Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Pendidikan » Megesah dan Medayoan Dalam Menjaga Nilai Toleransi di Kampung Loloan

Megesah dan Medayoan Dalam Menjaga Nilai Toleransi di Kampung Loloan

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Kamis, 25 Apr 2024
  • visibility 748
  • comment 0 komentar

Jembrana suarajembrana.com – Kearifan budaya, seni dan adat tradisi yang tetap terjaga dan terawat apik. Inilah yang selalu dijaga harmonis di kampung Loloan, Kabupaten Jembrana. Walaupun generasi muda dengan era jaman modern saat ini. Tak lapuk oleh jaman dua tokoh pun ikut andil mengingatkan bahwa pentingnya, merawat dan mengedukasi para generasi.

Konsep mebraya baik umat Hindu dan umat Muslim duduk bareng diskusi merawat Toleransi Dalam Kebhinekaan. Yang diselenggarakan Kosan (Komunitas Seni Ambenan Loloan) bersama 400 lebih siswa siswi SMANSTAR (SMA Negeri Tarik) Sidoarjo Jawa Timur. Bertempat di alam terbuka Ambenan Ijo Gading, Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana, Kamis (25/04).

banner 336x280

Tokoh Budayawan Loloan Haji Musadat Johar (65) tahun menjelaskan dalam menjaga toleransi Kebhinekaan ada 3 pilar yaitu poin utamanya agama, ekonomi, dan budaya yang yang tetap terjaga sejak abad ke XVI. Salah satunya bila ada sedikit perbedaan dan kesulitan maka budaya megesah itu adalah kunci keterbukaan. Secara langsung larut sehingga menimbulkan ide dan keputusan yang baik.

“Baik itu dari nyame (saudara) kita yang umat Hindu dan begitu pula sebaliknya di nyame Selam yang menjaganya adalah mendidik generasi muda lebih berbudaya, beragama, dan berpikir cerdas,” tuturnya.

Hal senada juga disampaikan Bendesa Adat Lakonsari I Nengah Mahadiarta bahwa secara kultur budaya, adat, tradisi menjaganya pun bersama tak ada ketimpangan. Dimana budaya ngejot (sejenis parcel) yang antar 2 umat beragama ini selalu terjaga.

“Saling berbagi jaman dulu ketika hasil panen itu dulu. Kini budaya ngejot tetap ada, kerukunan saling menghargai adalah pedoman di ajaran Umat Hindu baik dengan sang Pencipta, alam dan juga dengan sesama umat di dunia ini. Tak perlu ada perdebatan, bahkan sering mewanti-wati agar bijak ber medsos. Karena sekali salah kata dan memposting tentu akan menjadi mangsa pihak yang justru memecah belah,” ujarnya.

Dalam literasi berbudaya, tradisi serta adat agar tak tergerus jaman demikian disampaikan Lurah Loloan Timur Syukron Hadi, SH. Syukron berharap jaga kearifan lokal beragam yang utuh dan melestarikan ke generasi muda. Saat acara apapun ketika umat Muslim melaksanakan pasti mengundang umat Hindu, begitu sebaliknya.

“Secara pemetaan wilayah di Loloan Timur ada bentuk keragaman umat. Dimana ada Lingkungan Mertasari hampir sebagian besar Nyame Hindu, dan juga Lingkungan Ketutug Hindu, Islam dan agama lainnya, hanya di Lingkungan Loloan sebagian besar adalah umat Islam. Anak muda pun begitu pragmatis, sehingga mengemasnya mengajak event kegiatan positif seperti berkesenian dan penyelenggaraan event yang mengutamakan generasi muda,” katanya.

Mewakili generasi muda dan Ketua Kosan (Komunitas Seni Ambenan Loloan) Irwan Hidayat dengan hadirnya 400 siswa siswi SMANSTAR adalah pembelajaran kultur Loloan Kampung Muslim yang menjaga ajeg lestari budaya, seni dan tradisi adat. Dimana para pelajar ini keliling ke kampung dimana beragam yang di Loloan.

“Mengenal ada itu rumah panggung, seni apa saja yang ada di Loloan Timur. Mendatangi langsung ke warga berbasis pembelajaran ruang terbuka. Budaya Outdoor Learning (ODL) Basis Implementasi Projek Penguat Profil Pancasila (P5). Sehingga penyerapan langsung bagi siswa dan siswi,” ujar Irwan yang merupakan mantan ajang Liga Dangdut.

Koordinator Project Bhineka Tunggal Ika Minasti Duta Maharani, Spd menjelaskan Penguat Profil Pancasila (P5) yang mengambil Tema Toleransi. Keragaman umat beragama di Bali salah satu project di Loloan adalah adanya keragaman umat beragama.

