Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Kembang-Ipat Ingatkan Pentingnya Menjaga Toleransi dari Parade Ogoh-Ogoh di Jembrana

Kembang-Ipat Ingatkan Pentingnya Menjaga Toleransi dari Parade Ogoh-Ogoh di Jembrana

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
  • visibility 1.004
  • comment 0 komentar

suarajembrana.com – Sebanyak 15 ogoh-ogoh terbaik perwakilan dari masing-masing kecamatan mengikuti parade dan lomba ogoh-ogoh di Catus Pata kota Negara, Kamis (20/3).

Setiap kecamatan mengirimkan 3 ogoh-ogoh terbaik yang sebelumnya telah dilakukan seleksi oleh tim penilai yang didampingi langsung oleh Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan dan Wakil Bupati Jembrana IGN Patriana Krisna (Ipat). Parade dan lomba ogoh-ogoh yang mengambil rute sepanjang jalan Sudirman ini, menarik perhatian ribuan masyarakat Jembrana untuk menyaksikan secara langsung.

banner 336x280

Bupati Kembang mengungkapkan rasa gembira dan bangga atas keberhasilan pelaksanaan Parade Ogoh-Ogoh yang berlangsung dengan lancar.

“Saya merasa bangga karena seluruh perjuangan dan kerja keras kita bersama, sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Dari tahun ke tahun, pelaksanaan parade ini semakin luar biasa, semakin inovatif, dan semakin kreatif,” ujar Bupati Kembang.

Bupati juga menyampaikan apresiasi khususnya kepada para pemuda, yang menurutnya semakin bersemangat dalam melaksanakan kegiatan ini.

“Anak-anak muda kita, para yowana, semakin menunjukkan semangat yang luar biasa. Ini menjadi kebanggaan bagi kita semua,” tambahnya.

Selain itu, Bupati Kembang mengingatkan pentingnya menjaga toleransi antar umat beragama, mengingat perayaan Parade Ogoh-Ogoh bertepatan dengan hari raya umat agama lain.

“Marilah kita menjaga toleransi dan saling menghargai antar umat beragama. Di Jembrana, toleransi antar umat beragama telah berjalan dengan sangat baik, dan mari kita terus pertahankan apa yang telah diwariskan oleh leluhur kita dalam menjaga persaudaraan,” pesannya.

Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, khususnya para yowana yang telah berpartisipasi dalam suksesnya kegiatan ini.

“Sekali lagi, saya mengucapkan terima kasih dan rasa bangga kepada yowana yang telah turut berkontribusi dalam kegiatan hari ini,” ujarnya.

Mendukung kegiatan , Pemkab Jembrana juga telah memberikan uang apresiasi sebesar Rp.2,5 juta melalui masing masing seluruh Sekaa teruna teruni (STT) selaku peserta. Selanjutnya untuk ogoh-ogoh yang mewakili masing-masing kecamatan, kembali memperoleh dana apresiasi sebesar Rp.10 juta.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana, Anak Agung Komang Sapta Negara mengatakan Pemkab Jembrana sendiri telah menggelontorkan anggaran sekitar Rp.710 juta untuk penyelenggaraan lomba keseluruhan.

Yang dimana sebelumnya sebanyak 226 Sekaa Truna Truni (STT) telah menerima dana apresiasi Rp.2,5 juta dengan total mencapai Rp.565 juta.

Untuk ogoh-ogoh yang mengikuti parade dan lomba di Catus Pata kota Negara, pihaknya mengaku Pemkab Jembrana kembali memberikan dana apresiasi sebesar Rp.10 juta per STT. Dan nantinya Ogoh-Ogoh terbaik akan kembali memperebutkan dana apresiasi dengan total mencapai Rp.51 juta.

