Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Jembrana Luncurkan Perdana RDF, Bupati Optimis Tuntaskan 100.000 Ton sampah TPA Dalam 4 Tahun

Jembrana Luncurkan Perdana RDF, Bupati Optimis Tuntaskan 100.000 Ton sampah TPA Dalam 4 Tahun

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Selasa, 20 Agt 2024
  • visibility 760
  • comment 0 komentar

Jembrana, suarajembrana.com – Masalah sampah menjadi persoalan pelik bagi tiap daerah selama ini. Kondisi ini makin diperparah dengan meningkatnya volume sampah  yang terus bertambah tidak sebanding dengan  terbatasnya lahan TPA. Hal itu juga terjadi di Kabupaten Jembrana, masalah sampah menjadi persoalan bertahun tahun mengingat kondisi eksisting TPA Peh yang makin overload. Kondisi itu disadari betul Bupati Jembrana I Nengah Tamba ,dimana targetnya menyelesaikan persoalan sampah sebagai prioritas kerjanya.

Bupati Tamba berkeyakinan dalam empat tahun masalah sampah di TPA Peh yang estimasinya dihitung berkisar 75.000-100.000 ton bisa diatasi dalam empat tahun. Solusinya,  melalui kerjasama pengolahan sampah menjadi RDF (Refuse Derived Fuel).

banner 336x280

Kerjasama pengolahan sampah itu ditandai pengiriman perdana RDF seberat 12 ton hasil pengolahan di TPA Peh menuju pembeli di Jawa Timur.

Kerjasama melibatkan Pemkab Jembrana dengan PT. Wisesa Global Solusindo selaku pengelola alat , PT Solusi Bangun Indonesia selaku buyer penerima RDF, pada Selasa (20/8) di TPA Peh, Desa Kaliakah.

Sementara dari sisi operasional usaha  awal , dibantu oleh BPD Bali melalui dana CSR sebesar Rp 300 juta yang diserahkan langsung Direktur Kredit BPD Bali Kadek Lestara Widiatmika.

Hadir dalam acara peluncuran perdana RDF itu Direktur Utama PT. Wisesa Global Solusindo Asri Mukhtar, Direktur Manufacturing SBI Soni Asrul Sani serta Direktur Kredit BPD Bali Kadek Lestara Widiatmika.

Bupati Tamba mengatakan, masalah sampah bertahun-tahun belum ada solusi maksimal, sehingga menimbulkan tumpukan sampah. Tidak hanya dialami oleh Jembrana, tetapi semua kabupaten lain di Bali dan Indonesia. ”Dengan upaya mengatasi sampah eksisting menjadi RDF ini saya yakin solusi bisa mengatasi tumpukan sampah ini,” ujar Bupati.

Ia meyakini, dalam empat tahun kerjasama ini berjalan baik mampu menuntaskan tumpukan gunung sampah di TPA Peh yang diestimasi mencapai 100 ribu ton.

Saat ini, peralatan dari pihak ketiga sudah cukup memadai, hanya perlu beberapa peralatan tambahan. Bupati Tamba sudah meminta Penjabat Gubernur Bali agar mengalokasikan BKK Provinsi Bali untuk menambah peralatan tahun anggaran perubahan 2024. ”Pj Gubernur sudah setuju,” imbuhnya.

Bupati Tamba menyebut, sudah banyak kabupaten lain yang akan datang untuk melihat RDF ini. Namun sementara belum menerima kabupaten lain yang akan melihat proses pengolahan RDF.

”Ini merupakan pilot projek. Upaya mewujudkan program ini, bukan pekerjaan mudah. Prosesnya selama setahun lebih, hingga akhirnya ada kerjasama dengan pihak ketiga yang bersedia bekerjasama menyediakan peralatan, tanpa harus mengeluarkan anggaran daerah,” ungkapnya.

Bupati Tamba menyampaikan, saat ini masih belum mencapai target permintaan volume RDF. Tetapi nantinya setalah ada penambahan bisa mencapai target volume harian permintaan pihak ketiga yang akan membeli RDF.

“Tujuannya memang untuk membangun negeri. Kita ingin membuktikan bahwa energi terbaru kami bisa dimulai dari Jembrana,” terangnya.

Direktur Manufacturing SBI Soni Asrul Sani mengatakan, pihaknya sudah memberikan spesifikasi dibutuhkan. Karena itu Ia berharap produk RDF dari TPA ini menghasilkan kadar tertentu yang bisa diterima standar pabrik. “Khusus  untuk RDF yang dihasilkan hari ini dinilainya sudah memenuhi standar,“ jelasnya.

Selain itu, untuk pemenuhan kualitas, interaksi dengan pihak pihak yang bekerjasama akan terus dilakukan, agar bagaimana RDF ini polanya bisa diterima.

