Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Membangun Sinergitas Melalui Kepedulian Stunting di Posyandu

Membangun Sinergitas Melalui Kepedulian Stunting di Posyandu

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Minggu, 14 Jan 2024
  • visibility 1.198
  • comment 0 komentar

Jembrana suarajembrana.com – Sinergitas TNI dan Pemerintah Daerah bentuk kepedulian dan perhatian serta dukungan dalam masalah stunting dan kegiatan Posyandu di Kabupaten Jembrana, Komandan Korem 163/WSA, Brigjen TNI Agus Muchlis Latif, SIP., M.M yang di wakili Komandan kodim 1617/Jembrana Letkol Inf Teguh Dwi Raharja S. Sos, beserta Bupati Jembrana I Gede Tamba S. H, kunjungi Posyandu Kamboja JXXVII /01/28 Cabang VIII Gemilang yang rutin dilaksanakan setiap bulan ini bertempat di Yonif 741/GN lingkungan Tinyep, Kelurahan Banjar Tengah, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Sabtu (13/01/2024).

Posyandu Kamboja JXXVII /01/28 Cabang VIII Gemilang, yang rutin dilaksanakan tiap bulan, dimana dalam hal ini untuk mengetahui berat badan, tinggi badan, pemberian imunisasi, makanan tambahan, bubur kacang ijo dan susu , dengan tujuan supaya anak menjadi sehat, dalam tumbuh kembangnya.

banner 336x280

Dalam kesempatan itu Bupati Jembrana Gede Tamba S.H, menyampaikan, sekarang ini, kita kembali terjun kelapangan menyebar ke sasaran masing-masing untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap apa yang telah dilakukan sebelumnya sebagai tindaklanjut program BAAS ini. “Astungkara seletah kita monitoring beberapa anak asuh stunting sudah menunjukan perkembangan yang baik, seperti tinggi dan berat badan yang naik. Semoga kurun waktu 3 bulan kedepan ada perubahan lagi, sehingga bisa keluar dari status anak stunting,” ungkapnya.

Bupati Jembrana juga menuturkan, selain memonitoring perkembangan anak asuh stunting. Pihaknya juga datang untuk memberikan intervensi kepada keluarga khususnya orang tua. Intervensi spesifik yakni secara langsung mengatasi penyebab terjadinya stunting melalui asupan makanan, pencegahan infeksi, status gizi ibu, penyakit menular dan kesehatan lingkungan.

“Kemudian intervensi sensitif, penyebab tidak langsung stunting seperti penyediaan air minum dan sanitasi, pelayanan gizi dan kesehatan, peningkatan kesadaran pengasuhan dan gizi serta peningkatan akses pangan bergizi. Dan intervensi pendukung seperti penguatan posyandu, surveilans gizi serta konvergensi pencegahan stunting di desa,” katanya.

Tamba juga menimbulkan dengan upaya kita bersama seluruh jajajaran TNI, Polri dan Pemkab Jembrana, terkhusus lewat program BAAS yang digalahkan, angka stunting di Kabupaten Jembrana secepatnya bisa diturunkan bahkan sampai zero kasus.

Senada dengan Bupati Jembrana, Komandan Korem 163/WSA Brigjen TNI Agus Muchlis Latif, SIP., M.M yang di wakili Komandan kodim 1617/Jembrana Letkol Inf Teguh Dwi Raharja S. Sos, mengatakan menyikapi serta menindaklanjuti perintah Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. yang sekaligus sebagai Bapak Asuh Anak Stunting Indonesia. Maka Korem163/WSA melalui Kodim 1617/Jembrana memberikan perhatian khusus terhadap warga binaannya yang memiliki anak beresiko Stunting.

“Stunting ini adalah program nasional yang perlu kita sukseskan bersama baik oleh Pemerintah pusat maupun daerah biar penurunan angka stunting di Indonesia bisa terwujud,” ucap Letkol Inf Teguh Dwi Raharja S. Sos.

Teguh sampaikan pula, stunting merupakan kondisi kekurangan gizi kronis pada anak yang mempengaruhi tumbuh kembang dan kecerdasan. Kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan pada masa awal setelah bayi lahir. Akan tetapi, kondisi stunting baru nampak setelah bayi berusia 2 tahun.

