Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Lomba Dayung Sampan Tradisional di Pantai Desa Banyubiru

Lomba Dayung Sampan Tradisional di Pantai Desa Banyubiru

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Minggu, 10 Sep 2023
  • visibility 439
  • comment 0 komentar

Jembrana suarajembrana.com – Membangkitkan olahraga dayung tradisional 30 peserta yang merupakan asli para nelayan di Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara. Selain melestarikan budaya para nelayan juga hiburan bagi para masyarakat pesisir sekitarnya. Lomba yang cukup meriah dan di sekitar masyarakat juga bisa menikmati sajian kuliner di jual masyarakat. Rangkaian ini wujud para nelayan dalam mengadakan acara petik laut. Yang diselingi acara lomba sampan tradisional, lomba karaoke dan doa tasyukuran.

Panitia penyelenggara lomba sampan tradisional Asturi katakan, bahwa selama ini tak pernah mengadakan lomba di desa. Tahun ini diadakan acara diselenggarakan untuk memupuk rasa kebersamaan dan membangkitkan olahraga tradisional bagi para nelayan. Semangat para peserta nelayan bukan malah mengejar hadiah, tapi justru rasa semangat dan tali silaturahmi yang lebih erat serta rasa puji syukur pada Sang Pencipta.

banner 336x280

“Hadiah bernilai uang walau tak besar akan tetapi antusias yang cukup tinggi. Bahkan yang kalah juga mendapatkan paket sembako. Tak ada istilah kalah atau gugur, begitu pula yang menang tak harus berbangga. Ini olahraga selain cari keringat, juga nelayan tiap melaut selalu olahraga selama mencari rejeki di tengah laut,” tuturnya.

Sementara Perbekel Desa Banyubiru I Komang Yuhartono sampaikan lomba dayung sampan tradisional cukup meriah. Bahkan ada peserta dari wilayah desa lain. Sebenarnya ini bisa dijadikan event tahunan apalagi sekitar pesisir yang mana notabene para pencari rejeki di tengah laut. Melestarikan budaya dan seni tradisional adalah juga merupakan tanggungjawab bersama masyarakat. Rangkaian kegiatan acara ini selama 4 hari.

“Jangan sampai punah apalagi lomba sampan nelayan tradisional. Mengupayakan nantinya bisa juga berkolaborasi dengan pihak pemerintah daerah. Jarak tempuh mendayung 100 meter yang tantangannya selain ombak dan angin cukup kencang mempunyai khas tantangan tersendiri. Hal lain hidup pula ekonomi masyarakat dengan adanya para pedagang dadakan. Tumbuh ekonomi yang sangat menunjang bagi masyarakat pesisir,” jelasnya. *

  • Penulis: Ed27

Comment

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantan Anggota Dewan Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan

    Mantan Anggota Dewan Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan

    • calendar_month Selasa, 26 Sep 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Mantan anggota DPRD Jembrana 2014-2019, I Ketut Bameiyasa, meninggal dunia akibat kecelakaan di Jalan Nasional Denpasar-Gilimanuk. Kecelakaan tersebut terjadi pada Senin (25/9) pukul 19.00 Wita dan melibatkan tiga kendaraan, yaitu sebuah sepeda motor, mobil pribadi, dan truk. Menurut Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Ni Putu Meipin Ekayanti, kecelakaan terjadi karena Bameiyasa hendak […]

  • Tertibkan Duktang, Belasan Terjaring Administrasi Kependudukan di Kecamatan Mendoyo

    Tertibkan Duktang, Belasan Terjaring Administrasi Kependudukan di Kecamatan Mendoyo

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 559
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Tim gabungan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Jembrana, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Babinsa, Babinkamtibmas, serta aparat desa/kelurahan setempat menggelar operasi penertiban dan pendataan penduduk non-permanen di wilayah Kecamatan Mendoyo, Senin (14/4/2025). Dalam kegiatan yang memasuki hari ketiga ini, petugas menyisir tiga lokasi rumah kost di Desa Delod Berawah dan […]

  • Yayasan Dharma Laksana Lestarikan Tarian Jegog Tempo Dulu

    Yayasan Dharma Laksana Lestarikan Tarian Jegog Tempo Dulu

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 490
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Upaya pelestarian kesenian lokal Jembrana kembali ditunjukkan oleh yayasan blabla dengan menampilkan pementasan Pementasan Tari Jegog Tempo Dulu resmi dibuka di Wantilan Pura Dalem Baluk, Minggu (23/11). Bupati yang hadir langsung pada kesempatan itu, mengapresiasi luar biasa akan pementasan kesenian tersebut. Apalagi kesenian jegog hanya ada satu-satunya di Bali. “Saya mengapresiasi pementasan kesenian […]

  • Segara Kerthi Mulang Pekelem Rangkaian Petik Laut Digelar Untuk Sucikan Selat Bali

    Segara Kerthi Mulang Pekelem Rangkaian Petik Laut Digelar Untuk Sucikan Selat Bali

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 424
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Upacara Segara Kerthi Mulang Pakelem di perairan Selat Bali digelar pada pada Tilem Kasa, Sukra Pon Prangbakat, Jumat (25/7). Upacara bertujuan untuk menjaga keharmonisan dan kesucian laut, khususnya di perairan strategis yang menghubungkan pulau Bali dan Jawa, hadir langsung Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna beserta jajaran forkopimda Jembrana dan tokoh-tokoh […]

  • Pemkab Jembrana Gelontorkan Anggaran Dana Hibah 850 Juta Kepada Badan Nirlaba

    Pemkab Jembrana Gelontorkan Anggaran Dana Hibah 850 Juta Kepada Badan Nirlaba

    • calendar_month Jumat, 2 Feb 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 458
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Pemkab Jembrana menyalurkan dana hibah kepada 13 Badan/ Lembaga Nirlaba, Sukarela dan Sosial se-Kabupaten Jembrana. Total anggaran diserahkan sebesar Rp 850.000.000 (Delapan ratus lima puluh juta rupiah). Penyerahan secara simbolis oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba di  Rumah Jabatan Bupati Jembrana, Jumat (2/2). Usai penyerahan, Bupati Tamba mengingatkan penerima dana hibah agar […]

  • Tradisi Kain Setalam Gunting Rambut Bayi dan Ambur Salim di Jembrana

    Tradisi Kain Setalam Gunting Rambut Bayi dan Ambur Salim di Jembrana

    • calendar_month Kamis, 28 Sep 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 567
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Di masyarakat Jembrana, upacara pemotongan rambut bayi berumur 180 hari pada bulan Maulid menjadi salah satu tradisi yang menggambarkan kekayaan tradisi budaya. Prosesi pemotongan rambut diiringi dengan acara ambur salim, yang melambangkan keselamatan bagi semua yang hadir. Tradisi male di Kabupaten Jembrana, Bali, melibatkan berbagai kegiatan pada saat sang bayi berumur 180 […]

expand_less