“Ke depan seperti yang bapak bupati bilang 4 tahun cepat atau lambat tapi kalau bisa ya dipercepat teratasinya. Karena kita  punya komitmen energi terbarukan dan satu lagi energi terbarukan ini juga merupakan program suistainablity di pabrik kita yang harus kita jalankan. Dalam waktu 2030 jadi ada target alternatif dari penggunaan bahan bakar Batubara,“ tuntasnya.™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kembang Hartawan Pastikan Dukungan Penuh Pembangunan RSU Adhyaksa di Pekutatan

    Kembang Hartawan Pastikan Dukungan Penuh Pembangunan RSU Adhyaksa di Pekutatan

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 639
    • 0Komentar

    siarajembrana.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana menegaskan komitmennya untuk terus mendukung setiap tahapan pembangunan Rumah Sakit Umum (RSU) Adhyaksa Bali di Kecamatan Pekutatan. Dalam berbagai kesempatan saat kordinasi via zoom meeting hingga pertemuan tindak lanjuti, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menyatakan sikap sangat terbuka dan menyambut hangat realisasi pembangunan Rumah Sakit Adhyaksa di Kecamatan Pekutatan. […]

  • 7 Prajuru Desa Adat Di Jembrana Resmi Dilantik Masa Bakti 2026-2031

    7 Prajuru Desa Adat Di Jembrana Resmi Dilantik Masa Bakti 2026-2031

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 808
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Sebanyak 7 Prajuru Desa Adat secara resmi dikukuhkan Masa Bakti 2026-2031, diantaranya Prajuru Desa Adat Pengeragoan Dangin Tukad, Desa Adat Juwuk Manis, Desa Adat Giri Utama, Desa Adat Yehbuah, Desa Adat Kerta Jaya Pendem, Desa Adat Banyubiru dan Prajuru Desa Adat Tegal Badeng Timur Bertempat di Balroom Gedung Kesenian IR Soekarno Wrespati Wage […]

  • Belum Optimal Setahun, Mesin RDF Milik PT Wisesa Ditarik Untuk Perbaikan

    Belum Optimal Setahun, Mesin RDF Milik PT Wisesa Ditarik Untuk Perbaikan

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.547
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Mesin pengolahan sampah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) milik PT Wisesa Global Solusindo yang terpasang di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Peh, Banjar Peh, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, rencananya akan ditarik kembali oleh pihak perusahaan. Langkah tersebut diambil karena mesin yang didatangkan sejak Bulan juli 2024 itu tidak beroperasi secara optimal. Sejak […]

  • Cucu I Gusti Ngurah Rai Nanik Suryani Pimpin PPM Bali Periode 2026-2030

    Cucu I Gusti Ngurah Rai Nanik Suryani Pimpin PPM Bali Periode 2026-2030

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.157
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Rangkaian memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54, segenap Pimpinan dan Pengurus Pemuda Panca Marga (PPM) menggelar Apel Ziarah dan Tabur Bunga di pusaran para Pahlawan Taman Pujaan Bangsa Margarana (TPBM), Minggu, 27 April 2025. Berlangsung cukup meriah, yang dihadiri oleh seluruh anggota Pemuda Panca Marga (PPM) dari 9 Kabupaten/kota se-Bali. Tampak hadir, Ketua […]

  • Sinergitas Jajaran Forkopimda, Ciptakan Pilkada Serentak Aman dan Damai

    Sinergitas Jajaran Forkopimda, Ciptakan Pilkada Serentak Aman dan Damai

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 786
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Menghadapi Pilkada serentak 2024, Penjabat sementara (Pjs) Bupati Jembrana, I Ketut Sukra Negara bersama jajaran Forkopimda, menggelar rapat untuk memantapkan stabilitas keamanan. Rapat ini berlangsung di Rumah Kreteg Nyirang, Kecamatan Negara, Jembrana, Kamis (10/10). Disamping momentum silaturahmi, forum ini bertujuan untuk membahas langkah-langkah antisipatif terhadap potensi kerawanan yang mungkin terjadi selama tahapan […]

  • Jumat Berbagi, Kodim 1617/Jembrana Salurkan Paket Sembako

    Jumat Berbagi, Kodim 1617/Jembrana Salurkan Paket Sembako

    • calendar_month Sabtu, 20 Jan 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.236
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Komandan Kodim 1617Jembrana Letkol Inf Teguh Dwi Raharja S Sos memimpin kegiatan Rutin Jumat Berbagi, dengan membagikan sembako kepada sesama dalam hal ini anak-anak Yatim yang berada Panti Asuhan Arta Kara Kumara bertempat Jalan Sedap Malam No.5 Negara, Banjar Kaliakah, Desa Kaliakah Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Jumat (20/01/2024). Di tengah padatnya aktifitas, […]

expand_less