“Dengan browsing di internet, yang mana Kelurahan Loloan Timur banyak ragam Toleransi. Berbaur utuh dengan pesona ragam budaya, adat dan tradisi lokal masyarakat. Siswa siswi melakukan kegiatan selama 10 hari, yang pertama adalah konsep, hingga observasi langsung ke lapangan. Hingga siswa siswi melestarikan berupa tulisan hasil karyanya. Baik itu suku, agama, adat, tarian adat, dan seni,” ungkapnya

Kepala Sekolah SMANSTAR Wiwik Trianawati, Sos menuturkan, hal menariknya mendidik anak-anak mengenal secara langsung intisari Toleransi itu sendiri. “Harmonisnya masalah perbedaan agama bukan sebagai pemecah belah akan tetapi kehidupan harmonis saling menghargai dan hormat menghormati. Intinya peran dari generasi muda sangat memegang peran terutama di Bali, sangat salut sekali,” pungkasnya. ™

  • Penulis: Ed27

Comment

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Jembrana Pimpin Apel Rutin Awal Tahun 2025

    Sekda Jembrana Pimpin Apel Rutin Awal Tahun 2025

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 364
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana melaksanakan Apel rutin awal tahun 2025 diikuti oleh seluruh ASN dan pegawai Non ASN di lingkup Pemkab Jembrana bertempat di depan Kantor Bupati Jembrana, Senin (6/1/2025). Sekretaris Daerah Jembrana I Made Budiasa, yang bertindak sebagai Pembina apel mengucapkan Selamat Tahun Baru 2025, semoga di tahun 2025 ini kita senantiasa dianugerahi […]

  • Peserta Membludak, 250 Pasang Kerbau Ikuti Makepung Kapolda CUP 2025

    Peserta Membludak, 250 Pasang Kerbau Ikuti Makepung Kapolda CUP 2025

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 660
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Sebanyak 250 pasang kerbau yang terbagi dalam dua regu ijo gading barat dan ijo gading timur mengikuti ajang bergengsi tahunan Makepung Kapolda CUP tahun 2025 di Sirkuit All In One, Desa Pengambengan, Minggu (29/6). Jumlah tersebut bertambah dari tahun sebelumnya, dari 230 pasang menjadi 250 pasang kerbau. Hal ini menandakan minat, animo dan […]

  • Upayakan Resik Lingkungan, Tanamkan Rasa Kesadaran Warga Menjaga Kebersihan

    Upayakan Resik Lingkungan, Tanamkan Rasa Kesadaran Warga Menjaga Kebersihan

    • calendar_month Minggu, 12 Jan 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 455
    • 0Komentar

    suarajembra.com – Upaya resik lingkungan dilakukan warga di Lingkungan Ketugtug, Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana. Dalam hal ini juga menanamkan jiwa kebersamaan. Dengan rasa itu tentu akan timbul kesadaran akan lingkungan. Warga sekitar Griya Ketugtug bahu membahu bergotong royong. Area berdekatan sungai Ijo Gading. Bertujuan sesuai dengan visi misi Kelurahan Loloan Timur Bersih, Sehat dan […]

  • Seluruh Sekretaris OPD dan Sekdes di Kabupaten Jembrana Ikuti Pelatihan Komunitas Publik

    Seluruh Sekretaris OPD dan Sekdes di Kabupaten Jembrana Ikuti Pelatihan Komunitas Publik

    • calendar_month Rabu, 27 Sep 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Dalam rangka meningkatkan transparansi dan efisiensi penyampaian informasi publik, Pemerintah Kabupaten Jembrana telah melaksanakan pelatihan komunikasi publik yang melibatkan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi, dari Sekretaris OPD hingga Sekretaris Desa/Kelurahan. Pelatihan ini dilakukan sebagai respon terhadap kebutuhan masyarakat akan informasi yang cepat, akurat, dan mudah dipahami. Pelatihan yang dilaksanakan di Gedung Kesenian […]

  • Pemkab Jembrana Salurkan Program Boga Tresna Werdha, Bantu Kebutuhan Gizi 367 Lansia

    Pemkab Jembrana Salurkan Program Boga Tresna Werdha, Bantu Kebutuhan Gizi 367 Lansia

    • calendar_month Rabu, 5 Jun 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 471
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Bupati Jembrana I Nengah Tamba didampingi Wakil Bupati Jembrana IGN Patriana Krisna (Ipat) sambangi lansia terlantar yang menerima makanan siap saji bergizi di Kecamatan Jembrana dan Kecamatan Negara. Melalui Program Boga Tresna Werdha, yang merupakan salah satu cara Pemerintah Kabupaten Jembrana sebagai upaya membantu masyarakat lanjut usia (lansia) yang terlantar dengan memberikan […]

  • Kodim 1617/Jembrana Gelar Karya Bakti Taman Sangkur dan Patung Lettu Dwinda

    Kodim 1617/Jembrana Gelar Karya Bakti Taman Sangkur dan Patung Lettu Dwinda

    • calendar_month Kamis, 14 Des 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 434
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Dalam rangka Hari Juang TNI AD Ke-78 Tahun 2023, Kodim 1617/Jembrana gelar karya bakti Penanaman pohon, Pembersihan “Taman Sangkur” dan Patung “Lettu Dwinda” bertempat di Taman Sangkur Jalan Dr. Sutomo, Kelurahan Banjar Tengah Kecamatan Negara dan Patung Lettu Dwinda Jalan Udayana Simpang Taman Sari, Kelurahan BB Agung Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana. Kamis […]

expand_less