Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Pemerintah » Kenalkan Jembrana Sebagai Kota Cokelat Ke Mancanegara Melalui IJB Chocofest

Kenalkan Jembrana Sebagai Kota Cokelat Ke Mancanegara Melalui IJB Chocofest

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Minggu, 4 Feb 2024
  • visibility 703
  • comment 0 komentar

Jembrana suarajembrana.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana terus berkomitmen mengembangkan Kakao Jembrana tidak hanya produksi di hulu tapi juga pengembangan di hilir dengan cokelat hasil produksi dari biji kakao beserta turunan lainnya. Ditambah lagi, dengan adanya Rumah Produksi Bersama Cokelat atas bantuan Pemerintah Pusat, kini Jembrana telah siap memasarkan produk olahan cokelat yang sebagai bagian hilirisasi produk kakao petani Jembrana.

Selama ini biji kakao Jembrana dikenal sudah menembus pasar ekspor dengan kualitas premium, kini sedang menyasar produk olahan cokelat sehingga makin meneguhkan predikat Jembrana sebagai kota cokelat kelas dunia.

banner 336x280

Langkah makin mengenalkan kakao Jembrana salah satunya dengan deklarasi Jembrana sebagai Kota Cokelat dikenalkan pada pagelaran Internasional Jembrana Bali Chocolate Festival (IJB Chocofest) berlangsung selama dua hari pada Jumat (2/2) dan Sabtu (3/2) Di Kebun Raya Jagatnata Jembrana. Nampak hadir Menteri Koperasi dan UKM RI yang diwakili oleh staf ahli bidang Ekonomi Makro RI, Rulli Nuryanto, Wakil Bupati, IGN Patriana Krisana serta jajaran Forkopimda. Tampak juga hadir tamu tamu asing wisatawan mancanegara berbaur dengan masyarakat memadati areal Kebun Raya Jagatnata.

Festival dimeriahkan dengan pameran UMKM dengan berbagai makanan ataupun minuman berbahan cokelat, pagelaran musik, teatrikal budaya, tarian massal hingga jegog mebarung. Khusus dihari pertama, juga diadakan workshop film secara gratis yang dipandu oleh sutradara kenamaan, Reza S Surianegara. Tujuannya mengenalkan berbagai potensi Jembrana melalui sarana video pendek.

Pada puncak IJB Chocofest ditandai pembacaan surat keputusan tentang penetapan Kabupaten Jembrana sebagai Kota Coklat oleh Bapeda Jembrana. Selebrasi launching Jembrana Kota Coklat dan Internasional Jembrana Bali Chocolate Festival 2024 dilakukan dengan menembak panah, diikuti oleh tos minum coklat, Sabtu (3/2) malam.

Usai launching Jembrana Kota Coklat dan Internasional Jembrana Bali Chocolate Festival 2024,Bupati Tamba mengatakan peluncuran Jembrana Kota Cokelat dan International Jembrana Bali Chocolate Festival 2024 sebagai hilirisasi produk petani kakao Jembrana. Guna mendapat nilai tambah yang lebih tinggi, kakao Jembrana perlu diolah menjadi sebuah produk cokelat.

“Pemerintah Pusat memberikan bantuan rumah produksi bersama cokelat yang dapat memproduksi olahan cokelat yang bernilai ekonomis lebih tinggi. Tak hanya itu, Jembrana kini memiliki tantangan baru bagaimana untuk dapat memasarkan produk olahan cokelat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menggelar International Jembrana Bali Chocolate Festival, ” ujarnya.

Selain itu, Bupati Tamba menjelaskan Kakao Jembrana selama ini dikenal sebagai komoditas unggulan di sektor pertanian dan perkebunan. Bahkan akan kualitasnya itu, sudah diakui dunia dengan ekspor biji kakao dengan kualitas premium. Selama ini Pemkab Jembrana sudah mengekspor cokelat ke Eropa dan Amerika Serikat, setiap kali ekspor, volumenya bisa mencapai 12 ton.

Oleh karena itu, Pemkab Jembrana terus berkomitmen mengembangkan kakao Jembrana tidak hanya produksi di hulu tapi juga pengembangan di sektor hilir dengan cokelat hasil produksi dari biji kakao beserta turunan lainnya.

“Jembrana dikenal sebagai penghasil biji cokelat fermentasi berkualitas yang telah di ekspor ke sejumlah negara, Kami tidak ingin hanya produk mentah yang dipasarkan, tapi bagaimana kabupaten Jembrana juga bisa memproduksi olahan cokelat yang siap untuk dinikmati,” jelasnya.

