Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Festival Imlek 2576, Merajut Indahnya Berbagi Kasih, Kebahagiaan, dan Kebersamaan

Festival Imlek 2576, Merajut Indahnya Berbagi Kasih, Kebahagiaan, dan Kebersamaan

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
  • visibility 778
  • comment 0 komentar

suarajembrana.com – Festival Imlek di Kabupaten Jembrana mengusung tema Indahnya Berbagi Kasih, Kebahagiaan, dan Kebersamaan. Rangkaian kegiatan tahun 2025 ini dirangkai berbagai acara, ada donor darah, membagikan sembako untuk fakir miskin, dan senam AW S3. Selain itu ada pula seni Wushu juara 1 Olimpiade. Aneka ragam kuliner yang bisa dinikmati bersama.

Pertunjukan Barongsai Liong, peragaan busana (Cheongsam). Pernak pernik lampion, dan senam zumba. Penyelenggaraan ini adalah inisiatif Warga Tionghoa Jembrana dan didukung penuh Inti Bali. Bahkan acara cukup meriah makan bersama dari berbagai elemen agama. Budha, Hindu, Islam dan Umat Kristiani pun turut hadir, Sabtu (15/02/2025).

banner 336x280

Romo Sudiarta Indrajaya tokoh Tionghoa Bali menyampaikan, datang kemari dari berbagai elemen memeriahkan Festival Imlek 2576 dan Cap Gomeh di Gedung Kesenian Ir.Soekarno. Tahun ini memasuki tahun acara yang kedua. Karena sebelumnya pernah diselenggarakan 2023. Dan mendapat sambutan yang luar biasa dari Pemerintah Kabupaten Jembrana.

“Hari Sabtu 15 Pebruari 2025 menampilkan sebuah kisah Perjalanan Ke Barat Mencari Kitab Suci. Ada hal penting yang bisa kita petik adalah dimana dunia yang semakin terus bergejolak. Maka penampilan operet, yang mana ada pesan-pesan penting. Dimana kehidupan ini kita harus menghormati sebuah kata perbedaan,” tutur Romo.

Romo Sudiarta juga menegaskan, intinya adalah dalam kehidupan satu sama lain saling memaafkan bila ada kata atau prilaku yang salah. Bila itu terjadi haruslah ada rasa pertaubatan. Dan bila itu salah tidak mengulangi perbuatan itu lagi.

“Mari merangkul bersama dan membangun bersama. Satu hati, satu perbuatan untuk meraih kedamaian hidup. Pesan yang utama adalah kasih sayang dalam berbagi, untuk bersama meraih kebahagiaan bagi semua mahluk dunia ini,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Inti Bali Heri Sudiarto mewakili ketua Inti Bali katakan, sangat mengapresiasi acara ini. Insioator, berbagai kalangan komunitas, termasuk Wihara, Klenteng dan ada ikatan IKBS (Inti Klub Bali Sehat). Yang mana hari ini merupkan momentum kegiatan mempersatukan segala elemen masyarakat Tionghoa. Dan termasuk juga menggandeng pemerintah Kabupaten Jembrana.

“Imlek tahun ini momentum menyatukan rasa persatuan. Artikulasi budaya, pesataun dari berbagai unsur. Merayakan tahun baru, yang mana tahun baru melambangkan berkah, rejeki, dan kemakmuran. Dalam event ini berbagai ragam kegiatan donor darah. baksos, senam, dan berbagai ragam kuliner. Dengan kegiatan ini bersatu padu. Ada memberikan semangat, pikiran, tenaga, dan dana,” ungkapnya.

Menurutnya, semua melebur menjadi satu kesatuan sehingga melahirkan karya yang sangat sempurna. Intinya adalah persatuan Kebhinekaan Tunggal Ika. Sementara organisasi Inti bersifat sosial, inklusif dan nasionalis. Mengutamakan merajut rasa Kebhinekaan. Dengan mempersatukan elemen masyarakat dengan persembahkan yang bagus bagi masyarakat.

