Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Gerobak Motor Kekinian Sajikan Kopi Enam Sembilan Picu Semangat Anak Muda Jembrana

Gerobak Motor Kekinian Sajikan Kopi Enam Sembilan Picu Semangat Anak Muda Jembrana

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
  • visibility 1.451
  • comment 0 komentar

suarajembrana.com – Gerobak kekinian lagi tren kini hadir di Pasar Umum Negara. Berkonsep jah ngopi ala Negaroa, lahir dari putra Jembrana asli. Dengan gaya anak muda gerobak itu bernama Starling (Starbucks Keliling) Kopi Enam Sembilan di gas keliling seputaran kota Negara. Kendaraan motor cas listrik, dibelinya seharga Rp.25 juta. Bahkan modal awal puluhan juta dari alat racikan dan juga mesin penggiling.

Usaha yang dirancangnya sejak tahun 2011, 14 tahun baru bisa diwujudkan. Bahu membahu dengan sang istri akhirnya konsep ini pun digenjot April 2025. Walau dibilang hitungan jari tangan, tapi hasilnya cukup memuaskan keluarga, Senin (5/5/2025).

banner 336x280

Ahmad Hamdani yang biasa di sapa Kang Dani, merupakan inspirasi anak muda Jembrana. Generasi muda Jembrana, kalau bisa lebih baik berinovasi Demi Jembrana. Berusaha, berkarya dan pandai melirik berekonomi kreatif. Intinya inovasi itu utamanya adalah usaha, ikhtiar dan semangat. Tidak harus keluar negeri, bahkan peluang-peluang usaha ternyata banyak di Kabupaten Jembrana.

Pedagang kopi keliling Starling Kopi Enam Sembilan Ahmad Hamdani (44) Lingkungan Sri Mandala, Kelurahan Dauhwaru, ceritakan Starling (Starbucks Keliling) ini dirintis sejak 14 tahun. Pecinta kopi dan motor Vespa merupakan kecintaan sebagai laki-laki sejati. Awalnya belajar dari tahun 2011 di Denpasar. Berangkat hari Jum’at pulang hari Minggu. Itu rutin mengejar ilmunya cara membuat benar-benar kopi. Saat tahun itu di Jembrana belum ada coffee shop.

Dengan mencicil alat sedikit demi sedikit karena harga alat tersebut lumayan mahal. Bahkan meja pun disiapkan. Tapi itu pun sempat akan di jual karena terbentur modal. Akhirnya punya kebulatan tekad, Starling harus ada di Jembrana. Banyak kota-kota besar dibandingkan di Jembrana, kota kecil tapi sejuta inspirasi. Sebagai putra Jembrana, maka tekad pun terwujud hingga saat ini. Walau di buka dihitung dengan jari, tapi ini merupakan nilai ikhtiar dan semangat dari sebuah keterpurukan tentunya. Bersama istri tercinta yang meracik, membuahkan hasil.

“Sejak dibukanya Pasar Umum Negara belum punya ide buka gerobak ini. Hanya berjualan kudapan siap saji. Berpikir biar beda dari pedagang lain, dengan bertekad bikin minuman kopi kekinian, maka tercetus buka peluang Starling. Modal nekad beli kendaraan cas seharga 25 juta, dan keliling di dua lokasi di Lapangan Dauhwaru dan malamnya di Pasar Umum Negara. Ternyata mendapatkan hasil yang cukup lumayan,” ungkapnya.

Kang Dani katakan, berbagai variasi di jual dengan harga dari 15 ribu hingga 20 ribu rupiah. Dan kopi kekinian sudah merambah di kedai-kedai kopi kalangan anak muda dan dewasa. Kini Starling Kopi Enam Sembilan hadir di seputaran kota Negara,” ujar Dani dengan gaya anak muda.

Dani juga jelaskan, berniaga dari pagi hingga sore di lapangan, omzet penjualan bisa mencapai Rp.800.000 hingga malam di Pasar Umum Negara kadang bisa mencapai Rp.900.000 itu hari biasa. Jika weekend malah bisa mencapai nominal 1,5 juta rupiah. Anak muda justru lebih suka varian rasa mocca, vanila dan coklat. Tapi untuk kalangan orang tua malah justru menyukai jenis kopi gula aren. Rasanya legit tanpa bahan pengawet.

“Racikan dikerjakan di rumah bersama sang istri. Jika kekurangan tinggal kontak istri, akan dibawakan langsung, itu pun stok masih ada. Alat semua dikerjakan sendiri. Di gerobak itupun sudah kedap bak kulkas. Sehingga es dan racikan di taruh di dalam bisa tahan hingga 2-3 hari ke depan. Sistem pembayaran pun berkonsep digital, bisa bayar pakai Qris BSI, pembeli tinggal barcode tanpa repot lagi,” katanya.

Menurutnya ngopi enak tidak harus mahal, yang penting enak dengan citra rasa enak. Jah ngopi justru banyak di gemari kaum tak cuman adam, tapi lebih banyak pula kaum hawa. Dengan kemasan cup (gelas) yang menarik itu merupakan trik ekonomi sebagai seorang pedagang. Uniknya malah kemasan gelas cantik itu justru bukan di buang, di bawa pulang karena keren modelnya.