Sementara staf ahli bidang Ekonomi Makro RI, Rulli Nuryanto, mewakili Menteri Koperasi dan UKM RI, mengapresiasi inisiatif Kabupaten Jembrana dalam mengembangkan potensi tanaman kakao. Dirinya menekankan pentingnya bersinergi untuk mendukung pengembangan ekonomi lokal.

“Saya harap pelaku umkm dan koperasi dapat menghasilkan produk kakao yang bernilai tinggi dan berkualitas baik serta berdaya saing hingga dapat ke pasar ekspor, ” tandasnya. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 457 Honorer Resmi Dilantik Jadi PPPK di Jembrana, Bupati Kembang: Kerja Melayani, Rasakan Kesulitan Rakyat

    457 Honorer Resmi Dilantik Jadi PPPK di Jembrana, Bupati Kembang: Kerja Melayani, Rasakan Kesulitan Rakyat

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 676
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Penantian panjang ratusan tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana akhirnya berbuah manis. Sebanyak 457 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) resmi dilantik pada Senin (30/6), dalam sebuah seremoni penuh makna yang digelar di kawasan wisata budaya dan bahari Pantai Perancak, Kecamatan Jembrana. Dari total formasi tersebut, 9 orang berasal dari tenaga pendidikan, […]

  • Pemkab Jembrana Cairkan THR dan Gaji 13 Guru Tahun 2023

    Pemkab Jembrana Cairkan THR dan Gaji 13 Guru Tahun 2023

    • calendar_month Kamis, 24 Okt 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 628
    • 0Komentar

    Jembrana suarjembrana.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji 13 tahun 2023 kepada 1274 guru PNS dan PPPK di Kabupaten Jembrana. Untuk alokasi itu sejumlah Rp3,8 miliar dianggarkan. Saat dikonfirmasi, Kamis (24/10) Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Jembrana, I Gusti Anom Saputra mengatakan bahwa pemerintah kabupaten Jembrana menganggarkan sebesar […]

  • Warga Terendam Banjir Batal Adakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

    Warga Terendam Banjir Batal Adakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 628
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Warga Banjar Munduk, Desa Pengambengan Kecamatan Negara batal mengadakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Warga RT 05 berjumlah 125 KK terisolir akibat genangan banjir hujan 2 hari. Dan malam ini pun hasil masakan warga dan male dibagi-bagikan kepada warga yang sangat terdampak banjir. Bahkan menempati rumah salah satu pengusaha Haji Endarto. Warga pun […]

  • Respons Pengetatan Transfer Pusat, Kembang Hartawan Terapkan “Empati Fiskal” dan Inovasi PAD Jembrana

    Respons Pengetatan Transfer Pusat, Kembang Hartawan Terapkan “Empati Fiskal” dan Inovasi PAD Jembrana

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 881
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana saat ini tengah menghadapi tantangan serius menyusul postur APBD Jembrana yang sangat terkoreksi akibat adanya kebijakan pengetatan transfer dan pengurangan dana transfer pusat secara signifikan. Data APBD Jembrana tahun terakhir , terjadi penurunan cukup tajam dari sisi pendapatan transfer . Pada tahun 2026 ini dana transfer pusat berkurang sebesar Rp […]

  • Kejora Cup IV 2025 Resmi Dibuka, 32 Tim Futsal SD Se-Kabupaten Jembrana Siap Bersaing

    Kejora Cup IV 2025 Resmi Dibuka, 32 Tim Futsal SD Se-Kabupaten Jembrana Siap Bersaing

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 714
    • 0Komentar

    Kejuaraan Futsal Antar SD se-Kabupaten Jembrana “KEJORA CUP IV 2025” resmi dibuka oleh Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, yang ditandai dengan tendangan kick off di GOR Kresna Jvara, Senin (16/6). Turnamen bergengsi tingkat sekolah dasar ini diikuti oleh 32 tim dari berbagai SD di wilayah Jembrana. Didampingi Wabup IGN Patriana Krisna (Ipat), Bupati Kembang […]

  • Dandim 1617/Jembrana Buka Kembali Liga Tarkam di Desa Banyubiru

    Dandim 1617/Jembrana Buka Kembali Liga Tarkam di Desa Banyubiru

    • calendar_month Minggu, 10 Sep 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 660
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Penyelenggaraan Liga Tarkam (Pertandingan Antar Kampung) menggeliat kembali merupakan olahraga tradisi kampung. Diselenggarakannya Liga Tarkam justru bisa menggairahkan ekonomi yang ada di desa. Lapangan 47 meter X 32 meter dengan jumlah 7 orang mirip dengan turnamen mini soccer. Uniknya pemain bisa menggunakan sepatu atau pun tidak. Dengan ketentuan aturan yang sama yaitu […]

expand_less