“Semoga apa yang telah kami berikan dapat bermanfaat dan menjadi asupan gizi yang baik sehingga anak dapat tumbuh normal kembali serta menjadi amal ibadah bagi kita semuanya,” tegas Dandim Letkol Inf Teguh Dwi Raharja S. Sos.™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Jembrana Gelar Syukuran Hari Bhayangkara ke-79, Kapolres: “Polri Untuk Masyarakat”

    Polres Jembrana Gelar Syukuran Hari Bhayangkara ke-79, Kapolres: “Polri Untuk Masyarakat”

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 810
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Polres Jembrana menggelar acara syukuran dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025 yang berlangsung meriah dan penuh khidmat di Ballroom Gedung Kesenian Ir Soekarno, Selasa (1/7/2025). Acara tersebut dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat. Hadir di antaranya Wakil Bupati Jembrana Gede Ngurah Patriana Krisna, Sekda Jembrana I Made Budiasa, Kapolres […]

  • Dorong Kemandirian Ekonomi, Kembang Hartawan Pacu Penguatan Koperasi

    Dorong Kemandirian Ekonomi, Kembang Hartawan Pacu Penguatan Koperasi

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 651
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan kembali menegaskan komitmennya untuk mendorong penguatan koperasi sebagai salah satu pilar utama dalam membangun perekonomian kerakyatan di Kabupaten Jembrana. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri peringatan HUT Koperasi ke-78 Tahun 2025 Kabupaten Jembrana di Ballroom Gedung Kesenian, Ir. Soekarno, Selasa (22/7). Turut hadir pada kesempatan itu, Wakil Bupati, […]

  • Kakao Fermentasi Jembrana Kian Mendunia, Bupati Perkuat Komitmen pada Standar Mutu dan Keberlanjutan

    Kakao Fermentasi Jembrana Kian Mendunia, Bupati Perkuat Komitmen pada Standar Mutu dan Keberlanjutan

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Jembrana – Pemerintah Kabupaten Jembrana menyambut hangat kedatangan rombongan Media Trip dari Program ACT (Accelerating Consumer Transformation and Sustainability in Indonesia. dalam sesi sharing bertajuk “Dari Sumber Biji Hingga Produk: Menjelajah Praktik Kakao Berkelanjutan” pada Kamis 30 Juli 2026. ​ Acara ini dihadiri oleh perwakilan Uni Eropa, Rainforest Alliance, Cocoa Sustainability Partnership (CSP), Sustainable Coffee […]

  • Truk Pengangkut Barang Bekas Terbakar di Pelabuhan Gilimanuk

    Truk Pengangkut Barang Bekas Terbakar di Pelabuhan Gilimanuk

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 773
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Penyeberangan Gilimanuk dikagetkan oleh terbakarnya sebuah truk bermuatan barang-barang bekas yang sedang mengantri di Dermaga MB 1 Pelabuhan Penyeberangan ASDP Gilimanuk. Peristiwa ini terjadi pada Minggu 21/9/2025 sekitar pukul 19.00 Wita. Truk naas yang dikemudikan Mujiono (51), asal Desa Blumbang Bening, Dukuh Bendo, Blitar, Jawa Timur, terbakar pada saat tengah menunggu giliran naik […]

  • KMP Gerbang Samudra 2 Kandas di Perairan Gilimanuk, Ratusan Penumpang Dievakuasi

    KMP Gerbang Samudra 2 Kandas di Perairan Gilimanuk, Ratusan Penumpang Dievakuasi

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 982
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Kapal Motor Penumpang (KMP) Gerbang Samudra 2 dilaporkan mengalami insiden kandas pada Minggu (22/6/2025) dini hari di perairan sekitar Dermaga LCM, Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali. Kapal tersebut terseret arus saat hendak sandar, membawa ratusan penumpang serta sejumlah kendaraan. Insiden terjadi sekitar pukul 05.00 WITA, saat KMP Gerbang Samudra 2 yang berangkat dari […]

  • Nelayan Pengambengan Resah Anjloknya Harga Hasil Tangkap

    Nelayan Pengambengan Resah Anjloknya Harga Hasil Tangkap

    • calendar_month Sabtu, 31 Agt 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 964
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Nasib nelayan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan, Jembrana, tengah mengalami kesulitan menjual hasil tangkap akibat anjloknya harga ikan. Banyak pabrik pengolahan ikan yang enggan membeli hasil tangkapan nelayan dengan harga wajar. Seorang belantik ikan di PPN Pengambengan Dahlan, mengeluhkan penurunan harga yang drastis. “Dulu harga ikan bisa mencapai harga Rp.3.000 per […]

expand_less