Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Kisah Panglima Daeng Si Kudadempet

Kisah Panglima Daeng Si Kudadempet

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
  • visibility 1.249
  • comment 0 komentar

suarajembrana.com – Rombongan eskuadron Daeng Nachoda terkenal dengan sebutan empat Daeng, yaitu Daeng Nachoda, Daeng Sikuda Dempet (kuda empat), Daeng Marema dan Daeng Bira. Daeng Marema dan Daeng Si Kudadempet adalah ahli silat yang pertama mengajarkan seni silat dan tetabuhan genderang gaya Bugis-Makassar, keduanya menetap di Bandar Pancoran setelah selesainya perang Jembrana-Buleleng I, sedangkan Daeng Bira berdakwah dan menetap di Buleleng.

Penelusuran kisah Panglima Si Kudadempet dilacak dari Moyang Guru Gerunuk, seorang guru mengaji asal Semarang yang bersuamikan Wak Ishak yang berasal dari Telango. Kemudian Wak Ishak meninggal dunia dengan meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak. Moyang Guru Gerunuk kemudian menikah dengan Panglima Daeng Si Kudadempet, di Lorong Langgar Timur Sungai sekitar tahun 1715 Masehi. Dari pernikahan Daeng Si Kudadempet dengan Moyang Guru Gerunuk diperoleh lima orang anak yaitu:

banner 336x280

1. Daeng Fatimah
2. Daeng Sayang
3. Daeng Marhaban
4. Daeng Tojibah
5. Daeng H. Tahir (Daeng Djani)

Setelah Daeng Nachoda wafat dan dimakamkan di sekitar Bandar Pancoran, Panglima Daeng Si Kudadempet menggantikan kedudukan Daeng Nachoda sebagai Matoa Bandar Pancoran. Kata matoa berasal dari kata ammatowa: amma = bapak, towa = tua. Maka ammatowa adalah orang yang dituakan di dalam masyarakat, meskipun belum tentu orang yang tersebut adalah orang yang tertua di daerah itu.

Dengan demikian, ammatowaini adalah orang yang terpilih oleh kalangan komunitasnya. Daeng Si Kudadempet mulai menyatukan kembali sisa–sisa armada kapal Daeng Nachoda agar dapat melanjutkan perniagaan ke Makassar dan pelabuhan-pelabuhan dagang di seluruh Nusantara, dan melawan ekspansi kapal-kapal dagang dari VOC dan Portugis.

Sejak dari Makassar Panglima Daeng Si Kudadempet menyamar dari kejaran VOC sebagai saudagar dengan nama Hodah Dempet. Bandar Pancoran Jembrana mulai bertambah maju dan semakin dikenal sehingga sekitar tahun 1740-an datanglah rombongan armada pimpinan Daeng Dorak (H. Abdurrahman) yang masih merupakan keturunan bangsawan dari Kesultanan Wajo dengan diiringi 35 orang anak buah kapalnya berlabuh ke Bandar Pancoran, karena Daeng Si Kudadempet sudah semakin tua, maka olehnya dinikahkanlah Daeng Dorak dengan anaknya yang pertama yang bernama Daeng Fatimah.

Kemudian Daeng Si Kudadempet menyerahkan jabatan Matoa kepada Daeng Dorak, agar di masa tuanya beliau dapat lebih banyak berdakwah sambil mengajarkan silat khas Bugis di Jembrana. Salah seorang muridnya bernama Pan Nyuling (yang lebih dikenal dengan nama Kumpi Nyuling) berasal dari Mertesari kemudian memeluk agama Islam dan menyebarkan Islam sampai di Tuwed.

Setelah meninggal, Pan Nyuling dimakamkan di pemakaman sebelah timur Masjid Baluk, yang dirawat baik oleh keturunannya. Hingga kini, masih terdapat sekitar 50 KK keturunan Pan Nyuling dari generasi kelima dan keenam. Mereka kemudian mendirikan Koperasi Serba Usaha (KSU) “Kumpi Nyuling” di Desa Tuwed, Jembrana.

Kesimpulan kisah Daeng Sikudadempet
1. Panglima Daeng Sikudadempet menggantikan kedudukan Daeng Nachoda sebagai Matoa Bandar Pancoran.

2. Panglima Daeng Sikudadempet menyamar dari kejaran VOC sebagai saudagar dari Makassar dengan nama Hodah Dempet, serta mulai berdakwah dengan mengajarkan silat khas Bugis di Jembrana, salah seorang muridnya Pan Nyuling dari Mertesari yang kemudian menjadi seorang Muslim dan dakwah menyebarkan Islam sampai di Tuwed ( Kumpi Nyuling )

3. Panglima Daeng Sikudadempet menikah dengan Moyang Guru Gerunuk, di Lorong Langgar Timur Sungai ( CIRCA ± 1715 Masehi ), sumber Silsilah Moyang Guru Gerunuk.

