Buka Musda IX MUI, Wabup Jembrana Serukan Peran Ulama Perkuat Toleransi dan Kemajuan Daerah
- account_circle Ed27
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 10
- comment 0 komentar

duarajembrana.com – Wakil Bupati Jembrana IGN Patriana Krisna yang akrab disapa Ipat, menghadiri sekaligus membuka secara resmi Musyawarah Daerah (MUSDA) IX Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Jembrana masa khidmat 2025-2030, Sabtu (14/2). Kegiatan tersebut digelar di Gedung Serba Guna MAN 1 Jembrana dihadiri Forkopimda Jembrana dan jajaran pengurus serta anggota MUI Kabupaten Jembrana.
Wabup Ipat menegaskan dinamika dan perkembangan masyarakat yang majemuk saat ini menuntut peningkatan peran, fungsi dan tanggung jawab organisasi dalam kehidupan demokrasi secara konstitusional. Organisasi kemasyarakatan, menurutnya, menjadi sarana partisipasi masyarakat dalam mewujudkan cita-cita nasional, menjaga dan memelihara keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Selain itu, untuk mengembangkan kehidupan demokrasi berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
“Roda organisasi, khususnya MUI Kabupaten Jembrana, saya yakini telah berjalan berlandaskan AD/ART serta mampu mengikuti perkembangan situasi dan kondisi. Ini penting dalam rangka bersama para pemangku kepentingan membangun di berbagai aspek kehidupan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Jembrana,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi para peserta MUSDA IX yang disebutnya sebagai anggota-anggota pilihan, yang mampu berpikir luas dan berorientasi pada kepentingan bersama. Terutama dalam menjaga keamanan, ketenteraman dan ketertiban yang selama ini telah berjalan kondusif di Jembrana.
Menurut Ipat, peran aktif ulama sangat strategis dalam memelihara keharmonisan serta mendukung pembangunan berkelanjutan. Karena itu, ia menyampaikan terima kasih kepada jajaran pengurus MUI Kabupaten Jembrana yang selama ini telah bersinergi dengan pemerintah daerah dalam pelaksanaan pembangunan di berbagai bidang.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kebersamaan dan kontribusi MUI dalam mewujudkan masyarakat Jembrana yang maju, harmoni dan bermartabat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia MUSDA IX MUI Kabupaten Jembrana, Agus Setiawan, mengatakan bahwa forum musyawarah ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran ulama di tengah masyarakat. Melalui MUSDA IX ini diharapkan lahir kepengurusan baru yang mampu membawa MUI Kabupaten Jembrana semakin solid, adaptif, serta terus bersinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga harmoni di Bumi Makepung.
“Secara kelembagaan, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah karena telah memberikan kesempatan menggelar Musda MUI IX hari ini. Seperti tema Kami ingin menguatkan peran ulama dalam Penguatan Komitmen Ulama dalam menjaga persatuan umat dan kemitraan dengan pemerintah dalam mewujudkan Jembrana yang Aman, Damai dan Harmoni,” ujarnya. ™
- Penulis: Ed27

Comment