Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Kabupaten Jembrana Siapkan Roadmap Terbaru dan Sistem Penanganan Sampah Terpadu

Kabupaten Jembrana Siapkan Roadmap Terbaru dan Sistem Penanganan Sampah Terpadu

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
  • visibility 1.197
  • comment 0 komentar

suarajembrana.com – Kabupaten Jembrana sebagai pintu gerbang barat Pulau Bali, memiliki peran penting tidak hanya penghubung ekonomi tapi juga benteng lingkungan. Namun, Jembrana juga tak luput dari persoalan lingkungan utamanya sampah yang kini menjadi isu nasional.

Tantangan Jembrana terletak pada ketergantungan yang tinggi terhadap TPA Peh yang makin terbatas kapasitasnya. Disisi lain, sama seperti wilayah lainnya di Bali, terjadi peningkatan signifikan dalam volume timbulan sampah harian. Peningkatan ini, dipicu pertumbuhan ekonomi, populasi hingga perilaku konsumtif masyarakat.

banner 336x280

Dalam respons proaktif terhadap permasalahan itu, Pemkab Jembrana telah merancang langkah-langkah penanganan bahkan strategi penanganan sampah jangka panjang bertajuk “Roadmap Penanganan Sampah jangka Pendek 2025- 2026 telah disusun. Strategi ini menandai pergeseran paradigma penanganan sampah, dari sekadar membuang menjadi memanfaatkan. Fokusnya pada pengurangan sampah dari sumber, peningkatan daur ulang, dan implementasi teknologi pengolahan modern, yaitu Refuse Derived Fuel (RDF).

Strategi itu mengedepankan penanganan ketat di tiga sektor yakni hulu (sumber sampah), tengah dan hilir. Untuk sektor hulu akan difokuskan pada penanganan sampah berbasis sumber. Bupati Jembrana telah mengeluarkan instruksi Bupati nomor 1 tahun 2025 terkait dengan kewajiban menyediakan tebo moderen dirumah tangga. Kebijakan ini dimulai dari ASN, perkantoran hingga kemudian akan berlaku dimasing-masing rumah tangga masyarakat. Program ini didukung oleh program Jembrana KEDAS, bank sampah unit sekolah perkantoran dan desa serta bank sampah induk dimasing-masing kecamatan.

Sementara di sektor tengah, dengan mengoptimalisasi TPS3R, sekolah kedas peningkatan kapasitas pengelola sampah hingga pengawasan pelaksanaan Perda 8 tahun 2013.

Terakhir disektor hilir, peningkatan daur ulang, dan implementasi teknologi pengolahan modern, yaitu Refuse Derived Fuel (RDF) serta optimalisasi TPST.

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menyatakan bahwa masalah sampah memerlukan solusi jangka panjang dan berkelanjutan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Kami tidak bisa lagi hanya menimbun sampah. TPA Peh kita sangat terbatas kapasitasnya. Perluasan pun tak mungkin. Namun kami komitmen untuk menjadikan Jembrana bersih, lestari, sekaligus persoalan TPA teratasi. Teknologi RDF bukan hanya solusi pengolahan, tetapi juga langkah penting dalam ekonomi sirkular dan penciptaan energi alternatif,” ujar Kembang dihubungi rabu ( 17/12).

Namun lanjut Kembang Partisipasi aktif dalam memilah sampah di rumah tangga adalah kunci keberhasilan program ini,

Karena itu, ia mengatakan telah membangun pondasi pondasi penanganan sampah di Jembrana . Mulai dari klian, perbekel, camat, dan lain sebagainya. Jadi sinergitas antara Bupati, unsur kewilayahan, PKK dan lain sebagainya, sudah dibangun.Jadi distribusi tanggung jawab sampah itu sudah dilaksanakan sampai ke level ke wilayah.

Semua kegiatan-kegiatan, perayaan, seremonial dan lain sebagainya dialihkan ke kegiatan-kegiatan yang peduli terhadap lingkungan. Misalnya penanaman pohon , gotong royong hingga bersih bersih sampah plastik. Termasuk meniadakan seremonial umunya seperti pelepasan balon, Styrofoam, penggunaan plastik diganti dengan bahan bahan ramah lingkungan dan mengurangi timbulan sampah.

“Kita mengajak semua stakeholder bergotong royong untuk mulai peduli terhadap penanganan sampah di wilayahnya masing-masing. Dan ini memang perlu bertahap, tidak serta-merta bisa langsung jadi, tapi perlu bertahap pengawasan dan sebagainya,“ paparnya.

Khusus pengolahan sampah melalui pemanfaatan mesin RDF , Pemkab Jembrana pada tahun 2025 ini diberikan bantuan oleh provinsi Bali melalui BKK senilai 4 miliar. Nilai itu digunakan untuk membeli mesin pengolah sampah menjadi RDF saat ini sedang proses intalasi dan efektif beroperasi awal tahun 2026.

“Kenapa RDF, kita melihat kondisi TPA Peh yang terbatas lahannya, perluasan lahan TPA yang kecil sekali, makanya inovasi teknologi sebagai jawaban penanggulangan sampah di Jembrana.Targetnya kita punya 3 modul, dengan kapasitas 90 ton,“ ujarnya.

Disisi lain, Kadis Lingkungan Hidup Jembrana Dewa Gede Ary Chandra mengatakan rata rata sampah harian masuk di Jembrana mencapai 50-60 ton per hari. Dengan adanya satu RDF, akan mampu mengolah yang sampah yang masuk ke TPA dengan kapasitas 30 ton per 8 jam.

