Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Tari Mahaguru, Lahir Dari Filosofi Ulama Islam di Kampung Loloan

Tari Mahaguru, Lahir Dari Filosofi Ulama Islam di Kampung Loloan

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
  • visibility 2.810
  • comment 0 komentar

suarajembrana.com – Tari Mahaguru yang menceritakan kisah perjuangan seorang ulama yang bernama Tuan Guru Abdus Salam dari Kepulauan Bima, yang bertolak ke Bali dan diterima dengan baik oleh Raja Puri Negara. Beliau mengajarkan masyarakat muslim Loloan ilmu agama dan disiplin ilmu yang lainnya seperti pencak silat dan seni bela diri.

Semasa hidupnya, beliau mengabdikan diri untuk mendidik dan membimbing masyarakat muslim Loloan yang sesuai dengan Syariat Islam. Sebagaimana yang pernah beliau pelajari dari Ulama Nusantara dan Arab saat di Mekkah. Beliau dikenal sebagai orang pertama yang mengajarkan Islam sesuai dengan syariat dan menjadi Mahaguru bagi ulama selanjutnya. Tarian Mahaguru tampil di Festival Loloan Jaman Lame jilid 6 di seputaran Jalan Gunung Agung, Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana Bali, Sabtu (18/09/2025).

banner 336x280

Tarian Mahaguru merupakan gerakan silat yang bukan bersifat mematikan dalam beladiri. Akan tetapi mengutamakan gerakan seni beladiri berupa gerakan yang indah namun tetap bertenaga. Tarian Mahaguru lahir dari seorang konseptor Hasbil Ma’ani, S.Pd. (Gus Hasbil). Yang mana koreografer Agung Rahma Putra Penari. Yang sangat mencintai adat, tradisi dan seni budaya Loloan. Karya ini juga sudah mendapat pengakuan karna mendapat juara kategori tari kolaborasi pada ajang ISEF (Indonesia Sharia Economic Festival) pada Tahun 2023.

Hasbil Ma’ani, S.Pd. yang akrab disapa Gus Hasbil merupakan anggota dewan Kabupaten Jembrana, menceritakan, tari Mahaguru adalah kisah perjuangan seorang ulama yang bernama Tuan Guru Abdus Salam dari Kepulauan Bima, yang bertolak ke Bali dan diterima dengan baik oleh Raja Puri Negara. “Beliau mengajarkan masyarakat muslim Loloan ilmu agama dan disiplin ilmu yg lainnya seperti pencak silat dan seni bela diri,” ungkapnya.

Gus Hasbil katakan pula bahwa Tuan Guru Abdus Salam mengabdikan diri untuk mendidik dan membimbing masyarakat muslim Loloan yang sesuai dengan syariat Islam. Sebagaimana yang pernah beliau pelajari dari Ulama Nusantara dan Arab saat di Mekkah.

“Sebagaimana yang pernah beliau pelajari dari Ulama Nusantara dan Arab saat di Mekkah. Beliau dikenal sebagai orang pertama yang mengajarkan Islam sesuai dengan syariat dan menjadi Mahaguru bagi ulama selanjutnya,” jelasnya.

Menurutnya ini khazanah sejarah bagi generasi penerus dan menjadi sebuah kreasi karya sejarah yang dapat dinikmati di era masa kini. Intinya meneruskan sejarah Islam di kampung Muslim Loloan. “Sehingga apapun perkembangan jaman, kita tetap melestarikan sejarah itu sendiri. Ibarat jauh kaki melangkah dari rumah, kita pasti harus pulang kampung. Memakmurkan kampung dengan seni, budaya, kelestarian alam,” ujarnya. ™

  • Penulis: Ed27

Comment

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sihumas Polres Jembrana Raih Dua Penghargaan Bergengsi

    Sihumas Polres Jembrana Raih Dua Penghargaan Bergengsi

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 319
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Seksi Humas Polres Jembrana. Dalam Rapat Kerja Teknis ( Rakernis ) Bidang Kehumasan T.A. 2025 yang diselenggarakan oleh Bidang Hubungan Masyarakat ( Bid Humas ) Polda Bali yang bertempat di Hotel Nirmala, Denpasar. Selasa. (15/7/2025). Dalam kegiatan tersebut, Sihumas Polres Jembrana sukses menyabet dua penghargaan bergengsi sebagai “Terbaik […]

  • Hebat Jembrana Bersholawat, Ribuan Umat Muslim Padati Twin Tower Jembrana

    Hebat Jembrana Bersholawat, Ribuan Umat Muslim Padati Twin Tower Jembrana

    • calendar_month Selasa, 14 Mei 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Ribuan jemaah tumpah ruah memadati Gedung Kesenian Dr Ir Soekarno (Twin Tower) guna mengikuti acara Jembrana Bersholawat bersama Ustadz H Das’ad Latief. Jembrana Bersholawat (Doa Gaspol) dengan mengusung tema “Dari Jembrana untuk Indonesia”. “Atas nama pemerintah kabupaten jembrana, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada panitia penyelenggara “Jembrana Bersholawat” atas […]

  • Tamba Ucapkan Selamat Pasangan Bang Ipat, Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Jembrana

    Tamba Ucapkan Selamat Pasangan Bang Ipat, Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Jembrana

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 322
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Bupati Jembrana I Nengah Tamba secara terbuka menyampaikan ucapan selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati Jembrana terpilih periode 2025-2030 saat rapat penetapan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda). “Selamat kepada Bapak Kembang Hartawan dan Bapak IGN Patrina Krisna (Ipat),” ucap Bupati Tamba, Senin (13/1/2025) di ruang sidang utama DPRD Jembrana. […]

  • Pemkab Jembrana dan Kejari Perkuat Kerja Sama di Bidang Hukum

    Pemkab Jembrana dan Kejari Perkuat Kerja Sama di Bidang Hukum

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.020
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana menjalin kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana dalam bidang hukum perdata dan tata usaha negara yang ditandai dengan penandatangan Nota Kesepahaman antara Bupati Jembrana dengan Kepala Kejaksaan Negeri Jembrana, Kamis (19/6) di ruang rapat aula Jimbarwana Kantor Bupati Jembrana. Penandatanganan nota kesepahaman ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola […]

  • Pondok Pesantren Membangun Nilai Agama dan Toleransi

    Pondok Pesantren Membangun Nilai Agama dan Toleransi

    • calendar_month Minggu, 13 Agt 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 502
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Secara umum pesantren atau pondok bisa didefinisikan sebagai lembaga pendidikan agama Islam dengan sistem asrama atau pondok, di mana kyai sebagai figur sentralnya, masjid sebagai pusat kegiatan yang menjiwainya, dan pengajaran agama Islam di bawah bimbingan kyai yang diikuti santri sebagai kegiatan utamanya. Pondok Pesantren merupakan tolak ukur dalam menggodok santri dan […]

  • Forum Konsultasi Layanan Publik Mengoptimalkan Pelayanan Secara Optimal

    Forum Konsultasi Layanan Publik Mengoptimalkan Pelayanan Secara Optimal

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 263
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Polres Jembrana menggelar Forum Konsultasi Pelayanan Publik di Aula Polres Jembrana, Jumat (22/8), yang dipimpin Kapolres AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, S.H., S.I.K., M.I.K. Kegiatan ini diikuti sekitar 30 peserta dari unsur internal kepolisian, pemerintah daerah, akademisi, organisasi masyarakat, serta media. Kapolres menegaskan forum kali ini difokuskan pada evaluasi standar pelayanan kepolisian, khususnya […]

expand_less