Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Dorong Hasil Panen Melimpah, Bupati Kembang Ajak Petani Maksimalkan PM-AAS

Dorong Hasil Panen Melimpah, Bupati Kembang Ajak Petani Maksimalkan PM-AAS

  • account_circle Ed27
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 8
  • comment 0 komentar

Jembrana – Pemerintah Kabupaten Jembrana terus mendukung transformasi sektor pertanian menuju sistem modern guna meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, dalam acara Panen Bersama Padi Penerapan PM-AAS (Pertanian Modern – Advanced Agricultural System) yang berlangsung di Subak Tibu Beleng, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Kamis (24/9).

Sistem Pertanian Modern PM-AAS ini merupakan program strategis Kementerian Pertanian yang telah diterapkan di percontohan lahan seluas 100 hektar di 15 provinsi di Indonesia, mulai dari Sumatra, Kalimantan, Jawa, Bali, hingga Papua, salah satunya di Kabupaten Jembrana.

banner 336x280

Rangkaian kegiatan diawali dengan panen padi bersama di lahan percontohan (demplot) dan dilanjutkan dengan sesi tatap muka serta dialog bersama para krama subak yang diikuti oleh Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Prof. Dr. Ir. Fadjry Djufry, Direktur Pembenihan Tanaman Pangan Dr. Ir. Ladiyani Retno Widowati, Dandim 1617/Jembrana, para penyuluh pertanian (PPL) se-Kabupaten Jembrana, para tamu undangan serta Ketua Krama Subak se-Kabupaten Jembrana.

Bupati Kembang menyampaikan optimismenya terhadap efisiensi dan efektivitas penerapan teknologi modern PM-AAS. Menurutnya, inovasi ini terbukti memberikan dampak peningkatan hasil panen yang sangat nyata.

“Dengan sentuhan teknologi dan perlakuan yang berbeda, hasilnya sangat jauh berbeda. Dari sisi biaya operasional kenaikannya hanya sekitar 15%, namun hasilnya bisa meningkat hingga 50%. Dari yang biasanya 6–7 ton per hektar, kini dapat mencapai 10 hingga 11 ton per hektar,” ujarnya.

Bupati Kembang menegaskan bahwa pemerintah pusat dan daerah telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari alsintan (combine harvester dan traktor), kepastian harga gabah yang menguntungkan, ketersediaan pupuk bersubsidi, pendampingan PPL, hingga dukungan penuh dari TNI dan Polri untuk mengawal ketahanan pangan.

Ia juga menekankan pentingnya perubahan mindset dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di kalangan petani, khususnya generasi muda.

“Petani sekarang harus keren dan mau meng-upgrade diri. Jika dulu kita mengolah tanah dengan tenggala (bajak tradisional) lalu berganti traktor, kini ada teknologi penanaman yang lebih baru lagi. Jangan ragu untuk mengikutinya,” tambahnya.

Sejumlah kendala yang dialami oleh para petani juga disampaikan langsung oleh Bupati Kembang terutama kesulitan air di musim kemarau saat ini, selain itu alih fungsi lahan juga mendapat perhatian khusus darinya.

“Kerja sama dengan petani juga kami harapkan. Apabila ada yang merubah lahan sawah untuk perumahan, segera tegur, lapor ke desa, lapor ke Polprades, lapor ke camat. Jangan dibiarkan, karena sekarang aturannya ketat. Jadi para petani sudah di-backup oleh juga TNI/Polri. Ini untuk ketahanan pangan kita,” tegasnya.

Dilain sisi, Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian, Prof. Dr. Ir. Fadjry Djufry, mengapresiasi kebersamaan kelompok tani di Subak Tibu Beleng yang mau menerapkan pola tanam berkelompok dan serentak guna menekan resiko serangan hama.

Sebagai bentuk komitmen pemerintah pusat, Prof. Fadjry Djufry menegaskan kesiapan untuk menyalurkan bantuan benih gratis secara berkelanjutan bagi petani di Kabupaten Jembrana.

“Petani yang mau menerapkan sistem PM-AAS ini akan dibantu benih gratis sebanyak 70 kg per hektar dari pemerintah. Berapa pun kuota yang diminta Pak Bupati untuk Jembrana, kami siap alokasikan dan berikan semuanya,” ujar Prof. Fadjry.

