Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Pilih Tempat Tidak Biasa, Bupati Kembang Gelar Mutasi Perdana di Tengah Sawah

Pilih Tempat Tidak Biasa, Bupati Kembang Gelar Mutasi Perdana di Tengah Sawah

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
  • visibility 657
  • comment 0 komentar

suarajembrana.com – Ajak pejabat rasakan kesulitan rakyat, tegaskan pejabat bekerja profesional dan melayani. Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menggelar mutasi perdana dimasa kepemimpinannya. Namun kali ini, tempatnya tidak biasa , bukan digedung atau ruangan , tapi ditengah sawah, tepatnya di Subak Telepus, Desa Delod Berawah, Kecamatan Mendoyo, Senin (30/6).

Sebanyak 34 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemkab Jembrana dilantik. Adapun rincian pejabat yang dilantik yaitu, 23 Pejabat Administrator yang terdiri dari Eselon III/a 12 orang dan Eselon III/b 11 orang. 11 Pejabat pengawas, yang terdiri dari Eselon IV/a 9 orang dan Eselon IV/b 2 orang.

banner 336x280

Daftar pejabat yang turut dalam mutasi diantaranya Kabag Pemerintahan dijabat I Dewa Putu Eka Adi Putra yang sebelumnya Plt, kemudian Kabag Umum dijabat Ni Made Yunny Kurniawati, sebelumnya Pengawas Koperasi Ahli muda menggantikan Inda Mustika Ayu. Selanjutnya Camat Negara dijabat Gede Wariyana Prabawa, yang sebelumnya Lurah Lelateng menggantikan I Wayan Andy Suka Anjasmara, Camat Mendoyo dijabat oleh I Putu Noviana, sebelumnya Sekdis Pertanian dan Pangan menggantikan I Komang Dhiyatmika.

Bupati menjelaskan mengenai alasan pemilihan tempat digelar ditengah sawah. Ada makna serta harapan yang tersirat.

“Saya pilih alam terbuka, sawah ini sebagai tempat pelantikan, bukan tanpa alasan. Saya ingin menyampaikan pesan kepada pejabat yang dilantik bahwa sebagai pejabat publik, saudara harus memiliki sensitivitas terhadap kondisi lingkungan sekitar. Sawah ini bukan sekedar lokasi, tapi sebagai pengingat bahwa setiap langkah kita harus berpijak pada tanah, pada realitas rakyat,” ucapnya.

Kembang menjelaskan sawah adalah harapan para petani, namun kondisi sekarang, sawah ini tidak bisa ditanami lagi karena bendungan jebol. Petani dan keluarganya menjerit dan menangis, mereka tidak tahu harus mengadu kepada siapa.

“Disinilah kehadiran saudara dibutuhkan, untuk mendengarkan dan mencarikan solusi terhadap persoalan yang mereka hadapi. Saudara harus bekerja seperti petani, sabar, jujur dan tak mengenal lelah, agar yang kita tanam hari ini bisa dipanen kelak,” ungkapnya

Lebih lanjut, Bupati Kembang menjelaskan mutasi/ rotasi jabatan ini, dilaksanakan secara profesional dari awal, tengah, sampai akhir dan tidak ada intervensi. Ia sepenuhnya melihat pemenuhan syarat administrasi, aspek kelayakan, aspek kepatutan dan juga kinerja.

“Untuk itu, saya ingatkan, pegawai tidak perlu nyetor sesuatu kepada saya selaku Bupati, baik uang THR, uang aneh-aneh, parcel, bingkisan, kado atau apapun, cukup tunjukkan kinerja untuk rakyat karena penilaian terhadap kinerja dalam perjanjian kinerja saudara akan kami terapkan tegas. Sekali lagi kami yakinkan, tidak ada pungutan, setoran, biaya untuk siapapun dengan dalih apapun dan kepetingan apapun,” tegasnya.

Pelantikan ini dilaksanakan untuk mengisi sejumlah kekosongan jabatan. Kekosongan jabatan tersebut tentunya berpengaruh terhadap efektifitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat yang seharusnya berjalan optimal dan selaras dengan salah satu misi yaitu mewujudkan pelayanan publik yang responsif, adaptif dan inovatif.

