Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Pilih Tempat Tidak Biasa, Bupati Kembang Gelar Mutasi Perdana di Tengah Sawah

Pilih Tempat Tidak Biasa, Bupati Kembang Gelar Mutasi Perdana di Tengah Sawah

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
  • visibility 490
  • comment 0 komentar

suarajembrana.com – Ajak pejabat rasakan kesulitan rakyat, tegaskan pejabat bekerja profesional dan melayani. Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menggelar mutasi perdana dimasa kepemimpinannya. Namun kali ini, tempatnya tidak biasa , bukan digedung atau ruangan , tapi ditengah sawah, tepatnya di Subak Telepus, Desa Delod Berawah, Kecamatan Mendoyo, Senin (30/6).

Sebanyak 34 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemkab Jembrana dilantik. Adapun rincian pejabat yang dilantik yaitu, 23 Pejabat Administrator yang terdiri dari Eselon III/a 12 orang dan Eselon III/b 11 orang. 11 Pejabat pengawas, yang terdiri dari Eselon IV/a 9 orang dan Eselon IV/b 2 orang.

banner 336x280

Daftar pejabat yang turut dalam mutasi diantaranya Kabag Pemerintahan dijabat I Dewa Putu Eka Adi Putra yang sebelumnya Plt, kemudian Kabag Umum dijabat Ni Made Yunny Kurniawati, sebelumnya Pengawas Koperasi Ahli muda menggantikan Inda Mustika Ayu. Selanjutnya Camat Negara dijabat Gede Wariyana Prabawa, yang sebelumnya Lurah Lelateng menggantikan I Wayan Andy Suka Anjasmara, Camat Mendoyo dijabat oleh I Putu Noviana, sebelumnya Sekdis Pertanian dan Pangan menggantikan I Komang Dhiyatmika.

Bupati menjelaskan mengenai alasan pemilihan tempat digelar ditengah sawah. Ada makna serta harapan yang tersirat.

“Saya pilih alam terbuka, sawah ini sebagai tempat pelantikan, bukan tanpa alasan. Saya ingin menyampaikan pesan kepada pejabat yang dilantik bahwa sebagai pejabat publik, saudara harus memiliki sensitivitas terhadap kondisi lingkungan sekitar. Sawah ini bukan sekedar lokasi, tapi sebagai pengingat bahwa setiap langkah kita harus berpijak pada tanah, pada realitas rakyat,” ucapnya.

Kembang menjelaskan sawah adalah harapan para petani, namun kondisi sekarang, sawah ini tidak bisa ditanami lagi karena bendungan jebol. Petani dan keluarganya menjerit dan menangis, mereka tidak tahu harus mengadu kepada siapa.

“Disinilah kehadiran saudara dibutuhkan, untuk mendengarkan dan mencarikan solusi terhadap persoalan yang mereka hadapi. Saudara harus bekerja seperti petani, sabar, jujur dan tak mengenal lelah, agar yang kita tanam hari ini bisa dipanen kelak,” ungkapnya

Lebih lanjut, Bupati Kembang menjelaskan mutasi/ rotasi jabatan ini, dilaksanakan secara profesional dari awal, tengah, sampai akhir dan tidak ada intervensi. Ia sepenuhnya melihat pemenuhan syarat administrasi, aspek kelayakan, aspek kepatutan dan juga kinerja.

“Untuk itu, saya ingatkan, pegawai tidak perlu nyetor sesuatu kepada saya selaku Bupati, baik uang THR, uang aneh-aneh, parcel, bingkisan, kado atau apapun, cukup tunjukkan kinerja untuk rakyat karena penilaian terhadap kinerja dalam perjanjian kinerja saudara akan kami terapkan tegas. Sekali lagi kami yakinkan, tidak ada pungutan, setoran, biaya untuk siapapun dengan dalih apapun dan kepetingan apapun,” tegasnya.

Pelantikan ini dilaksanakan untuk mengisi sejumlah kekosongan jabatan. Kekosongan jabatan tersebut tentunya berpengaruh terhadap efektifitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat yang seharusnya berjalan optimal dan selaras dengan salah satu misi yaitu mewujudkan pelayanan publik yang responsif, adaptif dan inovatif.