Melalui panen bersama dan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, TNI/Polri, serta krama subak ini, Kabupaten Jembrana optimistis mampu menjadi salah satu lumbung pangan modern yang mandiri dan berkelanjutan di Provinsi Bali. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT KORPRI Ke–54, Jembrana Beri Santunan Anggota Korpri Sekaligus Berbagi Parsel Dengan Warga

    HUT KORPRI Ke–54, Jembrana Beri Santunan Anggota Korpri Sekaligus Berbagi Parsel Dengan Warga

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 745
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Serangkaian peringatan HUT KORPRI Ke-54 dan HUT PGRI Ke-80, Pemerintah Kabupaten Jembrana melalui Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Jembrana menyerahkan santunan kepada anggota yang pensiun, menjalani rawat inap, serta kepada ahli waris anggota yang meninggal dunia. Penyerahan dihadiri langsung Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan di halaman parkir Inspektorat Kabupaten Jembrana, Rabu (26/11). Selain […]

  • Serahkan 43 Unit Mobil Pickup, Kini Seluruh Desa Adat di Jembrana Miliki Kendaraan Operasional Pelestarian Adat

    Serahkan 43 Unit Mobil Pickup, Kini Seluruh Desa Adat di Jembrana Miliki Kendaraan Operasional Pelestarian Adat

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 844
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Bertepatan pencapaian 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Jembrana, Pemerintah Kabupaten Jembrana kembali menyerahkan sebanyak 43 unit mobil pick-up kepada desa adat se-Kabupaten Jembrana. Penyerahan ini merupakan lanjutan dari program tahap pertama yang sebelumnya telah merealisasikan 21 unit kendaraan pada 25 Maret 2025. Total, sebanyak 70 unit mobil pick-up kini telah diserahkan […]

  • Kompetisi Liga Tarkam Tetap Dipadati Para Pecinta Sepakbola Bola Kampung

    Kompetisi Liga Tarkam Tetap Dipadati Para Pecinta Sepakbola Bola Kampung

    • calendar_month Jumat, 28 Jul 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.169
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Sejak bergulirnya Kompetisi Liga Tarkam Rabu 31 Mei 2023 yang awal diikuti 56 tim, hingga masuk ke 32 besar bahkan kini masuk ke tahap 16 besar. Pagelaran Kompetisi Liga Tarkam di Lapangan mini Sinar Lampu Menara, Dusun Ketapang, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara. Lapangan dengan ukuran panjang 45cm dan lebar 35 cm berdurasi […]

  • Bela Negara Hingga Kuliah Umum: Sinergi TNI-Unud Tak Ada Intervensi Akademik

    Bela Negara Hingga Kuliah Umum: Sinergi TNI-Unud Tak Ada Intervensi Akademik

    • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 873
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Beredar di media sosial naskah kerja sama atau MoU antara Universitas Udayana (Unud) dengan TNI AD (Kodam IX/Udayana). Dalam naskah yang viral itu, tertulis kerja sama tentang “Sinergitas di Bidang Pendidikan, Kebudayaan, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi”. Namun, kerja sama ini menuai penolakan dari sejumlah mahasiswa, yang mengkhawatirkan adanya militerisasi di kampus serta intervensi […]

  • Mal Pelayanan Publik Jembrana Segera Diresmikan

    Mal Pelayanan Publik Jembrana Segera Diresmikan

    • calendar_month Selasa, 20 Agt 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.441
    • 0Komentar

    Jembrana, suarajembrana.com – Setelah sempat tertunda selama empat tahun akibat pandemi Covid-19, pembangunan tahap II Mal Pelayanan Publik (MPP) Jembrana kini telah rampung dan siap diresmikan pada bulan September 2024. Gedung utama MPP Jembrana yang berlokasi di sebelah barat Kantor Camat Negara ini akan menjadi pusat pelayanan terpadu yang memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan […]

  • Upaya Evakuasi Paus Sperma Kerdil Terdampar Lemas di Pantai Tembles

    Upaya Evakuasi Paus Sperma Kerdil Terdampar Lemas di Pantai Tembles

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 544
    • 0Komentar

    siarajembrana.com – Seekor mamalia laut yang diduga jenis Paus Sperma Kerdil ditemukan terdampar di pesisir Pantai Tembles, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Senin malam (26/1), upaya penyelamatan terus dilakukan meski kondisi satwa tersebut kian melemah. Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh I Made Widiarsana (52), seorang pemilik warung wisata di lokasi sekitar. Pada Senin malam […]

expand_less