Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Pemkab Jembrana Gelar Tawur Kesanga di Catus Pata, Harmoni Alam dan Introspeksi Diri Jelang Nyepi

Pemkab Jembrana Gelar Tawur Kesanga di Catus Pata, Harmoni Alam dan Introspeksi Diri Jelang Nyepi

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
  • visibility 567
  • comment 0 komentar

suarajembrana.com – Menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1947, Pemerintah Kabupaten Jembrana secara rutin menggelar Upacara Tawur Kesanga di Catus Pata Perempatan Kantor Bupati Jembrana, Simpang Jalan Sudirman, Kelurahan Dauhwaru, sebagai bagian dari harmoni alam dan Introspeksi diri jelang Nyepi, Jumat (28/3).

Acara tersebut menggunakan Caru Manca Kelud Agung maulu Bebangkit Gerombong.

banner 336x280

Dengan di puput oleh enam sulinggih, Diantaranya Ida Pedanda Anom Manuaba Griya Anom Manuaba, Ida Shri begawan Dharma Yoga, Griya Kedatuan Dua Sunia Lelateng, Ida Bhujangga Rsi Dharma Santika Griya Batur Suci Gumbrih, Ida Shri Begawan Jayawaringin Grya Mendoyo Dangin Tukad, Ida Shri Mpu Santika Putri, Grya Pande Taman Tigaron Mendoyo Dauh Tukad Banjar Monang, Ida Pandita Mpu Nabe Rastra Guna Wibawa Griya Amertha Kusuma Kaliakah.

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama Wabup IGN Patriana Krisna beserta istri masing-masing, Perwakilan Foprkopimda, Para Kepala OPD, unsur PHDI dan jajarannya turut hadir mengikuti persembahyangan.

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan mengatakan prosesi upacara Tawur Kesanga dilaksanakan setiap tahun di catus pata dan setiap perempatan desa adat di Jembrana. Tujuannya adalah untuk melebur semua hal buruk atau negatif yang telah dilakukan selama ini, sehingga harapan di Tahun Caka 1947 bisa tercapai.

“Kami harap bisa lebih maju, sukses dan bisa mensejahterakan masyarakat Jembrana,” kata Kembang.

Bupati Kembang berharap Umat Hindu di Jembrana, dan seluruh Indonesia dapat melaksanakan Hari Raya Nyepi dengan penuh kekhusyukan dan sesuai dengan Catur Brata Penyepian.

“Saya harapkan kepada seluruh umat se-dharma yang ada di Jembrana, Seluruh Bali dan seluruh Indonesia semoga hari suci penyepian ini betul-betul dilaksanakan sesuai dengan asas catur brata penyepian,” harapnya.

Bupati asal Pahyangan ini juga berharap peristiwa serupa tidak terulang lagi di masa depan, dan para orang tua diharapkan selalu fokus saat mengasuh anak. “Semoga dengan pelaksanaan acara ini, Jembrana bisa semakin maju, sukses, dan mensejahterakan masyarakat,” tandasnya. ™

  • Penulis: Ed27

Comment

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengukuhan Prajuru MDA Kecamatan Se-Jembrana Tongak Pengabdian Skala-Niskala

    Pengukuhan Prajuru MDA Kecamatan Se-Jembrana Tongak Pengabdian Skala-Niskala

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 349
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Prajuru Majelis Desa Adat (MDA) Kecamatan se-Kabupaten Jembrana masa ayahan Isaka Warsa 1947–1952 atau periode 2026–2031 resmi dikukuhkan, Rabu (14/1). Pengukuhan berlangsung di Gedung Ballroom Ir. Soekarno. Adapun prajuru yang dikukuhkan masing-masing Ketua MDA Kecamatan Pekutatan I Kadek Suentra, Ketua MDA Kecamatan Mendoyo I Wayan Gelgel, Ketua MDA Kecamatan Jembrana I Ketut Wardana, […]

  • Polda Bali Dengarkan Curhat 40 Chief Security Bali

    Polda Bali Dengarkan Curhat 40 Chief Security Bali

    • calendar_month Jumat, 19 Apr 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Denpasar suarajembrana.com – Polda Bali kembali menggelar Program Jumat Curhat. Jumat Curhat merupakan salah satu program unggulan dari Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., dalam mewujudkan Polri yang Presisi. Untuk program tersebut, kali ini Polda Bali mendengarkan masukan dari seluruh pihak Chief Security pada beberapa Hotel dan Restaurant di Bali, yang bertempat di […]

  • Cuaca Buruk Kapal KMP Nusa Makmur Terseret Arus di Selat Bali

    Cuaca Buruk Kapal KMP Nusa Makmur Terseret Arus di Selat Bali

    • calendar_month Minggu, 2 Jul 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 577
    • 0Komentar

    Jembrana (suarajembrana.com) – Cuaca buruk melanda perairan Selat Bali. Hujan dan gelombang tinggi mengakibatkan terganggunya aktivitas penyeberangan dari Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, demikian sebaliknya. Akibatnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Nusa Makmur sempat terseret arus saat hendak berlayar dari Gilimanuk menuju Ketapang pada Sabtu (1/7/2023) siang. Setelah dievakuasi, kapal tersebut akhirnya diberangkatkan […]

  • Diduga Terseret Arus Deras Kakek dan Cucu Tenggelam

    Diduga Terseret Arus Deras Kakek dan Cucu Tenggelam

    • calendar_month Jumat, 1 Sep 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Arus deras 2 orang yang berenang akhirnya tenggelam di perairan TPI Desa Pengambengan, Kecamatan Negara. Korban Muhammad Bintang Rehaldi Usia (9) tahun tinggal di BTN Kepala Balian masih dalam dan Misnawan (51) tinggal di Banjar Kampung Tinggi Desa Cupel meninggal kemungkinan mandi di pantai. Berawal kakeknya yang stroke berendam, hingga si cucunya […]

  • Memiliki Riwayat Gangguan Jiwa, UH Akhiri Hidup Dengan Bakar Diri

    Memiliki Riwayat Gangguan Jiwa, UH Akhiri Hidup Dengan Bakar Diri

    • calendar_month Senin, 26 Agt 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 722
    • 0Komentar

    Jembrana, suarajembrana.com – Seorang ibu rumah tangga UH (31) asal Desa Cupel, Negara, nekat mengakhiri hidup dengan membakar diri di dalam dapur miliknya, pada hari Minggu 25 Agustus 2024. Ibu anak satu ini ditemukan sudah dalam kondisi hangus terbakar, diduga korban diduga mengalami gangguan jiwa. Menurut informasi, peristiwa mengenaskan ini terjadi sekitar pukul 13.30 wita. […]

  • Wujudkan Makna Toleransi Desa Banyubiru Optimis Membangun Bersama Masyarakat

    Wujudkan Makna Toleransi Desa Banyubiru Optimis Membangun Bersama Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 7 Okt 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 509
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Desa Banyubiru peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan melaksanakan khitanan massal dan santunan anak yatim. Keunikan ini melalui wujud toleransi bagi umat beragama. Dimana perbekel Desa Banyubiru I Komang Yuhartono optimis membangun desa bersama umat. Toleransi saling berbagi dan tanamkan jiwa sosial adalah kewajiban umat yang taat menjalankan ibadah. Apapun agamanya jika […]

expand_less