 

Refrensi :
1. Buku Daeng Nachoda
2. Silsilah Moyang Guru Gerunuk oleh H. Ikhsan (kelahiran Timur Sungai 1905 – meninggal pada tahun 1987).

 

Oleh Eka Sabara, S.Pd.

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Tamba Dampingi Kapolda Bali Tinjau Pelabuhan Gilimanuk

    Bupati Tamba Dampingi Kapolda Bali Tinjau Pelabuhan Gilimanuk

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 889
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Menjelang meningkatnya arus mudik Lebaran tahun ini, Kapolda Bali Irjen. (Pol) Ida Bagus Kade Putra Narendra sempat mendatangi Pelabuhan Gilimanuk, Rabu (3/4). Kapolda bersama pejabat utama Polda Bali, disambut Bupati Jembrana I Nengah Tamba beserta Forkompinda Jembrana meninjau kesiapan areal fasilitas parkir Kargo Gilimanuk dan Pelabuhan Gilimanuk. Peninjauan itu sekaligus memastikan kelancaran […]

  • Bupati Kembang Hartawan Siap Jalin Sinergi Dengan Karutan Negara

    Bupati Kembang Hartawan Siap Jalin Sinergi Dengan Karutan Negara

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 677
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Setelah 2 (dua) tahun mengabdi dalam dunia pemasyarakatan sebagai Kepala Rutan Kelas II Negara, Lilik Subagiyono menutup lembaran tugas memasuki masa purnabakti dengan menyerahkan jabatan menggantikan posisinya kepada Plt. I Gusti Agus Putra Mahendra yang sebelumnya menjabat Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Minkamtib) Lapas kelas IIA kerobokan bertempat di Aula Rutan […]

  • Sinergi Pemprov Bali dan Pemkab Jembrana Tekan Kasus Rabies

    Sinergi Pemprov Bali dan Pemkab Jembrana Tekan Kasus Rabies

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 937
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Pemerintah Provinsi Bali bersama Pemerintah Kabupaten Jembrana menegaskan komitmen bersama dalam menangani kasus rabies. Kolaborasi ini dilakukan untuk memastikan perlindungan masyarakat sekaligus mencegah penyebaran lebih luas di wilayah Jembrana. Melalui momentum peringatan World Rabies Day 2025 yang digelar di Rest Area Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan Minggu (28/9) ratusan HPR (Hewan Penular Rabies) memperoleh […]

  • Prioritas 100 Hari Kerja, Kembang Tinjau Renovasi Rumah Singgah Warga Jembrana di Denpasar

    Prioritas 100 Hari Kerja, Kembang Tinjau Renovasi Rumah Singgah Warga Jembrana di Denpasar

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 631
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Rumah singgah untuk warga Jembrana yang sedang berobat di Denpasar menjadi salah satu program unggulan Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan dan Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna. Bahkan, program rumah singgah ini menjadi prioritas pada 100 hari kerja Kembang-Ipat. Bergerak cepat untuk segera merealisasikan program ini, Bupati Kembang Hartawan meninjau langsung […]

  • Wabup Ipat Sampaikan Pendapat Ranperda Inisiatif DPRD Jembrana

    Wabup Ipat Sampaikan Pendapat Ranperda Inisiatif DPRD Jembrana

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Jembrana – DPRD Kabupaten Jembrana menggelar Rapat Paripurna II masa persidangan III Tahun 2025/2026, di ruang sidang utama DPRD kabupaten Jembrana, Kamis (9/7/2026). Dipimpin ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi, Rapat Paripurna ini mengagendakan Pendapat Bupati Jembrana terhadap Ranperda inisiatif DPRD serta Pandangan Umum Fraksi tentang Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun 2025. Mewakili Bupati […]

  • Kendalikan Stok Harga Pangan Jelang Hari Raya, Pemkab Jembrana Gelar HLM TPID

    Kendalikan Stok Harga Pangan Jelang Hari Raya, Pemkab Jembrana Gelar HLM TPID

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.481
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna membuka High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Jembrana. Kegiatan tersebut, digelar untuk meningkatkan sinergi kolaborasi pengendalian harga dan stok ketersediaan bahan pangan menjelang Hari raya Galungan dan Kuningan serta Natal dan Tahun Baru. Pelaksanaan HLM TPID yang berlangsung di Ruang Rapat […]

expand_less