Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Idul Fitri Kembali Ke Fitrah Membalut Realitas Kehidupan Manusia Secara Islami

Idul Fitri Kembali Ke Fitrah Membalut Realitas Kehidupan Manusia Secara Islami

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Selasa, 1 Apr 2025
  • visibility 844
  • comment 0 komentar

suarajembrana.com – Setelah selama 30 hari penuh menjalankan ibadah puasa. Bulan penuh rahmat dan barokah. Semoga amal ibadah itu tercatat di dunia dan di akhirat. Dan dileburnya dosa-dosa terampuni Allah SWT. Dan perjalan hidup insan manusia mendapatkan berkah. Sebagai seorang muslim yang sejati banyak menjaga iman dan taqwa. Hari kemenangan adalah kembali ke Fitroh, yang mana mulai dengan rutinitas sehari-hari dan menjauhi segala laranganNya.

Khotib Haji Syaifulloh, katakan, hari ini adalah hari kemenangan bagi kita umat Islam yang sudah menjalankan ibadah puasa, bukan hanya kemenangan dari menahan lapar dan dahaga, tetapi kemenangan sejati dalam mengendalikan hawa nafsu dan meningkatkan kualitas diri dalam pendekatan ilahi.

banner 336x280

“Hari ini kita ber-Iedul Fitri, setelah sebulan penuh melatih diri dengan ibadah dan kesabaran, kini tiba saatnya kita kembali ke fitrah, yaitu Kembali ke keadaan suci sebagaimana bayi yang baru dilahirkan,” jelasnya.

Haji Syaifulloh pun paparkan, kemenangan ini tidak boleh berhenti pada perayaan semata. Idul Fitri seharusnya menjadi titik tolak bagi kita untuk terus memperbaiki diri, menjaga semangat ibadah, meningkatkan kualitas iman dan taqwa, serta menumbuhkan kesadaran sosial yang lebih tinggi dalam kehidupan sehari-hari.

“Idul Fitri adalah momentum terbaik untuk mempererat kembali tali silaturahmi, memperbaiki hubungan yang mungkin sempat renggang, serta menghidupkan kembali rasa persaudaraan di antara kita. Islam sangat menekankan pentingnya ukhuwah Islamiyah, karena persatuan dan kebersamaan adalah kekuatan besar dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” tegasnya.

Ia juga menegaskan kepada jama’ah sholat Iedul Fitri di pelataran Gedung Dakwah Masjid Annur Muhammadiyah Jembrana. Kita benar-benar dapat mewujudkan prinsip ḥablum minallāh wa ḥablum minan-nās, yaitu menjaga keseimbangan antara hubungan kita dengan Allah dan hubungan kita dengan sesama manusia.

“Selain itu kehidupan manusia terus berjalan dengan cepat, diiringi dengan berbagai perubahan sosial dan budaya yang semakin pesat. Perkembangan terjadi begitu cepat, dalam hitungan dekade, bahkan tahun. Hal ini semakin nyata sejak ditemukannya internet pada tahun 1990-an, yang menandai awal dari era digitalisasi,” kutipnya.

Internet tidak hanya mempermudah akses informasi dan komunikasi, tetapi juga membawa perubahan yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk budaya, pola interaksi sosial, dan bahkan cara kita memahami serta menjalankan ajaran agama. Digitalisasi telah mengubah banyak hal dalam kehidupan kita.

“Informasi yang dulunya sulit dijangkau kini tersedia dalam hitungan detik melalui jaringan internet. Media sosial telah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari, menghubungkan manusia dari berbagai belahan dunia tanpa mengenal batasan ruang dan waktu,” tuturnya.

Haji Syaifulloh menyatakan, hoaks, fitnah, dan berita palsu semakin sulit dibedakan dari fakta, sehingga menuntut kita untuk lebih selektif dan kritis dalam menerima serta menyebarkan informasi yang ada.

“Di tengah derasnya arus perubahan ini, umat Islam harus tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman. Kemajuan teknologi tidak boleh menjauhkan kita dari agama, tetapi justru harus dimanfaatkan untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” jelasnya.

Mari bersama-sama jadikan Al-Qur’an dan hadits tetap menjadi pedoman utama dalam menghadapi perkembangan zaman. Jika kita tidak berhati-hati, kemajuan teknologi dapat membuat kita lalai dari beribadah, lebih banyak menghabiskan waktu di dunia maya daripada dalam mendekatkan diri kepada Allah.

Sebagai Muslim yang hidup di era modern, kita dituntut untuk cerdas dalam menyikapi perubahan ini. Islam tidak pernah menolak kemajuan, tetapi justru mengajarkan bagaimana menggunakannya untuk kebaikan umat. Teknologi bisa menjadi sarana dakwah, penyebaran ilmu, dan peningkatan kesejahteraan umat jika digunakan dengan bijak.