Intinya anak muda Jembrana tak harus pergi keluar negeri bekerja. Banyak peluang bisnis usaha bisa dilirik secara ekonomi kreatif di Kabupaten Jembrana. Ayo anak muda, bangun demi Jembrana itu perlu inovasi, kreatif, dan modal semangat jangan kasih kendor. “Dan perlu diingat, bagi masyarakat Jembrana jangan buang sampah sembarangan. Kebersihan itu sebagian dari pada iman. Bagaimana iman kita cermin kepribadian orang itu sendiri,” tuntas Dani dengan optimis. ™

  • Penulis: Ed27

Comment

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gencarkan, Satgas Gakkum Ops Patuh Agung 2025 Gelar Razia di Jalan Udayana Negara

    Gencarkan, Satgas Gakkum Ops Patuh Agung 2025 Gelar Razia di Jalan Udayana Negara

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 426
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Satuan Tugas (Satgas) III Penegakan Hukum (Gakkum) Operasi Patuh Agung 2025 Polres Jembrana kembali menggelar razia lalu lintas di Jalan Umum Udayana, Negara, Kamis (17/7/2025) pagi. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Jembrana Iptu Aldri Setiawan, S.Tr.K., yang juga menjabat sebagai Kasatgas III Gakkum dalam operasi ini. Razia yang berlangsung selama […]

  • Peringati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-73, Polres Jembrana Gelar Olahraga Bersama

    Peringati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-73, Polres Jembrana Gelar Olahraga Bersama

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 382
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-73, Polres Jembrana menggelar kegiatan olahraga bersama yang berlangsung meriah di Lapangan Apel Polres Jembrana, Sabtu (2/8). Kegiatan dimulai sekitar pukul 07.07 WITA dan diikuti oleh sedikitnya 183 peserta yang terdiri dari Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, S.H., S.I.K., M.I.K., Wakapolres Jembrana Kompol […]

  • ASN Pemkab Jembrana Gelar Aksi Gotong Royong Cegah Banjir di Civic Center

    ASN Pemkab Jembrana Gelar Aksi Gotong Royong Cegah Banjir di Civic Center

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.003
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Mengantisipasi potensi banjir yang kerap terjadi di sekitar Jalan Surapati (kawasan civic centre) terutama saat musim hujan, Pemerintah Kabupaten Jembrana menggelar kegiatan gotong royong pembersihan lingkungan pada Jumat pagi (3/10). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, bersama Wakil Bupati IGN Patriana Krisna, serta diikuti oleh Aparatur Sipil Negara […]

  • Bertahun-Tahun Menanti, Jalan Rabat Beton Akhirnya Dinikmati Warga Tempek Giri Sari

    Bertahun-Tahun Menanti, Jalan Rabat Beton Akhirnya Dinikmati Warga Tempek Giri Sari

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 799
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Warga Tempek Giri Sari, Banjar Munduk Tumpeng, yang notabene berada di pelosok Desa Berangbang, Kecamatan Negara akhirnya bisa menikmati akses jalan yang baik untuk bisa dilalui. Jalan rabat beton sepanjang 1 kilometer dengan lebar 3 meter ini bisa direalisasikan dengan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kabupaten Badung. Selain itu, ruas jalan Baler Bale Agung […]

  • Dampingi Kakao dan Kelapa Genjah Disiapkan Menjadi Komoditi Pertanian Unggulan Jembrana

    Dampingi Kakao dan Kelapa Genjah Disiapkan Menjadi Komoditi Pertanian Unggulan Jembrana

    • calendar_month Jumat, 2 Agt 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 405
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Kakao dan Kelapa menjadi komoditi pertanian unggulan Kabupaten Jembrana. Selain pengembangan kakao, Bupati Jembrana I Nengah Tamba juga fokus mengembangkan kelapa dengan membagikan bibit pada Gerakan Penanaman Kelapa Gumi Banten (Nyuh Gading) Upakara Usada di Subak Abian Kerta Bakti, Banjar Kantulampa, Desa Manistutu, pada hari Jumat 2/8/2024. Total 11.000 Bibit kelapa dan […]

  • Tradisi Kain Setalam Gunting Rambut Bayi dan Ambur Salim di Jembrana

    Tradisi Kain Setalam Gunting Rambut Bayi dan Ambur Salim di Jembrana

    • calendar_month Kamis, 28 Sep 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 540
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Di masyarakat Jembrana, upacara pemotongan rambut bayi berumur 180 hari pada bulan Maulid menjadi salah satu tradisi yang menggambarkan kekayaan tradisi budaya. Prosesi pemotongan rambut diiringi dengan acara ambur salim, yang melambangkan keselamatan bagi semua yang hadir. Tradisi male di Kabupaten Jembrana, Bali, melibatkan berbagai kegiatan pada saat sang bayi berumur 180 […]

expand_less