Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Bupati Kembang Hartawan Pidato Kutip Ajaran Bung Karno

Bupati Kembang Hartawan Pidato Kutip Ajaran Bung Karno

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
  • visibility 449
  • comment 0 komentar

suarajembrana.com – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan menyampaikan pidato pertama pada rapat paripurna IV DPRD Jembrana masa persidangan II Tahun Sidang 2024/2025, Sabtu (1/3).

Bupati Kembang Hartawan yang didampingi Wabup Patriana Krisna mengutip pesan Bung Karno dalam pidatonya pada tanggal 1 Juni 1945 di sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Kembang – Ipat berjanji akan hadir mewakili semua golongan tidak hanya memperjuangkan satu golongan saja.

banner 336x280

“Kita hadir sebagai pemimpin untuk semua masyarakat Jembrana, bukan kelompok ataupun golongan. Ini penting saya sampaikan di awal kepemimpinan kami untuk merajut dan menjahit kembali kebersamaan serta semangat gotong royong masyarakat Jembrana, setelah mungkin sebelumnya terkotak-kotak karena perbedaan pandangan politik selama pesta demokrasi, Pilkada lalu,” ucapnya.

Bagi Kembang, kemenangan pilkada hanya kemenangan elektoral saja. “Kemenangan sejati itu adalah bagaimana kita bisa mewujudkan kesejahteraan rakyat, itulah kemenangan sejati,” ucapnya.

Bupati Kembang Hartawan mengatakan bahwa visi dan misi yang telah disusun dari proses kontemplasi dan diskusi panjang dan mendalam bersama Wabup Ipat dan tim perumus, dan ini merupakan kristalisasi dari aspirasi para buruh, petani, nelayan, pengusaha, pekerja swasta, wiraswasta, tenaga pendidik, generasi muda/milenial/Gen-Z, pelaku UMKM, pelajar dan seluruh masyarakat Jembrana elemen serta mempertimbangkan potensi dan permasalahan yang dihadapi daerah.

“Rumusan visi yang kami rancang adalah sebuah cita-cita besar tentang arah dan tujuan Jembrana 5 (lima) tahun ke depan: “Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru di Kabupaten Jembrana menuju Jembrana Maju, Harmoni, dan Bermartabat dengan Membangun Manusia, Alam, dan Budaya,” ungkapnya.

Visi itu untuk menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya, mewujudkan kehidupan krama Bali, khususnya di Jembrana, yang sejahtera dan bahagia sekala-niskala menuju kehidupan krama dan gumi Bali, khususnya krama dan gumi Jembrana sesuai dengan Prinsip Trisakti Bung Karno : Berdaulat secara Politik, Berdikari secara Ekonomi, dan Berkepribadian dalam Kebudayaan, melalui pembangunan secara terpola, menyeluruh, terencana, terarah, dan terintegrasi dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan nilai-nilai Pancasila 1 Juni 1945.” Melalui upaya tersebut, diharapkan terwujud Jembrana Maju, Harmoni, dan Bermartabat.

Kemudian, visi itu lanjutnya dapat dijabarkan ke dalam empat misi. Diantaranya mewujudkan masyarakat Jembrana yang berdaya saing dan mandiri, Menjaga alam dan lingkungan untuk menghadirkan ekosistem hijau. Ketiga, Menjaga agama, budaya, adat, dan tradisi Jembrana. Kemudian terakhir untuk Mewujudkan pelayanan publik yang responsif, adaptif, dan inovatif.

“Empat misi akan dituangkan kedalam delapan bidang dimana didalamnya terdapat 24 program unggulan,” paparnya.

Dalam lima tahun ke depan, Kembang menginginkan gerbong besar pemerintahan ini berjalan satu komando, dalam satu tarikan nafas yang sama. Tidak ada yang jalan tanpa arah dan tujuan demi menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat Jembrana.

“Karena itu pertemuan pada hari ini menjadi momentum yang sangat penting untuk menyatukan persepsi, arah langkah, dan frekuensi kita semua,” imbuhnya.

Kembang menyadari memimpin Jembrana lima tahun kedepan tidaklah mudah. Ada pengurangan pendapatan transfer pusat ke daerah baik berupa DBH, DAU, DAK, maupun Dana Desa. DAU Bidang Pekerjaan Umum, berkurang mencapai 21 milyar lebih dan DAK Irigasi berkurang hampir 8 milyar. Selain itu, ada juga potensi penurunan Bagi Hasil Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dari Provinsi. Ada potensi penurunan pendapatan hingga Rp.25 milyar lebih. Bahkan, ada wacana pusat untuk menghapus BPHTB.

Sementara dari sisi beban kata Kembang, terdapat beban hutang Rumah Sakit Umum Negara yang mencapai kurang lebih 29 milyar, beban operasional rumah tenun, pabrik coklat, anjungan cerdas rambut siwi, anjungan konservasi, sirkuit di pengambengan, dan biaya operasional lainnya.

“Ini semua menjadi tantangan kita ke depan, tetapi kita tidak boleh menyerah,” tegasnya.

Untuk itu, pihaknya mengajak seluruh jajaran untuk melakukan langkah-langkah memaksimalkan pendapatan daerah seperti PAD, DAK, BKK, DBH, dan Insentif Fiskal, di luar DAU. Termasuk mengubah mindset untuk berpikir bagaimana cara mencari/menghasilkan uang, bukan hanya bagaimana cara menghabiskan uang.

