Bangkitkan Gotong Royong dan Kepekaan Sosial, Warga Pendem Semarakkan HUT RI ke-81
- account_circle Ed27
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 23
- comment 0 komentar

Jembrana – Semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kebersamaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Lingkungan Pendem, Kelompok 1, Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana, Sabtu–Minggu (15–16 Agustus 2026).
Rangkaian kegiatan tidak sekadar menghadirkan hiburan rakyat, tetapi juga menjadi momentum mempererat persaudaraan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, sekaligus memberikan penghormatan kepada para sesepuh atau penglingsir yang selama ini berkontribusi dalam kehidupan masyarakat.
Kegiatan tersebut dibuka langsung Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan. Ia mengapresiasi antusiasme warga serta menegaskan pentingnya mempertahankan budaya gotong royong sebagai kekuatan dalam membangun kebersamaan.
“Agustus ini penuh warna, HUT Kota Negara ke-131, HUT Provinsi Bali ke-68 dan HUT RI ke-81 yang tentunya penuh suka cita. Dengan kegiatan ini saya sangat apresiasi. Sinergitas antara pemerintah dan masyarakat merupakan satu kesatuan yang terus dipertahankan,” ujar Kembang Hartawan, Sabtu (15/08/1026).
Bupati juga mengingatkan warga agar semangat perayaan kemerdekaan diikuti kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Panitia dan masyarakat diminta memastikan lokasi kegiatan kembali bersih setelah seluruh rangkaian acara selesai.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati didampingi anggota DPRD Provinsi Bali I Kade Darma Susila, anggota DPRD Kabupaten Jembrana I Nengah Budiasa, Kapolsek Jembrana Ipda I Ngurah Agus Dwi Widiatmika Putra, serta Danramil 1617-01/Negara Kapten Inf Abdul Wahid.
70 Persen Pembiayaan Berasal dari Swadaya Warga
Ketua Panitia HUT Kemerdekaan RI Lingkungan Pendem, Ida Juni Artawan (50), mengatakan perayaan tahun ini memiliki makna khusus. Selain memperingati kemerdekaan, kegiatan tersebut menjadi sarana mengenang kebersamaan warga dengan para penglingsir yang telah berjasa membangun lingkungan.
Menurutnya, sekitar 70 persen pembiayaan kegiatan berasal dari swadaya masyarakat Kelompok 1 Lingkungan Pendem. Hal tersebut menjadi bukti masih kuatnya rasa memiliki dan kepedulian warga terhadap lingkungan.
“Ini menjadi bukti bahwa kebersamaan dan rasa memiliki terhadap lingkungan masih sangat kuat,” katanya.
Sebagai bentuk penghormatan kepada para sesepuh, panitia juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada 32 orang penglingsir yang tergabung dalam Balai Tempek atau kelompok masyarakat yang disebut Penyada.
“Ini sebagai bentuk perhatian dan penghargaan kepada para penglingsir yang sudah banyak berkontribusi bagi lingkungan,” ujar Ida Juni.
Pedagang Warga Diberi Ruang Tanpa Sewa
Semarak perayaan juga terlihat dari kehadiran berbagai stand kuliner milik warga. Beragam makanan tradisional hingga makanan siap saji dijajakan untuk memeriahkan acara sekaligus memberikan ruang partisipasi bagi masyarakat.
Menariknya, panitia tidak memungut biaya sewa dari para pedagang. Konsep tersebut mengusung semangat “dari warga untuk warga”, dengan kewajiban setiap pedagang menjaga kebersihan area masing-masing.
Rangkaian kegiatan dimulai pada 15 Agustus 2026 melalui jalan santai yang dimeriahkan marching band dan beleganjur. Sejumlah lomba kreatif turut digelar untuk menghibur masyarakat.
Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah lomba karaoke yang berlangsung di sepanjang Jalan Gelatik. Kemeriahan berlanjut pada 16 Agustus 2026 melalui berbagai lomba dan penyerahan hadiah kepada para pemenang.
Perkuat Sinergi Masyarakat dan Pemerintah
Ida Juni Artawan menjelaskan, peringatan HUT RI di Lingkungan Pendem merupakan agenda rutin setiap tahun. Namun, pada HUT RI ke-81, panitia berupaya menghadirkan konsep yang lebih meriah dengan tetap mengedepankan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.
“Kami ingin menunjukkan bahwa kegiatan ini bukan hanya perayaan kemerdekaan, tetapi juga bagaimana membangun kebersamaan. Tentunya semua kegiatan tetap selaras dengan program pemerintah dan mendapat dukungan dari pihak Kelurahan Pendem,” jelasnya.
Lurah Pendem I Putu Eko Darma Wirawan, yang juga menjabat sebagai Plt Camat Mendoyo, turut mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat. Menurutnya, keterlibatan warga menjadi indikator kuatnya kepedulian terhadap lingkungan sekaligus pentingnya membangun hubungan harmonis antara masyarakat dan pemerintah.
“Partisipasi masyarakat tentu sangat bagus dan selalu kami harapkan. Apapun kegiatannya akan kami dukung selama memberikan manfaat dan memiliki makna positif bagi masyarakat,” katanya.
Ia berharap semangat gotong royong yang tumbuh selama peringatan HUT RI ke-81 tidak berhenti setelah kegiatan selesai, melainkan terus menjadi budaya dalam kehidupan bermasyarakat.
Kemerdekaan Dimaknai melalui Kebersamaan
Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Lingkungan Pendem pada akhirnya bukan sekadar agenda tahunan. Kegiatan tersebut menjadi ruang bertemunya masyarakat, pemerintah, generasi muda, pedagang, dan para sesepuh dalam semangat persatuan.
Mulai dari pembiayaan secara swadaya, pemberian bantuan kepada para penglingsir, pemberian ruang bagi pedagang warga, hingga berbagai hiburan dan lomba rakyat, seluruh rangkaian kegiatan menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui tindakan nyata.
Gotong royong, kepedulian sosial, menjaga kebersihan, menghormati sesepuh, dan memperkuat persatuan menjadi pesan utama dari semarak HUT RI ke-81 di Lingkungan Pendem.
- Penulis: Ed27

Saat ini belum ada komentar