”Mesin RDF yang kedua sudah kita usulkan ke provinsi pada tahun 2026. Sementara mesin ketiga diharapkan tersedia di tahun 2027, tentunya dengan menggandeng pihak pihak lainnya. Sehingga kedepan tidak adalagi pembuangan sampah ke TPA dengan sistem open dumping, tapi semua diolah RDF. Kita juga antisipasi lonjakan sampah pada momen tertentu, misalnya saat hari ya, mudik dan lainnya,“ terang Ary Chandra.

Langkah lainnya kata Ary Chandra dengan menata lagi TPA yang sudah eksisting .Ada 30 ton space yang bisa digunakan setiap hari guna menata TPA eksisting yang sudah 30 tahun itu.”Pelan-pelan kita kelola kita jadikan RDF. Jika ini berjalan, praktek open dumping ke TPA sudah sangat sangat berkurang. Disamping tentunya tetap langkah perbaikan di hulu, edukasi dimasyarakat tetap dilaksanakan, “ujar Ary Chandra. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Rakyat Itu Mengayomi dan Menjalankan Amanat Masyarakat

    Wakil Rakyat Itu Mengayomi dan Menjalankan Amanat Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 9 Des 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 686
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Sebagai wakil rakyat bukan berarti ongkang-ongkang kaki. Akan tetapi bisa melahirkan inspirasi bagi masyarakat. Dengan tujuan problematika di masyarakat langsung di serap, terdata, dan terbukti. Walau akan menduduki kursi panas itu tentu butuh perjuangan yang sangat panjang. Dan bukan segampang tangan menggenggam tapi butuh pikiran, perjuangan, dan dukungan penuh, Sabtu (09/12). Baca […]

  • Babinsa Jajaran Kodim 1617/Jembrana Konsisten Pengamanan di Pos Ibadah Gereja

    Babinsa Jajaran Kodim 1617/Jembrana Konsisten Pengamanan di Pos Ibadah Gereja

    • calendar_month Selasa, 26 Des 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Jembrana – Babinsa Jajaran Kodim 1617/Jembrana konsisten dukung kelancaran dan kenyamanan Warga yang Merayakan Natal Tahun 2023. Bersama Instansi terkait Babinsa Jajaran Kodim 1617/Jembrana melaksanakan pemantauan serta pengamanan mulai dari saat sebelum sampai dengan puncak Ibadah Natal di Gereja gereja juga melaksanakan pengamanan di Pos pos pantau yang tersebar di Wilayah Kabupaten Jembrana. Seperti terpantau […]

  • Momen Refleksi dan Pembinaan Para Personil Polres Jembrana

    Momen Refleksi dan Pembinaan Para Personil Polres Jembrana

    • calendar_month Senin, 2 Okt 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 881
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Upacara Korp Raport dan pemberian penghargaan ini diharapkan dapat menjadi momen refleksi bagi personil Polres Jembrana untuk mengingat perjalanan karier yang telah ditempuh dan terus berinovasi dalam menjalankan tugas. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi pembinaan personil, sehingga dapat menjadi potret sinergitas internal Polres Jembrana dalam menjaga pelayanan publik dan […]

  • MERAUP BERKAH DIBULAN MULIA

    MERAUP BERKAH DIBULAN MULIA

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 643
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Khotbah : Haji Rahmat Sidiq, S.Ag Jumat : 7 Maret 2025 Kaum muslimin, jamaah shalat Jum’at yang dirahmati Allah –Subhanahu Wa Ta’ala-. Dalam perjalanan hari demi hari selama setahun, biasanya mayoritas kaum muslimin tenggelam dalam kesibukan duniawinya, bekerja membanting tulang dalam rangka mengumpulkan rupiah demi rupiah untuk memenuhi kebutuhan hidupnya; sandang, pangan, dan […]

  • Respons Pengetatan Transfer Pusat, Kembang Hartawan Terapkan “Empati Fiskal” dan Inovasi PAD Jembrana

    Respons Pengetatan Transfer Pusat, Kembang Hartawan Terapkan “Empati Fiskal” dan Inovasi PAD Jembrana

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.133
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana saat ini tengah menghadapi tantangan serius menyusul postur APBD Jembrana yang sangat terkoreksi akibat adanya kebijakan pengetatan transfer dan pengurangan dana transfer pusat secara signifikan. Data APBD Jembrana tahun terakhir , terjadi penurunan cukup tajam dari sisi pendapatan transfer . Pada tahun 2026 ini dana transfer pusat berkurang sebesar Rp […]

  • Konservasi Menjaga Kelestarian Alam di Bali

    Konservasi Menjaga Kelestarian Alam di Bali

    • calendar_month Senin, 15 Jan 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.469
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Kodim 1617/Jembrana bersama Kementrian Lingkungan Hidup, Forkopimda dan masyarakat melaksanakan program penanaman pohon serentak se-Provinsi Bali Tahun 2024 sebagai upaya konservasi lingkungan, bertempat di Dusun Blimbingsari, Desa Blimbingsari, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, pada Minggu (14/01/2024). Kegiatan Penanaman Pohon serentak se-Provinsi Bali tahun 2024 ini melibatkan partisipasi aktif dari warga setempat, anggota TNI […]

expand_less