“Artinya, kita harus mampu menggali sumber-sumber pendapatan daerah, utamanya PAD tanpa membebani masyarakat kecil. Kita harus melakukan langkah-langkah intensifikasi dan ekstensifikasi sumber-sumber PAD,” imbuhnya.

Selain menggenjot pendapatan, langkah lainnya adalah melakukan efisiensi belanja. Salah satunya, rasionalisasi susunan perangkat daerah, menerapkan konsep Miskin Struktur Kaya fungsi dengan mengurangi 4 sampai 5 perangkat daerah.

“Kita sudah hitung ada penghematan hingga Rp 6 milyar. Ada TPP yang bisa kita hemat, sewa mobil, biaya listrik, air, ATK, perjalanan dinas, dan belanja operasional lainnya ,” tegasnya.

Diakhir pidatonya, Kembang menyimpulkan Mengurus Jembrana butuh kebersamaan, tidak bisa bekerja sendiri. Ia tidak ingin menunda untuk bekerja, ingin secepat mungkin dapat melaksanakan program unggulan yang telah dijanjikan untuk masyarakat terlaksana sebelum 100 hari masa kepemimpinan.

“Saya juga minta kepada jajaran birokrasi untuk selalu mengembangkan kompetensi dan profesionalisme serta menjaga kinerja yang baik. Perangkat daerah kita ajak bekerja keras agar sesegera mungkin dapat melakukan langkah-langkah konkrit untuk mengeksekusi program-program tersebut,” pungkasnya. ™

  • Penulis: Ed27

Comment

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Ipat Buka Muscab LVRI, Tekankan Peran Veteran dalam Menjaga Nilai Kebangsaan

    Wabup Ipat Buka Muscab LVRI, Tekankan Peran Veteran dalam Menjaga Nilai Kebangsaan

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 469
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) membuka Musyawarah Cabang (Muscab) Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Jembrana yang digelar pada Senin, (29/12) di Wantilan Gedung LVRI Jembrana. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi serta menjaga semangat juang para veteran di daerah. Dalam sambutannya, Wabup Ipat menyampaikan apresiasi […]

  • “Green Election” di Jembrana Tanam Ratusan Pohon di Kawasan Mertasari

    “Green Election” di Jembrana Tanam Ratusan Pohon di Kawasan Mertasari

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali dan KPU di tingkat kabupaten/kota mengambil langkah proaktif dalam rangka menyukseskan Pilkada Serentak 2024 yang ramah lingkungan. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya penyelesaian atas penggunaan kertas selama pelaksanaan pemilihan, sekaligus sebagai bentuk kontribusi dalam upaya pengurangan pemanasan global. Di Kabupaten Jembrana sendiri, penanaman pohon serentak […]

  • Warga Gerudug Pasar Murah Pemkab Jembrana di Pasar Melaya, Minta Rutin di Gelar

    Warga Gerudug Pasar Murah Pemkab Jembrana di Pasar Melaya, Minta Rutin di Gelar

    • calendar_month Senin, 25 Mar 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 446
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Warga Kecamatan Melaya, Jembrana yang di dominasi Ibu Rumah Tangga (IRT) antusias sambangi pasar murah yang digelar Pemkab Jembrana yang dilaksanakan di Pasar Melaya, Senin (25/3). Sebagai informasi, pasar murah Pemkab Jembrana digelar dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri Tahun 2024 dan dilaksanakan di enam lokasi berbeda. Sebelumnya Pasar Murah telah […]

  • Pos TNI Angkatan Laut Edukasi Warga Usai Diterjang Banjir Rob Play Button

    Pos TNI Angkatan Laut Edukasi Warga Usai Diterjang Banjir Rob

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 532
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Usia diterjang banjir rob, warga Desa Pengambengan beberapa hari lalu, kini warga mulai bebenah. Saat dikunjungi Bupati dan Wakil Bupati berserta Forkopimda. Warga pun dihimbau untuk senantiasa waspada, sigap, dan tanggap. Danposal (Komandan Pos TNI AL) ikut dalam satuan kedinasan, mengupayakan warga pesisir untuk senantiasa selaraskan unsur kehidupan dalam cakupan Tri Hita Karana. […]

  • Pawai Obor dan Cikar-Cikaran Melestarikan Tradisi Keliling Kampung

    Pawai Obor dan Cikar-Cikaran Melestarikan Tradisi Keliling Kampung

    • calendar_month Rabu, 19 Jul 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 518
    • 0Komentar

    Jembrana, suarajembrana.com- Meriah dan marak pawai obor dan cikar-cikaran dalam merayakan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 Hijrah di kampung muslim Loloan, Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Rabu (19/07). Budaya dan tradisi yang tetap dipertahankan dari tahun ke tahun sebagai rasa puji syukur akan kebesaran Ilahi di tahun baru ini. Tak hanya pawai […]

  • Kapolres Jembrana Pimpin Upacara Sertijab Kabag SDM, Kabag Ren dan Kasat Lantas 

    Kapolres Jembrana Pimpin Upacara Sertijab Kabag SDM, Kabag Ren dan Kasat Lantas 

    • calendar_month Sabtu, 2 Des 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 489
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana, S.H., S.I.K., M.I.K. memimpin upacara serah terima jabatan Kabag SDM, Kabag Ren, dan Kasat Lantas Polres Jembrana, Sabtu (2/12/2023) di Lapangan Apel Polres Jembrana mulai pukul 07.59 hingga 08.30 WITA. Serah terima jabatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari Keputusan Kepala Kepolisian Daerah Bali Nomor […]

expand_less