Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Pendidikan » Bupati Tamba Apresiasi Pejuang di Jalan Sunyi Haji Raden Suharyo

Bupati Tamba Apresiasi Pejuang di Jalan Sunyi Haji Raden Suharyo

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Selasa, 30 Jan 2024
  • visibility 1.010
  • comment 0 komentar

Jembrana suarajembrana.com – Bupati Jembrana I Nengah Tamba, dan Rektor ITB Stikom Bali, Dr. Dadang Hermawan, menghadiri dan sekaligus menjadi pembicara dalam peluncuran buku “Haji Raden Suharyo, Pejuang di Jalan Sunyi.” Peluncuran dilaksanakan di Gedung Bersama Loloan Barat, Negara, Jembrana, Minggu (28/1/2024) malam.

Hadir dalam acara tersebut keluarga Raden Suharyo, putranya yakni R. Azhari, Ketua FPSI Bali, H. Imam Asrorie, H.Arsyad Ketua NU Jembrana, Camat Negara, Lurah Loloan Barat, Kepala Desa Tegal Badeng Timur dan sejumlah tokoh Muslim Jembrana, M Suharto Sejarawan Pegayaman serta pengurus FPSI Buleleng. Juga hadir para pemuda-pemudi Loloan.

banner 336x280

Buku “Haji Raden Suharyo, Pejuang di Jalan Sunyi” ditulis budayawan kelahiran Loloan Barat, Eka Sabara yang sekarang menetap di Desa Pengambengan. Dalam pengantarnya, Eka Sabara menjelaskan, bahwa kepahlawanan Raden Suharyo tidak banyak dikenal generasi saat ini. Karena memang Raden Suharyo sendiri menutupi perannya tersebut.

“Peranan penting Raden Suharyo dalam aksi-kasi gerilya bersama para pejuang di wilayah Jembrana, yang menandai sebuah era kebangkitan kaum muda Jembrana pada masa-masa perjuangan Kemerdekaan RI,” kata Eka.

Hal senada diungkapkan R.Azhari, putra dari Raden Suharyo. Menurut R. Azhari, dirinya tidak mendengar langsung cerita kepahlawanan dari ayahnya. Justru, ia mendengar cerita kepahlawanan ayahnya dari orang lain.

Ayah saya Raden Suharyo, merupakan koordinator peledakan gudang amunisi Jepang. Meskipun seorang ningrat, kata dia, ayahnya justru sangat dekat dengan masyarakat,” ungkapnya.

Kata dia, kakeknya pernah menjabat camat kaum Muhammaden atau camatnya orang-orang pribumi Muslim, Kristen, dan Budha/Tionghoa non Hindu Bali. Yang disebut Camat Loloan saat itu. Sebagai anak seorang Camat di masa pemerintahan Belanda, Ayahnya juga ikut berjuang melawan NICA pada tahun 1947 dan 1949 saat Belanda bersama NICA kembali ke Indonesia pasca Proklamasi Kemerdekaan RI.

“Raden Suharyo memperoleh penghargaan berupa Satya Lencana Peristiwa Aksi Militer Kesatu dan Satya Lencana Peristiwa Aksi Militer Kedua dari Menteri Pertahanan RI pada tahun 1958 yaitu Djuanda,” ujarnya.

Bahkan, menurut Eka Sabara, Raden Suharyo yang punya ide bersama Bupati Jembrana, IBG Doster, memindahkan kerangka para pahlawan yang berada di berbagai desa seperti Tegal Badeng, Pengambengan, Air Kuning, Loloan, ke Makam Pahlawan. Namun, Raden Suharyo sendiri meminta kelak kalau meninggal dunia agar tidak dimakamkan di Taman Makam Pahlawan, melainkan di pemakaman umum di Terusan Loloan Barat. Raden Suharyo yang lahir pada 25 Oktober 1918 di Loloan Barat, meninggal dunia pada usia 89 tahun.

Sementara Rektor ITB Stikom Bali, Dr, Dadang Hermawan, mengatakan, generasi milenial sekarang memang kurang menyukai sejarah. Karena bagi mereka, sejarah adalah masa lampau, kita masa depan.

“Tetapi menurut saya sejarah tetap penting untuk dijadikan referensi untuk tindakan kita di masa yang akan datang. Saya berharap buku ini selain dicetak juga ada buku dalam bentuk online atau digital yang bisa diakses semua orang, termasuk generasi muda yang sehari-harinya selalu bergaul dengan yang namanya gadget, yang namanya gawai, yang namanya HP,” papar caleg DPR RI dari Partai Demokrat.

Sedangkan Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, mengaku tidak menyangka sosok Eka Sabara merupakan seorang penulis. “Paling tidak kita punya Rocky Gerung di Jembrana,” kata Tamba, disambut tawa peserta.

Tamba mengaku melihat keberanian dari seorang Eka Sabara yang merangkaikan pikiran, berdasarkan fakta-fakta sejarah atau literatur yang dibaca atau menemukan folkor atau cerita rakyat yang dikutip sehingga menjadi catatan yang bagus untuk dibaca. Yang diberi judul ‘Pejuang di Jalan Sunyi’.

Tamba juga melibat Raden Suharyo sosok yang ditulis dalam buku “Pejuang di Jalan Sunyi sebagai anak muda Jembrana di zamannya yang mempunyai integrasi yang luar biasa, dalam menjaga martbat dan harga diri, terutama keluarga dan bangsanya. Padahal, kata dia, di zaman itu kalau kita mau disuap, mudah sekali kita disuap. Mudah sekali untuk mencari kekayaan untuk diri sendiri.