“Saya berharap pejabat yang baru dilantik dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, dan selesaikan seluruh kewajiban pada jabatan yang ditinggalkan, dan melakukan ambil alih tugas, dokumen-dokumen penting, arahan pimpinan, dan hal-hal lainnya terkait dengan jabatan lama kepada pejabat yang baru. Jangan meninggalkan jabatan lama begitu saja, kita harus berpikir tentang keberlanjutan pelaksanaan tugas-tugas yang kita tinggalkan, jangan ada ego,” pungkasnya. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengendalian Inflasi Daerah Disperindag Gianyar Gelar Pasar Murah

    Pengendalian Inflasi Daerah Disperindag Gianyar Gelar Pasar Murah

    • calendar_month Jumat, 2 Agt 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 481
    • 0Komentar

    Gianyar suarajembrana.com – Gelar Operasi Pasar di lapangan Desa Mas, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar dalam rangka menanggulangi dampak inflasi daerah. Babinsa Mas Koramil 1616/Ubud Sertu Made Surita dan Bhabinkamtibmas Desa Mas Aiptu Made Karuna Arnawa bersama Perbekel Desa Mas I Wayan Gede Darmayuda serta Staf Desa Mas, mendukung kegiatan pasar murah. Sertu Made Surita menyampaikan […]

  • Gerakan TNI AD Manunggal Air Tahun 2024, Kasad Gelar Video Conference Peresmian 1.898 Titik Air

    Gerakan TNI AD Manunggal Air Tahun 2024, Kasad Gelar Video Conference Peresmian 1.898 Titik Air

    • calendar_month Rabu, 7 Feb 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 524
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Dalam upaya meningkatkan akses air bersih dan kesejahteraan masyarakat, Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf Teguh Dwi Raharja S Sos, turut serta dalam Video Conference Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., yang bertujuan meresmikan 1.898 Titik Air, Gerakan TNI AD Manunggal Air di seluruh penjuru Tanah Air Indonesia. Jembrana (6/2).   […]

  • Bupati Jembrana Batasi Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai, Berlaku Efektif 10 Pebruari 2025

    Bupati Jembrana Batasi Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai, Berlaku Efektif 10 Pebruari 2025

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 550
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengeluarkan Surat Edaran Nomor:100.3.4/ 274/DLH/2025 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi timbulan sampah plastik dilingkungan kantor pemerintahan. Bupati Tamba mengatakan Pemkab Jembrana terus berupaya dalam mengurangi timbulan sampah plastik kemasan sekali pakai dan ASN harus menjadi pelopor ditengah-tengah masyarakat. “Dengan […]

  • Kembang–Ipat Diskusi Strategi Pembangunan Bersama Kaum Muda Jembrana

    Kembang–Ipat Diskusi Strategi Pembangunan Bersama Kaum Muda Jembrana

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 443
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Komunitas anak muda Lokal Perspektif menggelar diskusi publik bertajuk “Refleksi 100 Hari Kepemimpinan dan Analisis Strategi Bupati dan Wakil Bupati Jembrana Menuju Jembrana yang Maju, Harmoni, dan Bermartabat”, Sabtu (19/7), di Ireng Kopi, Dauhwaru. Kegiatan ini menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengevaluasi capaian awal pemerintahan […]

  • Total Salurkan 282,36 Ton Bantuan Pangan Beras CPP, Bupati Kembang : Akhir Juli Harus Selesai!

    Total Salurkan 282,36 Ton Bantuan Pangan Beras CPP, Bupati Kembang : Akhir Juli Harus Selesai!

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 484
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan ingin penyaluran bantuan beras CPP (Cadangan Pangan Pemerintah) yang jumlah 282, 36 Ton, selesai di distribusikan kepada penerima manfaat sampai akhir Juli 2025. Hal tersebut, ia sampaikan saat roadshow pembagian beras CPP dari wilayah paling timur Jembrana, yakni kecamatan Pekutatan sampai kecamatan Melaya, Jumat (25/7). Turut mendampingi, […]

  • Puluhan Perbekel Ikuti Bimtek Peningkatan Kualitas Belanja Desa

    Puluhan Perbekel Ikuti Bimtek Peningkatan Kualitas Belanja Desa

    • calendar_month Jumat, 3 Nov 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 567
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Para Perbekel se-Kabupaten Jembrana mengikuti bimbingan teknis Peningkatan Kualitas Belanja Desa yang dibuka langsung oleh Bupati Jembrana, Jumat (3/11) di Aula Lantai II Jimbarwana, Kantor Bupati Jembrana. Peningkatan kualitas belanja harus diawali dari perencanaan hingga pertanggungjawaban yang baik. Para Perbekel diharapkan mampu memahami regulasi yang akan jadi pedoman pelaksanaan kegiatan di desa. […]

expand_less