Perdana, Jembrana Satukan Lintas Sektor Bahas Agenda Pembangunan Strategis
- account_circle Ed27
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 15
- comment 0 komentar

suarajembrana.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana melakukan terobosan baru dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Konsolidasi lintas sektoral berskala besar pada Jumat (13/03/2026). Bertempat di Ballroom Gedung Kesenian Ir. Soekarno.
Pertemuan ini menghadirkan 816 peserta yang merupakan perangkat kewilayahan, desa adat serta tokoh masyarakat sebagai garda terdepan pemerintahan. Pertemuan ini memberikan Pemaparan Strategis, Dari Ketahanan Pangan hingga Investasi.
Sementara materi rakor disampaikan langsung oleh jajaran Forkopimda, pejabat daerah, kepala instansi vertikal hingga Perumda.
Pertemuan ini menjadi momentum krusial bagi Jembrana untuk menyatukan frekuensi , menyatukan barisan dalam menyambut transformasi ekonomi besar-besaran yang tengah berlangsung di wilayah Bali Barat.
Dalam arahannya, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menekankan bahwa pembangunan Jembrana tidak boleh dilakukan secara parsial atau bekerja sendiri-sendiri. Ia menginstruksikan seluruh jajaran, mulai dari tingkat lingkungan hingga dinas, untuk bergerak dalam satu komando yang selaras.
“Kita berkumpul hari ini untuk melihat dengan jernih apa yang sedang terjadi di Jembrana saat ini dan ke mana arah masa depan kita. Semuanya harus bergerak bersama, berpikir bersama, dan bekerja bersama,” tegas Bupati Kembang Hartawan di hadapan ratusan peserta.
Rakor ini berfungsi sebagai wadah konsolidasi data dan rencana strategis yang dipaparkan oleh para ahli dan pimpinan instansi vertikal, di antaranya:
Materi Ketahanan dan Keamanan, oleh Dandim 1617 Jembrana memaparkan Program Strategis Nasional (MBG dan KDMP), sementara Kapolres Jembrana memastikan kesiapan pengamanan Hari Raya Nyepi Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 H.
Materi besar mendasar lainnya Transformasi Ekonomi Berbasis Data oleh BPS Jembrana menyajikan data makro ekonomi sebagai fondasi kebijakan pemerintah yang akurat.
Sementara Progres pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan yang diproyeksikan menjadi pusat perikanan internasional, serta rencana proyek Kerthi Bali Semesta (KBS) di Pekutatan yang mencakup pengembangan Golf & Resort. Termasuk beberapa rencana investasi pihak ketiga dan swasta yang segera beroperasi di Jembrana juga ikut dibahas.
Dari sisi Infrastruktur Penunjang, kepastian pasokan listrik dari PLN dan ketersediaan air bersih dari Perumda Air Minum Tirta Amertha Jati guna mendukung ekosistem industri dan investasi baru.
Sementara untuk peningkatan SDM, Rencana pendirian Sekolah Widyalaya oleh Kemenag Jembrana di Penyaringan serta laporan investasi hijau berkelanjutan dari KPH Bali Barat.
Tak kalah menariknya persoalan sampah dan penataan wilayah ke lingkungan sebagai lingkup terkecil juga ikut dibahas. Kali ini menghadirkan pemateri mengacu pada sukses story inovasi banjar warnasari kelod kecamatan Melaya terkait pengelolaan sampah berbasis sumber.
Bupati menutup koordinasi dengan optimisme tinggi bahwa keterlibatan aktif dari Kelian Adat dan Kepala Lingkungan sangat vital dalam menjembatani program pemerintah ke masyarakat luas. Ia yakin, dengan sinergi ini, peluang strategis yang ada akan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
“Jika semua peluang ini dikelola dengan baik, saya yakin Jembrana akan mengalami lonjakan kemajuan yang signifikan,” pungkasnya. ™
- Penulis: Ed27

Comment