Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » SDN 2 Pengambengan Rusak Berat, Bupati Kembang Pastikan Perbaikan Jadi Prioritas

SDN 2 Pengambengan Rusak Berat, Bupati Kembang Pastikan Perbaikan Jadi Prioritas

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
  • visibility 277
  • comment 0 komentar

Jembrana – Sebanyak 7 gedung sekolah dasar (SD) di Kabupaten Jembrana mengalami kerusakan berat. Dari jumlah tersebut, SD 2 Pengambengan menjadi salah satu prioritas yang bakal segera direnovasi oleh Pemerintah Kabupaten Jembrana pada tahun 2027.

Data Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Jembrana mencatat total sekolah SD se Jembrana yang rusak berat ada 22 sekolah. Sudah dikerjakan di tahun 2025 sebanyak 11 sekolah. Secara bertahap pemkab Jembrana memprioritaskan perbaikan bagi sekolah dengan rusak berat disesuaikan dengan keterbatasan anggaran yang ada.

banner 336x280

“Dari 11 yang tersisa itu, 4 sekolah sudah direhab dengan anggaran pusat melalui program revitalisasi, jadi sisa lagi 7 sekolah dan SD 2 Pengambengan salah satunya yang masuk kategori rusak berat,” ungkap Kadis Dikpora Jembrana, I Gusti Putu Anom Saputra.

Anom Saputra menambahkan khusus untuk SD 2 Pengambengan kerusakan utama menyasar bagian atap, plafon yang jebol dibeberapa ruang kelas sehingga membahayakan aktivitas belajar mengajar.

Namun tidak semua rusak, terdapat satu bangunan yang masih bisa digunakan.

“Kami sudah melaporkan kondisi riil di lapangan melalui kepada Bapak Bupati agar bisa diprioritaskan. Astungkara di tahun anggaran 2027 sekolah SD 2 Pengambengan sudah bisa di renovasi,” ucapnya.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Kembang Hartawan memastikan perbaikan gedung sekolah ini akan dijadikan skala prioritas pada tahun anggaran 2027 mendatang.

Kondisi fisik sekolah yang memperhatikan ini memang membutuhkan penanganan serius agar tidak membahayakan aktivitas belajar-mengajar para siswa.

“Kondisi SD 2 Pengambengan ini memang sudah masuk dalam catatan kita. Perbaikannya akan kita prioritaskan di tahun 2027 mendatang,” ujar Bupati Kembang, Kamis (30/7).

Bupati menjelaskan, penanganan sarana pendidikan yang rusak berat memang menjadi salah satu perhatian utama pemerintah daerah. Namun, penganggarannya perlu disesuaikan dengan mekanisme dan perancangan APBD yang berjalan.

“Kita pastikan perbaikannya terkawal dengan baik di tahun 2027 agar para siswa dan guru bisa kembali belajar dengan aman dan nyaman,” tegasnya. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Operasi Patuh Agung 2025, Sebanyak 94 Personel Gabungan Dikerahkan

    Operasi Patuh Agung 2025, Sebanyak 94 Personel Gabungan Dikerahkan

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 795
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Polres Jembrana menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Patuh Agung 2025 di Lapangan Apel Polres Jembrana.pada Senin (14/7/2025) pagi. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, S.H., S.I.K., M.I.K., dan diikuti sebanyak 94 personel gabungan. Turut hadir dalam apel tersebut Wakapolres Jembrana Kompol I Ketut Darta, S.H., […]

  • Momentum Hari Kemerdekaan, Jembrana Ekspor Kakao Ke Negeri Belanda

    Momentum Hari Kemerdekaan, Jembrana Ekspor Kakao Ke Negeri Belanda

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.238
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Tepat dihari perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80, Bupati Jembrana Kembang Hartawan dan Wakil Bupati Patriana Krisna melepas ekspor Biji Kakao Fermentasi Koperasi Kakao Kerta Semaya Samaniya (KSS) ke Belanda. Turut hadir Ketua DPRD Jembrana, Kepala Kantor Pengawasan Bea dan Cukai TMP A Denpasar, Kepala Balai Besar Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Bali. […]

  • Pemkab dan DPRD Jembrana Sepakati Dua Ranperda Disahkan Menjadi Perda

    Pemkab dan DPRD Jembrana Sepakati Dua Ranperda Disahkan Menjadi Perda

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 675
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) resmi ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam Rapat Paripurna VIII DPRD Kabupaten Jembrana, Rabu (7/8). Sidang ini berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Jembrana dan dipimpin oleh Ketua DPRD Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi. Fokus utama rapat adalah pendapat akhir Bupati Jembrana terhadap keputusan pengesahan dua Ranperda. […]

  • Panen Raya Jagung Serentak, Komitmen Pemkab Jembrana Dukung Ketahanan Pangan Nasional

    Panen Raya Jagung Serentak, Komitmen Pemkab Jembrana Dukung Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 727
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Wakil Bupati Jembrana Patriana Krisna menghadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II tahun 2025 yang dipimpin langsung oleh Bapak Presiden RI melalui Zoom Meeting di Subak Air Satang, Banjar Pesinggahan, Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan, Jembrana pada Kamis 5/6/2025. Presiden RI Prabowo Subianto memimpin panen raya jagung serentak kuartal Il secara langsung di Kabupaten […]

  • Dikira Onggokan Kayu Terapung, Nelayan Temukan Mayat Tanpa Identitas

    Dikira Onggokan Kayu Terapung, Nelayan Temukan Mayat Tanpa Identitas

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.061
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Niat memancing seorang nelayan Muhammad Tahpip (47) Banjar Melaya Pantai, Desa Melaya Keramat, pemilik speed Viber Yamaha 2 menemukan mayat tanpa identitas diperkirakan pukul 01.00 WITA di perairan daerah Pebuahan. Hingga di bawa ke dermaga kisaran pukul 02.30 WITA. Awalnya diperkirakan kayu yang terbentang, ternyata sosok mayat. Yang saat itu akan siap memancing, […]

  • Warga Pengambengan Resah, Sampah Berserakan di Pinggir Jalan Play Button

    Warga Pengambengan Resah, Sampah Berserakan di Pinggir Jalan

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 452
    • 0Komentar

    Jembrana – Tumpukan sampah liar yang berserakan di sepanjang Jalan Raya Pengambengan hingga diselokan sungai kering di perbatasan Desa Pengambengan dan Lelateng membuat warga resah. Kondisi tersebut diduga muncul setelah diberlakukannya kebijakan pengetatan pembuangan sampah di TPA Peh, di mana hanya sampah residu dan anorganik yang tidak dapat didaur ulang yang diperbolehkan masuk ke tempat […]

expand_less