Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » I Ketut Sukra Negara, Pimpin Apel Hari Kesaktian Pancasila 2024

I Ketut Sukra Negara, Pimpin Apel Hari Kesaktian Pancasila 2024

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
  • visibility 356
  • comment 0 komentar

Jembrana suarajembrana.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2024 di Stadion Pecangakan Jembrana, Selasa (1/10/2024).

Upacara ini berlangsung khidmat. Dimana Pjs Bupati Jembrana, I Ketut Sukra Negara, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan ini, turut dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), siswa-siswi dari seluruh tingkatan sekolah, dan peserta upacara lainnya.

banner 336x280

Seusai upacara, Pjs Bupati Sukra Negara mengungkapkan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila harus menjadi momentum penting bagi seluruh elemen bangsa.

Dirinya menekankan pentingnya mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dan seluruh sila-sila nya dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk penguatan persatuan dan kesatuan bangsa.

“Momentum ini adalah pengingat bagi kita semua untuk menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam bersikap dan bertindak, baik dalam kehidupan sosial, berbangsa, maupun bernegara. Pancasila adalah perekat yang mempersatukan kita sebagai sebuah bangsa yang besar,” ungkap Sukra Negara.

Selain itu, dalam menghadapi pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan digelar pada 27 November 2024 mendatang, Pihaknya juga mengingatkan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam berdemokrasi.

Dirinya berharap agar setiap tahapan Pilkada dapat berjalan dengan lancar, damai, dan penuh rasa tanggung jawab dengan semangat persatuan yang dijunjung tinggi.

“Sebagai bangsa yang berpegang teguh pada Pancasila, kita harus mampu menjadikan pesta demokrasi sebagai ajang untuk memperkuat persatuan. Dalam setiap tahapan Pilkada, mari kita jaga semangat demokrasi yang sehat, damai, dan berlandaskan Pancasila,” jelas Sukra Negara.

Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini menjadi momen refleksi penting untuk terus memperkuat nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, terlebih di tengah dinamika politik menjelang Pilkada serentak. ™

  • Penulis: Ed27

Comment

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanggapan Wakil Rakyat Hasil Sidang Pleno Keputusan MK Sistem Pemilihan Terbuka

    Tanggapan Wakil Rakyat Hasil Sidang Pleno Keputusan MK Sistem Pemilihan Terbuka

    • calendar_month Jumat, 23 Jun 2023
    • account_circle Abang Madun
    • visibility 428
    • 0Komentar

    Jembrana – SUARA JEMBRANA – Yang mana masyarakat memilih calon sesuai figur yang mereka dukung. Harapan ini sesuai juga dengan keinginan calon legislatif baik dapil kabupaten, provinsi, dan DPR RI. Sempat tarik ulur yang membuat masyarakat bertanya dan sama halnya dengan calon yang akan duduk di Dewan selaku calon dari partai politik. Apapun keputusan sidang […]

  • Pjs Sukra Negara Siapkan Ikrar Netralitas Jaga ASN Tetap Netral di Pilkada Jembrana

    Pjs Sukra Negara Siapkan Ikrar Netralitas Jaga ASN Tetap Netral di Pilkada Jembrana

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Jembrana, I Ketut Sukra Negara mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana, Kecamatan hingga ke tingkat Desa/Kelurahan untuk dapat menjaga netralitas pada perhelatan Pilkada Tahun 2024. Hal tersebut disampaikan Pjs Bupati Sukra Negara dalam tatap muka bersama Muspika, Majelis Desa Adat, Perbekel/Lurah, Bendesa serta ASN […]

  • Kapolda Bali Ungkap Sindikat Penyelundupan 29 Penyu Hijau di Jembrana

    Kapolda Bali Ungkap Sindikat Penyelundupan 29 Penyu Hijau di Jembrana

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 304
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Kapolda Bali ungkap otak penyelundupan 29 penyu hijau (Chelonia mydas) yang digagalkan di Jalan Denpasar-Gilimanuk, Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, Bali, Minggu (12/1/2025) ditangkap. Otak penyelundupan ternyata residivis bernama Sodikin (55) tahun. “Tersangka SD ini merupakan residivis kasus illegal logging vonis 1 tahun 6 bulan pada tahun 2022 dan kasus penyelundupan penyu pada […]

  • Waka Polres Jembrana Dampingi Kunjungan Ibu Ketua Bhayangkari Daerah Bali dalam Rangka HUT HKGB ke-73

    Waka Polres Jembrana Dampingi Kunjungan Ibu Ketua Bhayangkari Daerah Bali dalam Rangka HUT HKGB ke-73

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 302
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-73, Ibu Ketua Bhayangkari Daerah Bali, Ny. Didit Daniel Adityajaya, melakukan kunjungan ke Polres Jembrana pada Minggu (29/6). Kunjungan ini disambut langsung oleh Waka Polres Jembrana, Kompol I Ketut Darta, S.H., M.H., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Jembrana, Ny. Parmita Ketut Darta, beserta jajaran pengurus. Rombongan […]

  • Sekda Jembrana Buka Gerak Jalan Kreasi Tingkat SD

    Sekda Jembrana Buka Gerak Jalan Kreasi Tingkat SD

    • calendar_month Minggu, 11 Agt 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Sebanyak 90 regu mengikuti lomba gerak jalan kreasi tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Jembrana serangkaian HUT RI Ke-79 dan Hut Kota Negara ke- 129. Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Jembrana ini dilepas oleh Sekda I Made Budiasa, Minggu (11/8/2024). Turut hadir Kajari Jembrana Salomina Meyke Saliama […]

  • Beladiri Militer Yongmoodo Bisa Dikembangkan di Dunia Pendidikan

    Beladiri Militer Yongmoodo Bisa Dikembangkan di Dunia Pendidikan

    • calendar_month Rabu, 24 Jan 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 921
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Yongmoodo adalah salah satu jenis bela diri yang berasal dari Korea Selatan. Bela diri ini merupakan gabungan beberapa bela diri. Di Indonesia, yongmoodo menjadi bela diri wajib bagi anggota Tentara Nasional Indonesia. Selain di kalangan militer ternyata Yongmoodo bisa pula dikembangkan di sekolah-sekolah dan di masyarakat di Kabupaten Jembrana. Yong Moo Do […]

expand_less