“Saya berharap pejabat yang baru dilantik dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, dan selesaikan seluruh kewajiban pada jabatan yang ditinggalkan, dan melakukan ambil alih tugas, dokumen-dokumen penting, arahan pimpinan, dan hal-hal lainnya terkait dengan jabatan lama kepada pejabat yang baru. Jangan meninggalkan jabatan lama begitu saja, kita harus berpikir tentang keberlanjutan pelaksanaan tugas-tugas yang kita tinggalkan, jangan ada ego,” pungkasnya. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gong Kebyar Wanita Tegal Cangkring Jembrana Tampilkan Tari Kreasi di PKB ke-46

    Gong Kebyar Wanita Tegal Cangkring Jembrana Tampilkan Tari Kreasi di PKB ke-46

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 753
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Sanggar Kumara Widya Swara, Kelurahan Tegal Cangkring, Kecamatan Mendoyo, Jembrana tampil pada utsawa (parade) Gong Kebyar Wanita, Pesta Kesenian Bali ke-46 pada Kamis (20/6). Penampilan duta Kabupaten Jembrana pada PKB kali ini di panggung terbuka Ardha Candra, kawasan Art Center Denpasar,  memukau di hadapan ribuan penonton. Adapun materi yang dibawakan sejalan dengan […]

  • Tim Gabungan Akhirnya Temukan Aditya Fikri yang Meninggal Terseret Arus

    Tim Gabungan Akhirnya Temukan Aditya Fikri yang Meninggal Terseret Arus

    • calendar_month Rabu, 20 Des 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 774
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Tim gabungan melaksanakan evakuasi Aditya Fikri Ahimsah (19) tahun asal Banyuwangi yang tenggelam akibat terseret arus di Pantai Pengeragoan. Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, beberapa waktu lalu, Operasi pencarian melibatkan rubber boat Basarnas dan penyisiran pantai oleh keluarga korban pun Usai, Rabu (20/12/23). Berdasarkan informasi tertulis dari Basarnas Jembrana bahwa keluarga korban pertama […]

  • Bupati Kembang Harap PLUT Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif di Jembrana

    Bupati Kembang Harap PLUT Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif di Jembrana

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 964
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan mengunjungi Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM) Kabupaten Jembrana, Selasa (15/3). Selain melihat langsung progress PLUT Jembrana yang telah berdiri sejak tahun 2018, juga wujud komitmen Bupati Jembrana dalam pengembangan UMKM serta pelaku usaha kreatif Jembrana. […]

  • Desa Adat Penyaringan Gelar Upacara Atma Wedana

    Desa Adat Penyaringan Gelar Upacara Atma Wedana

    • calendar_month Minggu, 18 Agt 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 648
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Desa adat Pengaringan menggelar Upacara Atma Wedana diikuti 36 sawa yang melaksanakan mamukur, sedangkan untuk Ngelungah 29 dan ngaben 5. Turut hadir sekaligus upasaksi Bupati Jembrana I Nengah Tamba pada. Minggu (18/8). “Untuk biaya dari masing-masing pemilit diantaranya untuk mamukur pemilet yang dari luar Desa Penyaringan Rp.3 Juta, sedangkan dari Desa Penyaringan […]

  • Kerahkan 100 Orang, Polsek Mendoyo Lakukan Kerja Bakti Paska Puting Beliung

    Kerahkan 100 Orang, Polsek Mendoyo Lakukan Kerja Bakti Paska Puting Beliung

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.038
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Sebanyak 100 orang dikerahkan baik itu unsur Kecamatan, Polsek Mendoyo, Danramil 1617/02 Mendoyo, Anggota dewan, BPBD, Pemerintah Desa Penyaringan dan LPD. Semua dikerahkan untuk melakukan pembersihan area paska puting beliung di pesisir pantai Tembelas, Desa Penyaringan, Kecamatan M3ndoyo, yang menghantam PT Suri Tani Pemuka, bangunan tambak udang, dan salah satu rumah penduduk. Kapolsek […]

  • Kuburan Diterjang Ombak, Bangkai Paus Bungkuk Muncul Kepermukaan Play Button

    Kuburan Diterjang Ombak, Bangkai Paus Bungkuk Muncul Kepermukaan

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Jembrana – Bangkai paus bungkuk yang sebelumnya telah dikuburkan di kawasan Pantai Perancak, Desa Perancak, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, kembali muncul ke permukaan setelah diduga kuburannya diterjang gelombang pasang, Kamis (16/7/2026). Kemunculan kembali bangkai mamalia laut sepanjang hampir delapan meter itu menimbulkan bau busuk menyengat yang dikeluhkan warga. Warga pertama kali mengetahui bangkai paus muncul […]

expand_less