Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Dari Tradisi ke Solusi: Gerakan Teba Percepat Penanganan Sampah di Jembrana

Dari Tradisi ke Solusi: Gerakan Teba Percepat Penanganan Sampah di Jembrana

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • visibility 1.126
  • comment 0 komentar

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan mengeluarkan imbauan strategis terkait pengelolaan sampah berbasis sumber. Langkah ini merupakan tindak lanjut nyata terhadap Peraturan Gubernur Bali Nomor 47 Tahun 2019 serta Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 09 Tahun 2025 mengenai Gerakan Bali Bersih Sampah.

Melalui imbauan ini, Bupati menitikberatkan pada partisipasi aktif masyarakat, terutama di lingkungan perdesaan yang memiliki halaman belakang, untuk mulai mengelola limbah rumah tangga secara mandiri di lahan masing-masing melalui metode “Teba Tradisional”.

banner 336x280

Sejatinya metode teba ini sangat dekat dengan kehidupan masyarakat Bali sejak dulu. Namun seiring waktu, mulai ditinggalkan. Kini, Pemerintah Kabupaten Jembrana ingin menghidupkan kembali untuk menangani sampah organik.

Langkah ini sekaligus solusi mempercepat penanganan masalah persampahan dan menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Jembrana. Mengingat sekitar 60-70% sampah rumah tangga adalah organik, jika setiap rumah memiliki Teba, maka beban angkut sampah ke TPA akan berkurang secara signifikan.

“Pengelolaan sampah yang paling efektif dimulai dari rumah tangga. Kami mengimbau warga yang memiliki halaman belakang atau lahan tersisa untuk menerapkan sistem Teba Tradisional guna mengolah sampah organik,” tegas Bupati Jembrana dalam keterangannya rabu ( 22/4).

Memastikan pelaksanaan imbauan berjalan efektif, Bupati mengharapkan peran aktif seluruh Kelian Dinas dan Kepala Lingkungan di Kabupaten Jembrana ikut mengawal.

Bupati meminta mereka menjadi garda terdepan dalam menggerakkan, memantau, serta memastikan pelaksanaan sistem ini di lingkungan masing-masing. Para aparat kewilayahan diwajibkan melaporkan progres penerapan Teba Tradisional kepada Bupati melalui Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan, dan Kawasan Permukiman paling lambat empat minggu sejak imbauan ditetapkan.

“Kita ingin memastikan gerakan Teba Tradisional ini berjalan. Lakukan pemantauan, gerakkan dan pastikan sehingga imbauan ini benar benar berjalan dan laporkan hasilnya dalam waktu maksimal empat minggu,” ujar Bupati.

Pemerintah Kabupaten Jembrana juga berharap metode ini segera menjadi budaya di tengah masyarakat demi mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari secara berkelanjutan.

Masyarakat dapat memulai langkah mandiri dengan membuat lubang Teba di halaman belakang rumah sedalam maksimal 2 meter .Selain menjadi tempat pengolahan sampah dengan nilai ekonomi seperti pupuk kompos, Teba Tradisional diharapkan efektif sebagai lubang resapan air saat musim hujan guna menjaga cadangan air tanah.

“Kunci keberhasilan sistem ini terletak pada kedisiplinan pemilahan, di mana hanya sampah organik yang boleh dimasukkan ke dalam lubang tersebut agar dapat terurai secara alami. Jika semuanya disiplin, kami meyakini volume sampah yang masuk ke TPA Peh jauh berkurang,” tutup Bupati Jembrana. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ciptakan Kondusif Wilayah Babinsa Optimalkan Komsos dengan Warga Binaan

    Ciptakan Kondusif Wilayah Babinsa Optimalkan Komsos dengan Warga Binaan

    • calendar_month Selasa, 20 Agt 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 515
    • 0Komentar

    Gianyar suarajembrana.com – Bintara Pembina Desa Kelurahan Samplangan Sertu I Komang Yudiartana melaksanakan anjangsana dan Komsos dengan warga Samplangan pemilik usaha Las Listrik di wilayah binaannya. Hal ini dilakukan guna mengkondusifkan wilayah jelang (Pilkada) Pemilihan Kepala Daerah. Sertu I Komang Yudiartana jelaskan, kegiatan anjangsana serta Komsos yang dilaksanakan di gudang/bengkel las milik Nyoman Pasek Sariawan […]

  • Dandim 1617/Jembrana dan Istri Turut Hadiri Puncak Acara HUT Kota Negara Ke-128

    Dandim 1617/Jembrana dan Istri Turut Hadiri Puncak Acara HUT Kota Negara Ke-128

    • calendar_month Sabtu, 19 Agt 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 637
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Puncak acara pawai budaya menyambut HUT Kota Negara ke-128 dibuka secara resmi Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Sabtu (19/8). Barisan pawai dilepas ditandai pemukulan kulkul oleh Wagub Bali bersama Bupati Jembrana I Nengah Tamba. Dandim 1617/ Jembrana Letkol Inf.Teguh Dwi Raharja,S.sos beserta istrinya Luh Hesti Ranitasari. Menyaksikan sebanyak 2000 […]

  • 83 Ogoh-ogoh Ikuti Pawai Ogoh-ogoh Anak Usia Dini di Jembrana

    83 Ogoh-ogoh Ikuti Pawai Ogoh-ogoh Anak Usia Dini di Jembrana

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 991
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Bupati Jembrana Made Kembang Hartawan dan Wakil Bupati Jembrana Patriana Krisna membuka pawai Ogoh-ogoh anak usia dini se Kabupaten Jembrana di Simpang Tiga Surapati, Barat Pura Jagatnatha Jembrana pada Selasa 18 Maret 2025. Kegiatan yang mengambil tema Paraspara Sahāya Alikya Šakti “KEKUATAN PERSATUAN DALAM GOTONG ROYONG”, diikuti oleh 33 Kontingen dengan total 83 […]

  • Remisi HUT RI ke-81 di Rutan Negara, Satu Warga Binaan Langsung Hirup Udara Bebas

    Remisi HUT RI ke-81 di Rutan Negara, Satu Warga Binaan Langsung Hirup Udara Bebas

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Jembrana – Bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sebanyak 123 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Negara menerima Remisi Umum (RU), Senin (17/8). Penyerahan remisi tersebut dilakukan secara langsung oleh Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan. Dari total penerima remisi tersebut, satu orang warga binaan […]

  • Ipat Sangat Apreasiasi Museum PNI Shri Wedastera Suyasa

    Ipat Sangat Apreasiasi Museum PNI Shri Wedastera Suyasa

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 663
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Museum PNI Shri Wedastera Suyasa yang berdiri sejak 3 tahun lalu di desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana menjadi salah satu tempat mempelajari sejarah terutama yang berkaitan dengan Presiden pertama Republik Indonesia yaitu Ir. Soekarno. Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna memberikan apresiasi kepada keluarga besar Shri Wedastera Suyasa yang telah […]

  • Musrenbang RKPD 2027 Dibuka, Bupati Kembang: Prioritas Utama Kebutuhan Masyarakat

    Musrenbang RKPD 2027 Dibuka, Bupati Kembang: Prioritas Utama Kebutuhan Masyarakat

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 985
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Gedung Kesenian Bung Karno, Senin (30/3). Acara ini menjadi momentum krusial dalam menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan arah pembangunan strategis kabupaten. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Bappeda Provinsi Bali, Anggota DPRD Kabupaten Jembrana, Forkopimda, Sekda Jembrana, jajaran Kepala […]

expand_less