Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Idul Fitri Kembali Ke Fitrah Membalut Realitas Kehidupan Manusia Secara Islami

Idul Fitri Kembali Ke Fitrah Membalut Realitas Kehidupan Manusia Secara Islami

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Selasa, 1 Apr 2025
  • visibility 897
  • comment 0 komentar

suarajembrana.com – Setelah selama 30 hari penuh menjalankan ibadah puasa. Bulan penuh rahmat dan barokah. Semoga amal ibadah itu tercatat di dunia dan di akhirat. Dan dileburnya dosa-dosa terampuni Allah SWT. Dan perjalan hidup insan manusia mendapatkan berkah. Sebagai seorang muslim yang sejati banyak menjaga iman dan taqwa. Hari kemenangan adalah kembali ke Fitroh, yang mana mulai dengan rutinitas sehari-hari dan menjauhi segala laranganNya.

Khotib Haji Syaifulloh, katakan, hari ini adalah hari kemenangan bagi kita umat Islam yang sudah menjalankan ibadah puasa, bukan hanya kemenangan dari menahan lapar dan dahaga, tetapi kemenangan sejati dalam mengendalikan hawa nafsu dan meningkatkan kualitas diri dalam pendekatan ilahi.

banner 336x280

“Hari ini kita ber-Iedul Fitri, setelah sebulan penuh melatih diri dengan ibadah dan kesabaran, kini tiba saatnya kita kembali ke fitrah, yaitu Kembali ke keadaan suci sebagaimana bayi yang baru dilahirkan,” jelasnya.

Haji Syaifulloh pun paparkan, kemenangan ini tidak boleh berhenti pada perayaan semata. Idul Fitri seharusnya menjadi titik tolak bagi kita untuk terus memperbaiki diri, menjaga semangat ibadah, meningkatkan kualitas iman dan taqwa, serta menumbuhkan kesadaran sosial yang lebih tinggi dalam kehidupan sehari-hari.

“Idul Fitri adalah momentum terbaik untuk mempererat kembali tali silaturahmi, memperbaiki hubungan yang mungkin sempat renggang, serta menghidupkan kembali rasa persaudaraan di antara kita. Islam sangat menekankan pentingnya ukhuwah Islamiyah, karena persatuan dan kebersamaan adalah kekuatan besar dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” tegasnya.

Ia juga menegaskan kepada jama’ah sholat Iedul Fitri di pelataran Gedung Dakwah Masjid Annur Muhammadiyah Jembrana. Kita benar-benar dapat mewujudkan prinsip ḥablum minallāh wa ḥablum minan-nās, yaitu menjaga keseimbangan antara hubungan kita dengan Allah dan hubungan kita dengan sesama manusia.

“Selain itu kehidupan manusia terus berjalan dengan cepat, diiringi dengan berbagai perubahan sosial dan budaya yang semakin pesat. Perkembangan terjadi begitu cepat, dalam hitungan dekade, bahkan tahun. Hal ini semakin nyata sejak ditemukannya internet pada tahun 1990-an, yang menandai awal dari era digitalisasi,” kutipnya.

Internet tidak hanya mempermudah akses informasi dan komunikasi, tetapi juga membawa perubahan yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk budaya, pola interaksi sosial, dan bahkan cara kita memahami serta menjalankan ajaran agama. Digitalisasi telah mengubah banyak hal dalam kehidupan kita.

“Informasi yang dulunya sulit dijangkau kini tersedia dalam hitungan detik melalui jaringan internet. Media sosial telah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari, menghubungkan manusia dari berbagai belahan dunia tanpa mengenal batasan ruang dan waktu,” tuturnya.

Haji Syaifulloh menyatakan, hoaks, fitnah, dan berita palsu semakin sulit dibedakan dari fakta, sehingga menuntut kita untuk lebih selektif dan kritis dalam menerima serta menyebarkan informasi yang ada.

“Di tengah derasnya arus perubahan ini, umat Islam harus tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman. Kemajuan teknologi tidak boleh menjauhkan kita dari agama, tetapi justru harus dimanfaatkan untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” jelasnya.

Mari bersama-sama jadikan Al-Qur’an dan hadits tetap menjadi pedoman utama dalam menghadapi perkembangan zaman. Jika kita tidak berhati-hati, kemajuan teknologi dapat membuat kita lalai dari beribadah, lebih banyak menghabiskan waktu di dunia maya daripada dalam mendekatkan diri kepada Allah.

