Nelayan Geger, Mayat Pria Tanpa Identitas Terapung di Perairan Pengambengan
- account_circle Ed27
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 54
- comment 0 komentar

suarajembrana.com – Warga pesisir Pengambengan, Kabupaten Jembrana, Bali, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas yang terapung di tengah perairan, Minggu (11/1/2026) petang.
Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan bernama Nur Holil (48), warga Banjar Anyar, Desa Air Kuning, Kecamatan Jembrana, saat berada di kisaran perairan Pengambengan. Karena kondisi mayat yang sudah mengeluarkan bau menyengat, para nelayan sempat tidak berani mengevakuasi korban ke darat.
Informasi penemuan mayat kemudian diteruskan kepada aparat kepolisian. Nelayan perahu fiber Nursam Aji (32), asal Pengambengan, mengatakan penemuan mayat terjadi sekitar pukul 18.00 WITA.
“Begitu melihat ada mayat terapung, kami langsung menghubungi Polairud di Dermaga Pelabuhan Pengambengan. Awalnya kami hanya menggiring mayat karena belum berani menaikkan ke perahu,” ujarnya.
Sekitar pukul 20.30 WITA, anggota Polairud Polres Jembrana bersama nelayan akhirnya melakukan proses evakuasi ke darat melalui Dermaga TPI Pengambengan, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara.
Dari hasil pemeriksaan awal, mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan dalam kondisi tanpa celana, mengenakan kaos lengan panjang bertuliskan merek produk berwarna hitam dan merah, serta terdapat sarung golok di pinggang tanpa pisau. Wajah korban sudah tidak dapat dikenali dan tidak ditemukan identitas diri.
KBO Polairud Polres Jembrana, IPDA I Komang Susanta, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan laporan awal diterima sekitar pukul 19.30 WITA dari nelayan yang hendak memancing ke laut.
“Kami langsung melakukan respons cepat menggunakan kapal boat Polairud menuju lokasi penemuan. Jaraknya kurang lebih sekitar dua kilometer dari dermaga,” jelasnya.
Menurutnya, saat ditemukan, nelayan hanya menggiring mayat karena khawatir menaikkannya ke perahu.
Proses evakuasi berjalan lancar dengan kondisi cuaca laut yang cukup bersahabat. Setelah dievakuasi, Tim Inafis Polres Jembrana langsung membawa mayat tanpa identitas tersebut ke RSU Negara untuk dilakukan pemeriksaan dan identifikasi lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait identitas dan penyebab kematian korban. ™
- Penulis: Ed27

Comment