Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kolaborasi dengan Desa Adat, Pemkab Jembrana Perkuat Pengelolaan Sampah Organik

Kolaborasi dengan Desa Adat, Pemkab Jembrana Perkuat Pengelolaan Sampah Organik

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
  • visibility 190
  • comment 0 komentar

Jembrana – Pemerintah Kabupaten Jembrana bersama jajaran Perbekel (kepala desa) dan Lurah sepakat mengambil langkah strategis guna mengatasi sengkarut pengelolaan sampah.

Dalam rapat koordinasi terbaru bersama jajaran OPD dilingkungan Pemkab Jembrana termasuk Camat hingga Perbekel dan Lurah, Minggu (5/7) di Ruang Rapat Pemkab Jembrana yang dipimpin langsung oleh Sekda I Made Budiasa, disepakati sejumlah poin krusial, mulai dari optimalisasi pengelolaan sampah organik mandiri hingga pemanfaatan aset lahan milik provinsi.

banner 336x280

Salah satu terobosan utama yang disepakati adalah pembuatan teba komunal (lubang sampah organik tradisional) di setiap desa dan kelurahan yang masih memiliki lahan kosong.

Para perbekel dan lurah menyatakan kesiapannya untuk menyukseskan program ini. Meski begitu, pihak desa meminta dukungan sarana dari pemerintah daerah.

“Para perbekel dan lurah memohon fasilitasi alat berat untuk mempercepat pembuatan teba komunal ini. Selain itu, mereka juga berharap tanah aset Pemprov Bali yang ada di wilayah masing-masing bisa diizinkan untuk digunakan sebagai lokasi teba komunal,” kata Plt Kadis LHPKP Jembrana, I Wayan Putra Mahardika.

Selain teba komunal, optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) menjadi fokus utama, khususnya untuk mengeksekusi sampah organik.

Kedepan, sampah organik dipastikan tidak lagi dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Sebagai gantinya, kedepan sampah organik akan dialihkan ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) untuk diproses menjadi kompos, dengan catatan kapasitasnya akan dibatasi agar tetap terkendali,” Ucapnya.

Untuk mendukung kelancaran rantai distribusi, Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) di tingkat desa dan kelurahan diminta untuk menyelaraskan jadwal pengangkutan sampah dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“Sistem penjadwalan yang terintegrasi antara sampah organik dan anorganik dinilai menjadi kunci keberhasilan pemilahan dari hulu. KSM dan DLH juga didorong untuk memastikan konsistensi jadwal angkut serta kejelasan regulasi terkait iuran sampah di masyarakat yang nantinya ditentukan besarannya oleh masing masing KSM,”ungkap Mahardika.

Kebijakan pembatasan sampah organik masuk ke TPA ini diakui memicu tantangan baru. Salah satu yang paling diantisipasi adalah munculnya titik-titik pembuangan sampah liar atau TPA ilegal di lingkungan masyarakat. Pemerintah daerah dan aparat desa berkomitmen untuk memperketat pengawasan guna mencegah hal tersebut.

Di sisi lain, aturan baru juga diberlakukan terkait penataan lingkungan. Bagi desa atau kelurahan yang mengajukan permohonan penebangan pohon, mereka kini diwajibkan untuk menyediakan lahan sendiri sebagai tempat menampung hasil tebangan tersebut.

Sadar bahwa edukasi adalah kunci utama, sosialisasi kebijakan baru ini dipastikan tidak hanya menyasar perangkat dinas.

“Pemerintah akan melibatkan penuh jajaran Desa Adat untuk ikut serta mengedukasi dan mengawal penerapan pembatasan sampah organik ini di akar rumput. Langkah ini diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif krama Bali dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan,” pungkasnya. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Tamba Gelar Tatap Muka Bersama Tokoh Puri Se-Jembrana

    Bupati Tamba Gelar Tatap Muka Bersama Tokoh Puri Se-Jembrana

    • calendar_month Minggu, 25 Agt 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.082
    • 0Komentar

    Jembrana, suarajembrana.com – Para tokoh dari seluruh Puri di Kabupaten Jembrana hadir dalam acara tatap muka bersama Bupati Jembrana I Nengah Tamba di Puri Agung Negara, Minggu (25/8). Tokoh Puri yang hadir diantaranya dari Puri Agung Negara, Puri Agung Jembrana, Puri Andul, Puri Kaleran dan Pasemeton Pratisentana Nararya Kresna Kepakisan Kabupaten Jembrana. Bupati Tamba menyampaikan […]

  • Wabup Ipat: Perayaan Nyepi dan Idul Fitri Jadi Simbol Toleransi Jembrana

    Wabup Ipat: Perayaan Nyepi dan Idul Fitri Jadi Simbol Toleransi Jembrana

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 681
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat untuk menjadikan perayaan Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri tahun 2026 yang jatuh berdekatan sebagai ajang pembuktian tingginya semangat toleransi di Kabupaten Jembrana. Hal tersebut ditegaskan Wabup Ipat saat memimpin Apel Rutin di lingkungan Pemerintah Kabupaten […]

  • Ayah Tiri Rudapaksa Bocah SD Hingga Pendarahan

    Ayah Tiri Rudapaksa Bocah SD Hingga Pendarahan

    • calendar_month Sabtu, 27 Jul 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 814
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Nasib tragis dialami bocah SD di salah satu desa di Kecamatan Negara, Jembrana. Korban diduga diperkosa ayah tirinya hingga mengalami pendarahan selama tujuh hari dan robek pada dinding rahim. Korban yang mengalami taruma kini dirawat di rumah sakit. Informasi yang berhasil dihimpun, pelaku berinisial RZ, saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka dan […]

  • Torehkan Prestasi Gemilang, Kabupaten Jembrana Raih Penghargaan Paritrana Award 2025

    Torehkan Prestasi Gemilang, Kabupaten Jembrana Raih Penghargaan Paritrana Award 2025

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 790
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana menorehkan prestasi gemilang dengan menyabet Penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Paritrana Award) peringkat Kedua kategori Pemerintah Kabupaten/Kota se-Bali dan Desa Berangbang berhasil meraih peringkat pertama Paritrana Award Tahun 2025 untuk kategori Pemerintah Desa. Penghargaan bergengsi dalam bidang jaminan sosial ketenagakerjaan di Provinsi Bali diserahkan Staf Ahli Gubernur Bali Bidang Hukum, Politik, […]

  • Negaroa Fun Run, Bupati Kembang Dorong Budaya Hidup Sehat di Tengah Masyarakat

    Negaroa Fun Run, Bupati Kembang Dorong Budaya Hidup Sehat di Tengah Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 901
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Kehadiran langsung Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) dalam ajang “Negaroa Fun Run #2″, Sabtu (11/4), menjadi bukti nyata dukungan penuh pemerintah daerah terhadap kegiatan olahraga kemasyarakatan secara kontinyu. Dukungan ini bukan sekadar partisipasi simbolis, melainkan bagian dari visi besar kepemimpinan Kembang-Ipat dalam menjaga […]

  • Pentingnya Data Akurat, Kembang Hartawan Kick Off Desa Penyaringan Sebagai “Desa Cantik”

    Pentingnya Data Akurat, Kembang Hartawan Kick Off Desa Penyaringan Sebagai “Desa Cantik”

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 703
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan melaksanakan kick off Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, sebagai lokus Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) tahun 2025 sekaligus menjadi perwakilan Provinsi Bali untuk lomba di tingkat nasional. Acara yang digelar di Gedung Aula Desa Penyaringan, Rabu (14/05/2025), ini merupakan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Jembrana dengan Badan Pusat Statistik […]

expand_less