“Oleh karena itu, kita harus senantiasa mengingat tujuan hidup kita, yaitu untuk beribadah kepada Allah dan membawa manfaat bagi sesama. Dengan menjaga keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan pelaksanaan nilai-nilai Islam, kita dapat menjalani kehidupan modern tanpa kehilangan jati diri sebagai hamba Allah yang taat,” kata Syaifulloh dan melanjutkan doa. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Histori, Peringatan Hari Pendaratan Ekspedisi Pejuang Sunda Kecil Pimpinan I Gusti Ngurah Rai di Jembrana

    Histori, Peringatan Hari Pendaratan Ekspedisi Pejuang Sunda Kecil Pimpinan I Gusti Ngurah Rai di Jembrana

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.158
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Histori peringatan hari pendaratan pejuang Sunda Kecil yang di pimpin I Gusti Ngurah Rai di Kabupaten Jembrana. Dimana perahu yang awal akan mendarat di tanggal 4 April 1946 di Pantai Yeh Kuning, Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan, Jembrana Bali. Sehingga dilanjutkan pada tanggal 5 April 1946 maka berlabuh pasukan Sunda Kecil dan melanjutkan menuju […]

  • Polres Jembrana Intensifkan Pengamanan Jelang Konferensi KTT Tahun 2023

    Polres Jembrana Intensifkan Pengamanan Jelang Konferensi KTT Tahun 2023

    • calendar_month Minggu, 8 Okt 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 486
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Dalam rangka memastikan keamanan dan ketertiban di wilayahnya, Polres Jembrana intensifkan pengamanan menjelang Konferensi Tingkat Tinggi Archipelagic And Island States Forum (KTT Ais Forum) Tahun 2023 yang akan berlangsung di Nusa Dua Bali. Pada hari Minggu (8/10/2023) Kapolres Jembrana yang diwakili oleh Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Kompol Dewa Putu Werdhiana, S.H., M.H. […]

  • Gencarkan, Satgas Gakkum Ops Patuh Agung 2025 Gelar Razia di Jalan Udayana Negara

    Gencarkan, Satgas Gakkum Ops Patuh Agung 2025 Gelar Razia di Jalan Udayana Negara

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 641
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Satuan Tugas (Satgas) III Penegakan Hukum (Gakkum) Operasi Patuh Agung 2025 Polres Jembrana kembali menggelar razia lalu lintas di Jalan Umum Udayana, Negara, Kamis (17/7/2025) pagi. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Jembrana Iptu Aldri Setiawan, S.Tr.K., yang juga menjabat sebagai Kasatgas III Gakkum dalam operasi ini. Razia yang berlangsung selama […]

  • Bupati Tamba Serahkan Bantuan Karya Pitra Yadnya Kusa Pranawa Desa Adat Puseh Agung

    Bupati Tamba Serahkan Bantuan Karya Pitra Yadnya Kusa Pranawa Desa Adat Puseh Agung

    • calendar_month Minggu, 23 Jun 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 604
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Desa Adat Puseh Agung Kecamatan Negara gelar Karya Pitra Yadnya Kusa Pranawa, Minggu (23/6). Sebanyak 160 sawa akan disucikan dalam upacara Atma Wedana atau Ngaben Massal yang dilaksanakan Desa Adat Puseh Agung. Bupati Jembrana I Nengah Tamba hadir dalam acara atma wedana itu mengapresiasi atas terselenggaranya upacara. “Tentu hal Ini menjadi wujud […]

  • Bupati Kembang Hadiri Karya Ngenteg Linggih Pura Amertha Sari Yehembang Kauh

    Bupati Kembang Hadiri Karya Ngenteg Linggih Pura Amertha Sari Yehembang Kauh

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 494
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan Menghadiri Karya Mamungkah, Mupuk Pedagingan, Nyatur Rebah, Padudusan Alit, Wraspati Kalpa lan Ngusaba di Pura Amertha Sari, Br. Adat Gianyar, Desa Adat Yehbuah, Desa Yehembang Kauh, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Minggu (4/5). Rangkaian acara tersebut juga dilaksanakan penandatanganan prasati oleh Bupati Kembang serta penyerahanPunia senilai Rp. 5 […]

  • Wakil Bupati Pimpin Apel Puncak Peringatan Dwitunggal Organisasi Abdi Negara dan Pendidik

    Wakil Bupati Pimpin Apel Puncak Peringatan Dwitunggal Organisasi Abdi Negara dan Pendidik

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 952
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) menegaskan pentingnya transformasi digital dan pelayanan publik yang berbasis kolaborasi saat memimpin apel peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke-54 dan Persatuan Guru Republik Indonesia Ke-80. Apel yang dihadiri ratusan ASN dan anggota PGRI tersebut dilaksanakan di depan Kantor Bupati […]

expand_less