Sebagai Muslim yang hidup di era modern, kita dituntut untuk cerdas dalam menyikapi perubahan ini. Islam tidak pernah menolak kemajuan, tetapi justru mengajarkan bagaimana menggunakannya untuk kebaikan umat. Teknologi bisa menjadi sarana dakwah, penyebaran ilmu, dan peningkatan kesejahteraan umat jika digunakan dengan bijak.

“Oleh karena itu, kita harus senantiasa mengingat tujuan hidup kita, yaitu untuk beribadah kepada Allah dan membawa manfaat bagi sesama. Dengan menjaga keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan pelaksanaan nilai-nilai Islam, kita dapat menjalani kehidupan modern tanpa kehilangan jati diri sebagai hamba Allah yang taat,” kata Syaifulloh dan melanjutkan doa. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Negaroa Fun Run, Bupati Kembang Dorong Budaya Hidup Sehat di Tengah Masyarakat

    Negaroa Fun Run, Bupati Kembang Dorong Budaya Hidup Sehat di Tengah Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 770
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Kehadiran langsung Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) dalam ajang “Negaroa Fun Run #2″, Sabtu (11/4), menjadi bukti nyata dukungan penuh pemerintah daerah terhadap kegiatan olahraga kemasyarakatan secara kontinyu. Dukungan ini bukan sekadar partisipasi simbolis, melainkan bagian dari visi besar kepemimpinan Kembang-Ipat dalam menjaga […]

  • Tiga Punggawa Demokrat Buktikan Dukungan Masyarakat Jembrana

    Tiga Punggawa Demokrat Buktikan Dukungan Masyarakat Jembrana

    • calendar_month Selasa, 1 Agt 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 637
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Tiga punggawa Partai Demokrat buktikan sebagai pengayom masyarakat untuk maju sebagai kandidat legislatif. Putu Supadma Rudana adalah seorang politikus Indonesia yang menjabat sebagai Anggota DPR-RI periode 2019–2024, anak Bupati Jembrana I Nengah Tamba, I Gede Ghumi Asvathama, mencalonkan diri sebagai bacaleg DPRD Provinsi Bali, dan Ketut Tresnawati Bulan yang juga kembali maju […]

  • Polres Jembrana Gelar Gerakan Pangan Murah, Sediakan 1,8 Ton Beras di PPN Pengambengan

    Polres Jembrana Gelar Gerakan Pangan Murah, Sediakan 1,8 Ton Beras di PPN Pengambengan

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 627
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Polres Jembrana bersama Perum Bulog menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Senin (11/8). Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh beras dengan harga terjangkau sekaligus mendukung program stabilisasi pasokan dan harga pangan di wilayah setempat. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 06.30 hingga 10.05 WITA tersebut […]

  • Bupati Tamba Berharap, Pasar Umum Negara Sebagai Pusat Niaga dan Ikon Wisata

    Bupati Tamba Berharap, Pasar Umum Negara Sebagai Pusat Niaga dan Ikon Wisata

    • calendar_month Jumat, 26 Apr 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 574
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Bupati Jembrana I Nengah Tamba meninjau pembangunan Pasar Umum Negara, Jumat (26/4). Dengan progres pembangunan yang sudah selesai separuh, ditargetkan tepat waktu bulan Juli mendatang. Pasar yang dibangun dengan anggaran pemerintah pusat ini, diproyeksikan menjadi pusat niaga dan ikon wisata Jembrana. Pemantauan progres pembangunan Pasar Umum Negara, bupati didampingi Wakil Bupati Jembrana […]

  • Musisi Jembrana Hidupkan Kembali Lagu “Mamak Pesu Bapak Cemburu”

    Musisi Jembrana Hidupkan Kembali Lagu “Mamak Pesu Bapak Cemburu”

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 2.156
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Lagu “Mamak Pesu Bapak Cemburu” yang sempat populer delapan tahun silam kini kembali hadir dalam versi baru yang lebih segar. Lagu ciptaan Ray Peni, musisi senior asal Bali, dinyanyikan ulang oleh Mr. Rayen, musisi asal Negara, Jembrana, Bali, bersama sang anak; penyanyi muda Omang Verly. Kolaborasi lintas generasi ini melahirkan video musik yang […]

  • Mempererat Hubungan Antara Babinsa dan Warga Masyarakat

    Mempererat Hubungan Antara Babinsa dan Warga Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 517
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Babinsa Desa Pohsanten Koramil 1617-02/Mendoyo Kopka Andi Sepriadi bersama Polprades, melaksanakan kegiatan komsos dengan warga binaan I Ketut Dermen, seorang petani berusia (47) tahun, yang tinggal di Banjar Dangin Pangung Jangu, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara Babinsa dan warga masyarakat, Rabu (20/03). Kopka Andi […]

expand_less