Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Sampaikan duka mendalam, Bupati Tamba hadiri Pelebon Putra Kedua Wabup Jembrana

Sampaikan duka mendalam, Bupati Tamba hadiri Pelebon Putra Kedua Wabup Jembrana

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Sabtu, 20 Apr 2024
  • visibility 399
  • comment 0 komentar

Jembrana suarajembrana.com – Bupati Jembrana I Nengah Tamba didampingi Ny Candrawati Tamba hadiri Pelebon (Pengabenan) Kadek Narendra Krisnanda Ray, Putra kedua Wakil Bupati Jembrana IGN Patriana Krisna (Ipat), Sabtu (20/4)

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Jembrana Ni Made Sri Sutharmi, Sekda Kabupaten Jembrana I Made Budiasa, serta Kepala OPD dilingkup Pemerintah Kabupaten Jembrana.

banner 336x280

Dalam acara tersebut Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengucapkan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas kepergian putra Wakil Bupati Jembrana.

“Turut berduka cita atas berpulangnya Kadek Narendra Krisnanda Ray semoga Amor Ring Acintya, dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan,” ucapnya

Pihaknya bersama jajaran menyempatkan diri untuk hadir di Pengabenan tersebut dengan maksud memberikan doa terbaik bagi almarhum dan memberi semangat kepada Wakil Bupati Jembrana agar tabah dalam menjalani cobaan yang datang.

“Kami berharap dengan kehadiran kami dapat memberi semangat Wabup Ipat agar tabah dalam menjalani cobaan yang datang,” tandasnya

Diketahui sebelumnya, Kadek Narendra Krisnanda Ray (15) mengalami lakalantas di Jalan Denpasar-Gilimanuk, Banjar Tengah, Desa Mendoyo Dauhtukad, Kecamatan Mendoyo, Jumat 5 April 2024.

Setelah enam hari dirawat dengan kondisi kritis, Kadek Narendra meninggal Dunia pada Kamis, 11 April 2024 di Rumah Sakit Prof Ngoerah Denpasar.

Adapun prosesi upacara ngaben dimulai dengan ritual ngulapin dan nebusin di RS Prof Ngoerah di Denpasar, serta di perempatan agung, Minggu 14 April 2024, Prosesi dilanjutkan dengan nunas baos atau mesuugan pada Selasa 16 April 2024. Jumat 19 April 2024 dilaksanakan prosesi nyiramin layon (memandikan) dan metatah (potong gigi). Dilanjutkan dengan ngulapin dan nebusin di Pura Dalem Desa Adat setempat dan diakhiri dengan proses pengajaran atau narpana.
Selanjutnya, Sabtu 20 April 2024 dilaksanakan prosesi palebon di setra desa adat setempat. Selanjutnya juga akan dilaksanakan ngayud ke segara dan dilanjutkan dengan ngebi serta ngider sampai gading. ™

 

  • Penulis: Ed27

Comment

Rekomendasi Untuk Anda

  • Capai 71%, Revitalisasi Pasar Umum Negara Ditargetkan Rampung Sesuai Jadwal

    Capai 71%, Revitalisasi Pasar Umum Negara Ditargetkan Rampung Sesuai Jadwal

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Bupati Jembrana, I Nengah Tamba kembali meninjau revitalisasi Pasar Umum Negara didampingi para Asisten Setda, Kadis PUPRPKP, Kadis PMD dan Kadis Koperasi UKM dan Perdagangan Jembrana, Jumat (17/5). Pihaknya kembali memastikan pembangunan sesuai dengan yang direncanakan, dimana pada pemantauan sebelumnya ada sejumlah koreksi yang menjadi addendum pembangunan ini. Revitalisasi pasar terbesar di […]

  • Rakercab Pramuka Jembrana 2025, Fokus Tingkatkan Kompetensi Para Pembina

    Rakercab Pramuka Jembrana 2025, Fokus Tingkatkan Kompetensi Para Pembina

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 308
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Tahun 2025 yang merupakan agenda rutin Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Jembrana digelar di Aula Lantai II Jimbarwana, Kantor Bupati Jembrana pada Minggu (20/7). Rakercab ini dibuka secara resmi oleh Sekda Jembrana I Made Budiasa dengan penyerahan Palu Rakercab kepada perwakilan Kwarcab Jembrana yang juga didampingi Sekretaris Kwarda Bali dan […]

  • Tamba Serahkan BKK Serta Bantuan Babi Untuk Desa Adat Se-Jembrana

    Tamba Serahkan BKK Serta Bantuan Babi Untuk Desa Adat Se-Jembrana

    • calendar_month Rabu, 7 Feb 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 438
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Pemkab Jembrana mengucurkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kabupaten Jembrana bagi desa adat. Dana yang dikucurkan untuk desa adat total sebesar Rp.15.400.400.000 bersumber dari anggaran pendapatan belanja daerah Kabupaten Jembrana. Bantuan ini diharapkan bisa mendorong prajuru Adat kedepannya agar bekerja semakin professional. BKK untuk Desa Adat ini diserahkan secara simbolis oleh Bupati Jembrana, […]

  • Tim Penggerak PKK Jembrana Ajak Sebarluaskan Komitme

    Tim Penggerak PKK Jembrana Ajak Sebarluaskan Komitme

    • calendar_month Senin, 16 Okt 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Para ketua Tim Penggerak (TP) PKK di kabupaten Jembrana mulai dari tingkat Desa/Kelurahan hingga kabupaten mengikuti kegiatan Sosialisasi Perlindungan Perempuan dan Anak yang dilaksanakan di Kebun Raya Jagatnatha, Minggu (15/10). Kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Jembrana secara outdoor ini diisi langsung Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) […]

  • Panorama Halaman Makodim 1617Jembarana Asri dan Lestari

    Panorama Halaman Makodim 1617Jembarana Asri dan Lestari

    • calendar_month Sabtu, 15 Jul 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 443
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Merubah paradigma yang identik dengan suasana protokoler, berubah suasana anak-anak kecil bermain bebas di halaman Makodim 1617/Jembrana. Ratusan anak-anak memeriahkan acara ulang tahun putri si kecil Aliya Hapsari Raharja. Satu tahun usia pasangan Letkol Inf. Teguh Dwi Raharja,S.sos. dan Luh Hesti Ranitasari. Tak ada rasa takut anak-anak berbaur dari anak yatim piatu, […]

  • Wida’ Syair Khas Loloan Tentang Perpisahan 10 Malam Terakhir Bulan Ramadhan

    Wida’ Syair Khas Loloan Tentang Perpisahan 10 Malam Terakhir Bulan Ramadhan

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 720
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Wida’ atau sering disebut “Ngewida”, merupakan tradisi yang cukup unik, dan hanya ada di Loloan yaitu tradisi “Ngewida’. Ngewida’ cukup unik karena hanya dilaksanakan pada 10 malam terakhir Ramadhan. Sesuai dengan artinya Ngewida’ membaca syair syair pujian sebagai bentuk perpisahan akan bulan Ramadhan, bulan yang mempunyai malam Seribu Bulan. Sekitar abad ke 18 […]

expand_less