“Memaknai tahun ular kayu melambangkan kecerdikan, kearifan, cerdas, dan mampu keluar dari berbagai kesulitan. Seperti kita ketahui dimana tahun lalu kita menghadapi badai Covid-19. Yang mana kini sudah reda dan sudah lewat. Untuk recovery ekonomi dan berbagai kesulitan. Kita perlu waktu dan kekuatan ekstra. Kini dengan kemampuan Shio Ular Kayu ini kita bisa bersama-sama bisa menerobos rintangan dan menjadi pemenang,” tuntasnya. ™

  • Penulis: Ed27

Comment

Rekomendasi Untuk Anda

  • Makepung Lampit, Ajang Menjaga Kelestarian Warisan Budaya

    Makepung Lampit, Ajang Menjaga Kelestarian Warisan Budaya

    • calendar_month Minggu, 26 Nov 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 384
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Lomba Makepung Lampit sebagai salah satu warisan budaya di Kabupaten Jembrana kini kembali digelar, Minggu (26/11) di Sirkuit Makepung Lampit Subak Tegalwani Pangkung Jajung Cibunguran, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana. Ajang makepung diatas lumpur ini sukses menyedot ribuan penonton yang hadir. Berbeda dengan makepung yang telah dikenal sebelumnya dengan sirkuit di […]

  • Nelayan Geger, Mayat Pria Tanpa Identitas Terapung di Perairan Pengambengan

    Nelayan Geger, Mayat Pria Tanpa Identitas Terapung di Perairan Pengambengan

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 270
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Warga pesisir Pengambengan, Kabupaten Jembrana, Bali, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas yang terapung di tengah perairan, Minggu (11/1/2026) petang. Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan bernama Nur Holil (48), warga Banjar Anyar, Desa Air Kuning, Kecamatan Jembrana, saat berada di kisaran perairan Pengambengan. Karena kondisi mayat yang sudah […]

  • Menjelang Galungan, Bupati Tamba Pantau Ketersediaan Kebutuhan Pokok di Pasar Negara Bahagia

    Menjelang Galungan, Bupati Tamba Pantau Ketersediaan Kebutuhan Pokok di Pasar Negara Bahagia

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 594
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Menjelang hari raya Galungan dan Kuningan, permintaan sejumlah kebutuhan pokok mulai mengalami kenaikan. Untuk memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga kebutuhan pokok, Bupati Jembrana I Nengah Tamba berkunjung langsung ke Pasar Negara Bahagia, Sabtu (21/9). Situasi pasar cukup ramai, terlihat para pedagang yang sibuk melayani pembeli yang didominasi membeli kebutuhan menyambut Hari […]

  • Ratusan Penari Rejang Renteng Iringi Prosesi Pemelaspas Jalan Terusan Pura Dang Kahyangan Rambut Siwi

    Ratusan Penari Rejang Renteng Iringi Prosesi Pemelaspas Jalan Terusan Pura Dang Kahyangan Rambut Siwi

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Serangkaian upacara melaspas jalan terusan yang terletak di kaki tebing Pura Dang Kahyangan Rambut Siwi, Kecamatan Mendoyo, sebanyak 560 orang menari Rejang Renteng secara massal. Upacara melaspas dipuput oleh Ida Pranda Istri dari Griya Gede Tamansari Tibu Sambi, Jumat (20/9/2024). Para penari berasal dari berbagai organisasi wanita di Kecamatan Mendoyo dan Kecamatan […]

  • Dandim 1617/Jembrana Bersama Forkopimda Hadiri Acara Makepung dan Petik Laut

    Dandim 1617/Jembrana Bersama Forkopimda Hadiri Acara Makepung dan Petik Laut

    • calendar_month Minggu, 6 Agt 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 370
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf Teguh Dwi Raharja S.Sos bersama Bupati Jembrana dan Forkopimda Kabupaten Jembrana menghadiri acara lomba Makepung Bupati Jembrana Cup Tahun 2023 dalam rangkaian kegiatan HUT Kota Negara ke 128 dan HUT Kemerdekaan RI ke 78 tahun. Diawali dengan pelepasan peserta oleh Bupati Jembrana bersama para undangan menyaksikan Lomba Makepung […]

  • Mengupas Histori Masjid Baitussalam Warga Muslim di Desa Cupel

    Mengupas Histori Masjid Baitussalam Warga Muslim di Desa Cupel

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.231
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Masjid Jami’ Baitussalam berdiri pada tahun 1884 Masehi, didirikan oleh Hamba Allah, dengan ukuran lahan 830 M2. Sejarah Masjid Jami’ Baitussalam berdiri pada tahun 1884, didirikan oleh Hamba Allah, dengan ukuran lahan 830 M2 yang diwakafkan oleh wakil H. Saad. Pada tahun 1942 kepengurusan Masjid di pimpin oleh H. Saad langsung dan direnovasi […]

expand_less