Di sini kata kunci yang kita dapatkan bagaimana anak muda konsisten. Dia (Raden Suharyo-red) masih muda sudah pergi meninggalkan rumah untuk perubahan. Untuk berjuang. Tidak mau menjadi anak yang terjajah, anak yang tertindas,” jelasnya Bupati Tamba.

Menurutnya, cuma karena hanya di ruang lingkup Jembrana, maka Raden Suharyo berjuang sebatas di Jembrana. “Kalau beliau ada di lingkungan elit Jakarta mungkin pengaruhnya beda. Beliau akan mengguncangkan Indonesia. Beliau menginsipirasi bagaimana anak muda sekarang punya martabat, punya harga diri, dan punya tujuan,” tambah Tamba.

Ia menilai, buku “Pejuang di Jalan Sunyi” karya Eka Sabara ini memberikan suatu gambaran kepada bagaimana anak muda harus berjuang. Ia berharap, buku ini dibaca generasi muda sehingga tergerak dalam dirinya untuk meneladani tokoh Raden Suharyo. “Terima kasih Bang Eka Sabara. Bang Eka ini juga berjuang dengan caranya sendiri,” tuntas Tamba dalam mengapresiasi buku itu. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Jembrana Salurkan Bantuan Bagi Warga Disabilitas dan Perempuan Rawan Sosial Ekonomi

    Pemkab Jembrana Salurkan Bantuan Bagi Warga Disabilitas dan Perempuan Rawan Sosial Ekonomi

    • calendar_month Kamis, 24 Agt 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 779
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Sebanyak 300 paket beras dan 84 paket sembako disalurkan pemerintah Kabupaten Jembrana sebagai bentuk tali kasih kepada warga penyandang disabilitas dan perempuan rawan sosial ekonomi di Kabupaten Jembrana. Penyaluran bantuan dimulai sejak kemarin dari Kecamatan Melaya dan Negara yang dilanjutkan hari ini untuk kecamatan Jembrana, Mendoyo dan Pekutatan. Penyaluran secara langsung dilakukan […]

  • FKUB dan Bupati Gelar Rapat Terkait Pelanggaran yang Viral di Kampung Loloan

    FKUB dan Bupati Gelar Rapat Terkait Pelanggaran yang Viral di Kampung Loloan

    • calendar_month Senin, 31 Mar 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 700
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Pelanggaran Nyepi terjadi di Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana, dan Loloan Barat, Kecamatan Negara, Jembrana, Bali. Pelanggaran Nyepi itu viral di media sosial (medsos) dan menjadi perbincangan hangat. Beberapa video-video yang beredar menunjukkan masyarakat Kampung Loloan beraktivitas seperti biasa saat Nyepi, termasuk bersepeda, berkendara motor, dan bahkan aktivitas jual beli. Banyak komentar negatif […]

  • Waka Polres Jembrana Hadiri Rapat Paripurna I DPRD Kabupaten Jembrana

    Waka Polres Jembrana Hadiri Rapat Paripurna I DPRD Kabupaten Jembrana

    • calendar_month Rabu, 13 Mar 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 599
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Jembrana telah dilaksanakan Rapat Paripurna I DPRD Kabupaten Jembrana Masa Persidangan II Tahun Sidang 2023/2024, dengan agenda pembacaan Raperda oleh Ketua Komisi I, II dan III dan penjelasan Bupati Jembrana tentang nota pengantar laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Jembrana Tahun 2023, Rabu (13/03). Dan penjelasan Bupati Jembrana […]

  • Tamba Bukti Sinergitas Eksekutif dan Legislatif, Enam Ranperda Disetujui Jadi Perda

    Tamba Bukti Sinergitas Eksekutif dan Legislatif, Enam Ranperda Disetujui Jadi Perda

    • calendar_month Rabu, 17 Apr 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 649
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Rapat Paripurna V Masa Persidangan II Tahun Sidang 2023/2024 yang dipimpin Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Jembrana, Rabu (17/4), menetapkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam 6 Ranperda yang ditetapkan terdiri dari 2 Ranperda usulan Pemerintah Kabupaten Jembrana dan 4 […]

  • Pemkab Jembrana Segera Luncurkan Program Permodalan Bagi PMI Jembrana

    Pemkab Jembrana Segera Luncurkan Program Permodalan Bagi PMI Jembrana

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 855
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana segera Luncurkan Program fasilitasi permodalan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan Peserta Pemagangan Luar Negeri (PPLN). Bantuan nantinya berupa Kredit Bersubsidi bagi PMI dan PPLN yang memenuhi persyaratan. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), saat melepas keberangkatan 36 Alumni DTC Jembrana yang akan bekerja […]

  • Tawur Agung Kesanga Jembrana 2026: Dipimpin Lima Sulinggih, Harmoni Penyucian Lima Penjuru Alam

    Tawur Agung Kesanga Jembrana 2026: Dipimpin Lima Sulinggih, Harmoni Penyucian Lima Penjuru Alam

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.044
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Puncak upacara Tawur Agung Kesanga Kabupaten Jembrana dalam rangka menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 berlangsung khidmat di Catus Pata Kabupaten Jembrana, Rabu (18/3). Prosesi sakral tahun ini menjadi istimewa dengan kehadiran lima Sulinggih yang memuput langsung jalannya upacara untuk memohon harmonisasi alam semesta. Kelima Sulinggih yang memimpin prosesi penyucian tersebut […]

expand_less