“Juara I memperoleh Rp.15 Juta, Juara II memperoleh Rp.12 Juta, Juara III memperoleh Rp.10 Juta, Harapan I memperoleh Rp.7 Juta dan Harapan II atau Juara 5 memperoleh dana apresiasi Rp.7 Juta. Selain itu juga, nantinya ke 15 ogoh-ogoh terbaik itu di pamerkan kembali selama tiga hari di masikian festival 2025,” jelasnya. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Capai kerugian Rp.1,4 Milyar, Kandang Ayam Ludes Terbakar

    Capai kerugian Rp.1,4 Milyar, Kandang Ayam Ludes Terbakar

    • calendar_month Senin, 29 Jul 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 537
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Sebuah musibah kebakaran melanda kandang ayam milik I Made Wastika di Lingkungan Petapan Persidi, Kelurahan Tegal Cangkring, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana pada Senin (29/7/24) pagi. Peristiwa ini menyebabkan ribuan ekor ayam hangus terbakar dan kerugian ditaksir mencapai Rp1,4 miliar. Berdasarkan informasi yang diperoleh, kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang warga sekitar pukul […]

  • Desa Penyaringan Meraih Penghargaan Desa Cantik Terbaik Nasional

    Desa Penyaringan Meraih Penghargaan Desa Cantik Terbaik Nasional

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 798
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, berhasil masuk dalam tiga besar Desa Terbaik dan menerima penghargaan sebagai Desa Cinta Statistik (Cantik) Terbaik dari Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI). Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) bersama Kepala Desa Penyaringan I Made Dresta di Jakarta, Jumat, 26 […]

  • Pentingnya Data Akurat, Kembang Hartawan Kick Off Desa Penyaringan Sebagai “Desa Cantik”

    Pentingnya Data Akurat, Kembang Hartawan Kick Off Desa Penyaringan Sebagai “Desa Cantik”

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 550
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan melaksanakan kick off Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, sebagai lokus Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) tahun 2025 sekaligus menjadi perwakilan Provinsi Bali untuk lomba di tingkat nasional. Acara yang digelar di Gedung Aula Desa Penyaringan, Rabu (14/05/2025), ini merupakan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Jembrana dengan Badan Pusat Statistik […]

  • Belum Optimal Setahun, Mesin RDF Milik PT Wisesa Ditarik Untuk Perbaikan

    Belum Optimal Setahun, Mesin RDF Milik PT Wisesa Ditarik Untuk Perbaikan

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.499
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Mesin pengolahan sampah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) milik PT Wisesa Global Solusindo yang terpasang di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Peh, Banjar Peh, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, rencananya akan ditarik kembali oleh pihak perusahaan. Langkah tersebut diambil karena mesin yang didatangkan sejak Bulan juli 2024 itu tidak beroperasi secara optimal. Sejak […]

  • Hilirisasi Sektor Kakao, Jembrana Akan Segera Miliki Pabrik Cokelat

    Hilirisasi Sektor Kakao, Jembrana Akan Segera Miliki Pabrik Cokelat

    • calendar_month Selasa, 5 Des 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 584
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Bicara soal Kakao, Kabupaten Jembrana selama ini sudah dikenal memiliki nilai ekonomi tinggi serta penghasil biji kakao kelas dunia. Bahkan sudah mampu mengekspor ke beberapa negara ekpor dan negara asia lainnya dan dipercaya sebagai bahan baku pembuatan cokelat dari produk produk cokelat ternama dunia. Tak mau sebagai penghasil biji kakao saja , […]

  • Kodim 1617/Jembrana Ajak Masyarakat Menanam Pohon Melestarikan Alam

    Kodim 1617/Jembrana Ajak Masyarakat Menanam Pohon Melestarikan Alam

    • calendar_month Jumat, 8 Des 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 526
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Sebagai upaya mendukung program penghijauan yang dicanangkan Komando Atas, Kodim 1617/Jembrana bersinergi dengan masyarakat penyanding hutan melaksanakan penghijauan penanaman tanaman buah bertempat di Kawasan KTH “Puncak Mawar” Lingkungan Dewasana, Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana. Jumat (08/12/2023).   Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Dandim 1617/Jembrana, Letkol Inf Teguh Dwi Raharja S.Sos, Kasdim […]

expand_less