Pemkab Genjot Pemuda Jembrana Manfaatkan Program Kredit Bersubsidi Untuk PMI
- account_circle Ed27
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 53
- comment 0 komentar

suarajembrana.com – Bekerja di luar negeri masih menjadi salah satu pekerjaan dengan hasil menjanjikan untuk saat ini. Untuk membantu masyarakat mewujudkan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Jembrana menyiapkan anggaran sebesar Rp.3 Miliar untuk subsidi kredit bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan Peserta Pemagangan Luar Negeri (PPLN).

Program ini, menjadi salah satu program prioritas Bupati Kembang Hartawan bersama Wabup Patriana Krisna. Pemberian kredit bersubsidi ini dibuat untuk memberikan bantuan akses permodalan berupa kredit bersubsidi bagi warga Jembrana yang akan bekerja atau magang ke luar negeri.
Menurut Bupati Kembang Hartawan, program kredit bersubsidi ini akan sangat membantu masyarakat yang belum memiliki modal yang cukup untuk bisa bekerja ke luar negeri. Hal tersebut disampaikannya dalam acara penandatanganan Kontrak Kerja antara Pencari Kerja dan Pemberi Kerja, Jumat (29/8) di Panggung Pameran Industri dan UMKM Jembrana.
“Ini adalah salah satu dari 24 program prioritas kita, yaitu memberikan dana talangan tanpa bunga, tanpa jaminan untuk para pekerja migran dari Jembrana, dan program ini pertama di Bali. Karena kami sadar untuk saat ini memang kerja diluar negeri paling menjanjikan,” ucapnya.
Selain itu, sebagai upaya mendorong masyarakat untuk bekerja keluar negeri, Pemkab Jembrana juga membuka Job Fair pada Pameran Industri dan UMKM dalam rangkaian HUT kota Negara ke-130 yang telah berlangsung dari 14 Agustus hingga 31 Agustus 2025 di area Parkir Pemkab Jembrana.
Finalnya, sebanyak 191 orang pencari kerja melakukan penandatanganan kontrak kerja dengan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia yang disaksikan langsung oleh Bupati Kembang Hartawan didampingi Wabup Patriana Krisna, Sekda Jembrana dan Plt. Kadis Nakerprin Jembrana.
“Saya berharap, adik-adik bisa menginspirasi teman-teman yang lain maupun saudaranya. Saya merasa bangga, adik-adik punya kemauan yang kuat, bisa kerja merantau keluar negeri dan ini tidak mudah,” ujar Bupati Kembang.
Dari Rp.3 Miliar anggaran yang disiapkan Pemkab Jembrana, program kredit bersubsidi ini telah dimanfaatkan oleh 7 orang Pekerja Migran Indonesia. Pemanfaatan program ini terbilang masih cukup rendah dari total pagu anggaran yang disediakan.
Sementara itu, Plt. Kadis Nakerprin I Ketut Armita menyampaikan penandatanganan kontrak kerja ini menjadi hasil dari job fair yang diikuti oleh sejumlah perusahaan penyalur tenaga kerja dalam pameran Industri dan UMKM.
“Pada hari ini akan mendatangi kontrak kerja dimana pada job fair kali ini diikuti oleh 20 peserta dimana 3 dari perusahaan lokal, kemudian 8 dari LP3SO, kemudian 9 dari perusahaan LP3MI yang ada di bali,” ucapnya.
Lebih lanjut, Ketut Armita mengatakan 191 orang pencari kerja yang saat ini melakukan penandatangan kontrak kerja berpeluang untuk bisa memperoleh bantuan kredit bersubsidi dari Pemerintah Kabupaten Jembrana.
“Pada kesempatan ini telah hadir, adik-adik pencari kerja berjumlah 191 orang yang nantinya sebagai calon penerima kredit bersubsidi yang telah gulirkan pada tahun ini, mudah-mudahan bisa terserap secara maksimal,” ujarnya. ™
- Penulis: Ed27
Comment