Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Pendidikan » Festival Lelakut Bangkitkan Seni Kearifan Lokal

Festival Lelakut Bangkitkan Seni Kearifan Lokal

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Sabtu, 16 Mar 2024
  • visibility 710
  • comment 0 komentar

Jembrana suarajembrana.com – Puluhan Orang Orangan Sawah atau disebut Lelakut dengan berbagai kreasi ramaikan Festival Lelakut 2024 yang digagas Majelis Alit Subak Kecamatan Negara bertempat di Musium Subak, Subak Basah Tegal Berkis Desa Kaliakah, Sabtu (16/3). Selain Festival Lelakut pada waktu yang bersamaan juga diresmikannya Musium Subak sebagai sarana edukasi.

Bagi kalangan petani Lelakut (orang-orangan sawah) sudah tidak asing lagi tetapi dimasa sekarang masyarakat umum atau generasi muda mungkin tidak banyak tau tentang Lelakut.

banner 336x280

Ketua Panitia I Gede Merta yang juga selaku Ketua Majelis Alit Subak Kecamatan Negara menjelaskan Festival Lelakut 2024 bertujuan untuk melestarikan tradisi adat budaya dan kearifan lokal mengingat hilangnya nilai-nilai mistis yang ada di areal subak.

“Lelakut merupakan suatu bentuk kreatifitas para petani dan sekaligus menjadi penghormatan budaya leluhur yang saat ini trus dilestarikan sehingga generasi muda tidak kehilangan salah satu warisan budaya yang syarat akan makna dan filosofi,” ujarnya.

Gede Merta menambahkan Lelakut merupakan suatu sarana tradisional petani untuk menakut nakuti burung pipit yang suka memakan padi, uniknya Lelakut yang telah diberi mantra dan sesaji khusus juga berfungsi sebagai penolak bala untuk menjaga agar sawah dijauhi dari hal hal buruk.

“Di jaman sekarang Lelakut hanya dibuat sekedarnya hanya menggunakan bahan limbah yang sederhana agar sawah rame dan burung burung tidak berani mendekat, dengan memadukan tradisi dan seni Lelakut dapat dibuat lebih menarik bukan sekedar menakut nakuti burung ada hal yang lebih dari itu dan juga akan membuat indahnya pemandangan bagi masyarakat yang sedang melewati sawah,” imbuhnya.

Dalam festival Lelakut kali ini selain memamerkan kreatifitas para petani juga mengedukasi bahwasanya terdapat tatacara yang benar untuk pembuatan lelakut.

“Lelakut yang dibuat dengan bahan bahan pilihan dan telah diisi mantra dan sesaji biasanya sangat ampuh untuk menangkal ilmu hitam, tetapi sekarang Lelakut yang berfungsi sebagai penolak bala sangat jarang ditemukan karena banyak petani yang tidak mengerti tatacara membuat Lelakut bertuah,” ungkap Gede Merta.

Sementara itu, Bupati Jembrana yang diwakili Kepala BPKAD I Komang Wiasa mengapresiasi terselenggaranya Festival Lelakut 2024 dengan tujuan meningkatkan semangat petani serta menjadikan sarana edukasi bagi generasi muda untuk melestarikan budaya dan kearifan lokal.

“Ke depan festival seperti ini diharapkan dapat diselenggarakan dengan lebih besar lagi dengan harapan petani menjadi semangat, memikat generasi muda untuk bertani dan tentu harga komoditi petani meningkat menuju jembrana emas 2026,” pungkas I Komang Wiasa. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mayat Yang Ditemukan Nelayan Pengambengan, Akhirnya Berhasil Terindentifikasi

    Mayat Yang Ditemukan Nelayan Pengambengan, Akhirnya Berhasil Terindentifikasi

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 566
    • 0Komentar

    suarajembrana com – Kesigapan dan kecepatan respons kembali ditunjukkan jajaran Polres Jembrana. Personel Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Jembrana bergerak cepat mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan masyarakat terkait penemuan sesosok mayat mengapung di perairan Pantai Pengambengan, tepatnya di belakang pabrik PT Indo Hamafish, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Minggu […]

  • Pemkab Jembrana Ngaturang Bhakti Penganyar di Pura Mandhara Giri Semeru Agung

    Pemkab Jembrana Ngaturang Bhakti Penganyar di Pura Mandhara Giri Semeru Agung

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 598
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Serangkaian Karya Agung Panca Wali Krama di Pura Mandhara Giri Semeru Agung, Senduro Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (1/8/2024). Pemkab Jembrana Ngaturang Bakti Penganyar yang dipimpin langsung Bupati Jembrana, I Nengah Tamba bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Jembrana, Ny. Candrawati Tamba, Sekretaris Daerah, I Made Budiasa dan rombongan Kepala OPD dan jajaran staf […]

  • Hari Kesatuan Gerak PKK ke-52 di Jembrana, Tamba Ipat ikuti Lomba Sambung Lagu

    Hari Kesatuan Gerak PKK ke-52 di Jembrana, Tamba Ipat ikuti Lomba Sambung Lagu

    • calendar_month Selasa, 11 Jun 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 559
    • 0Komentar

    Jembrana  suarajembrana.com – Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-52 di wilayah Kabupaten Jembrana berlangsung meriah. Dengan mengusung tema  “Bergerak Bersama PKK, Mewujudkan Keluarga Sejahtera Menuju Indonesia maju”, acara tersebut diisi dengan berbagai kegiatan menarik, salah satunya adalah lomba sambung lagu yang diikuti oleh para pejabat Pemkab Jembrana dan instansi terkait. Acara yang digelar […]

    • calendar_month Rabu, 3 Jan 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 838
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Babinsa Desa Medewi, Koramil 1617-04/Pekutatan, Pelda Komang Soyen bersinergi dengan Babinkamtibmas melaksanakan pendampingan dan pengawalan kegiatan pembagian Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Kabupaten Jembrana kepada masyarakat yang berhak menerima, berupa beras 10 Kg/KK dengan jumlah keseluruhan 90 orang, bertempat di Kantor Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Selasa (02/01/2024). Di hadiri dalam […]

  • Ayah Tiri Rudapaksa Bocah SD Hingga Pendarahan

    Ayah Tiri Rudapaksa Bocah SD Hingga Pendarahan

    • calendar_month Sabtu, 27 Jul 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 786
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Nasib tragis dialami bocah SD di salah satu desa di Kecamatan Negara, Jembrana. Korban diduga diperkosa ayah tirinya hingga mengalami pendarahan selama tujuh hari dan robek pada dinding rahim. Korban yang mengalami taruma kini dirawat di rumah sakit. Informasi yang berhasil dihimpun, pelaku berinisial RZ, saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka dan […]

  • Paparkan Sabha Wana Kerthi, Bupati Tamba Jadi Pembicara di Festival LIKE II KLHK

    Paparkan Sabha Wana Kerthi, Bupati Tamba Jadi Pembicara di Festival LIKE II KLHK

    • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 627
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Bupati Jembrana, I Nengah Tamba kembali didapuk menjadi pembicara di tingkat nasional. Teranyar, Bupati Tamba dipercaya oleh Kementrian Lingkungan Hidup RI menjadi pembicara dalam talk show lingkungan, iklim, kehutanan, dan energi baru terbarukan yang digelar serangkaian dengan Festival LIKE II yang dilaksanakan di JCC (Jakarta Convention Center), Kamis (8/8). Membawakan materi, Saba […]

expand_less