

    Anggota Koramil 1617-03/Melaya Beri Bantuan Sembako ke Panti Asuhan

    • calendar_month Sabtu, 9 Des 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 744
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Danramil 1617-03/Melaya Kapten Inf I Ketut Widiana, beserta Anggota berikan Bantuan Sembako ke Yayasan Panti Asuhan “Sanatana Dharma” yang di terima langsung oleh Ketua Yayasan Ibu Suwili, bertempat di Banjar Pangkung Dedari, Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana. Sabtu (09/12/2023) Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Anggota Koramil 1617-03/Melaya terhadap sesama, sebagai wujud […]

  • Tiga Pemancing Selamat, Satu Korban Pemancing Terseret Arus Ombak di Perairan Perancak

    Tiga Pemancing Selamat, Satu Korban Pemancing Terseret Arus Ombak di Perairan Perancak

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.169
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Seorang pemancing bernama Komang Soma Merta atau biasa disapa Komang Amo, warga Tegal Badeng Barat, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, dilaporkan hilang setelah terseret ombak di Perairan Perancak, Jembrana, pada Sabtu (22/3/2025). Kejadian ini terjadi saat korban memperbaiki katir jukung yang rusak di tengah cuaca buruk. Sebelumnya, Komang Soma Merta atau Komang Amo […]

  • Sebanyak 16 Peserta Pelatihan Kerja di Latih Bahasa

    Sebanyak 16 Peserta Pelatihan Kerja di Latih Bahasa

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 601
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Sebanyak 16 peserta yang sebelumnya mengikuti pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) Jembrana akan dikirim ke Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Fuji Academy Denpasar dari 3 Juni sampai 23 Agustus 2024. Pelatihan guna mendapatkan tambahan ilmu bagi anak-anak muda Jembrana dalam bidang bahasa. Sekaligus persiapan penempatan dengan negara tujuannya. Dengan demikian para peserta […]

  • Strategis PLN-Pemkab Jembrana : Tingkatkan Layanan Listrik dan Optimalisasi Pajak Daerah

    Strategis PLN-Pemkab Jembrana : Tingkatkan Layanan Listrik dan Optimalisasi Pajak Daerah

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 703
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana dan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Bali melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bali Utara  resmi menjalin kesepakatan kerja sama strategis. Kerja sama ini berfokus pada efisiensi tata kelola keuangan daerah melalui pemungutan dan penyetoran Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atas Tenaga Listrik, sekaligus memastikan peningkatan kualitas layanan kelistrikan […]

  • Menikmati Sapo Tahu dan Ayam Rica-Rica Sajikan Khas Kuliner Tionghoa

    Menikmati Sapo Tahu dan Ayam Rica-Rica Sajikan Khas Kuliner Tionghoa

    • calendar_month Selasa, 28 Nov 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 876
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Sapo tahu adalah salah satu jenis masakan yang berasal dari Tiongkok. Sapo tahu ini awalnya dikenal sebagai masakan bagi para vegetarian karena bahan-bahannya tidak menggunakan daging atau ikan, melainkan hanya sayur dan rempah-rempah. Akan tetapi di Parivara Resto menampilkan dengan rempah dan olahan daging cumi dan daging ayam serta udang. Sementara ayam […]

  • Pembinaan Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Pangan Bergizi

    Pembinaan Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Pangan Bergizi

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 525
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Polres Jembrana terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui kegiatan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B), jajaran Polres Jembrana turun langsung mendampingi warga dalam mengembangkan budidaya sayuran di pekarangan rumah. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (25/8) pagi di Dusun Rukun, Desa Gumbrih, Kecamatan Pekutatan. Hadir dalam kegiatan itu Bhabinkamtibmas Desa Gumbrih bersama […]

expand_less