Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Kabupaten Jembrana Siapkan Roadmap Terbaru dan Sistem Penanganan Sampah Terpadu

Kabupaten Jembrana Siapkan Roadmap Terbaru dan Sistem Penanganan Sampah Terpadu

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
  • visibility 852
  • comment 0 komentar

suarajembrana.com – Kabupaten Jembrana sebagai pintu gerbang barat Pulau Bali, memiliki peran penting tidak hanya penghubung ekonomi tapi juga benteng lingkungan. Namun, Jembrana juga tak luput dari persoalan lingkungan utamanya sampah yang kini menjadi isu nasional.

Tantangan Jembrana terletak pada ketergantungan yang tinggi terhadap TPA Peh yang makin terbatas kapasitasnya. Disisi lain, sama seperti wilayah lainnya di Bali, terjadi peningkatan signifikan dalam volume timbulan sampah harian. Peningkatan ini, dipicu pertumbuhan ekonomi, populasi hingga perilaku konsumtif masyarakat.

banner 336x280

Dalam respons proaktif terhadap permasalahan itu, Pemkab Jembrana telah merancang langkah-langkah penanganan bahkan strategi penanganan sampah jangka panjang bertajuk “Roadmap Penanganan Sampah jangka Pendek 2025- 2026 telah disusun. Strategi ini menandai pergeseran paradigma penanganan sampah, dari sekadar membuang menjadi memanfaatkan. Fokusnya pada pengurangan sampah dari sumber, peningkatan daur ulang, dan implementasi teknologi pengolahan modern, yaitu Refuse Derived Fuel (RDF).

Strategi itu mengedepankan penanganan ketat di tiga sektor yakni hulu (sumber sampah), tengah dan hilir. Untuk sektor hulu akan difokuskan pada penanganan sampah berbasis sumber. Bupati Jembrana telah mengeluarkan instruksi Bupati nomor 1 tahun 2025 terkait dengan kewajiban menyediakan tebo moderen dirumah tangga. Kebijakan ini dimulai dari ASN, perkantoran hingga kemudian akan berlaku dimasing-masing rumah tangga masyarakat. Program ini didukung oleh program Jembrana KEDAS, bank sampah unit sekolah perkantoran dan desa serta bank sampah induk dimasing-masing kecamatan.

Sementara di sektor tengah, dengan mengoptimalisasi TPS3R, sekolah kedas peningkatan kapasitas pengelola sampah hingga pengawasan pelaksanaan Perda 8 tahun 2013.

Terakhir disektor hilir, peningkatan daur ulang, dan implementasi teknologi pengolahan modern, yaitu Refuse Derived Fuel (RDF) serta optimalisasi TPST.

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menyatakan bahwa masalah sampah memerlukan solusi jangka panjang dan berkelanjutan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Kami tidak bisa lagi hanya menimbun sampah. TPA Peh kita sangat terbatas kapasitasnya. Perluasan pun tak mungkin. Namun kami komitmen untuk menjadikan Jembrana bersih, lestari, sekaligus persoalan TPA teratasi. Teknologi RDF bukan hanya solusi pengolahan, tetapi juga langkah penting dalam ekonomi sirkular dan penciptaan energi alternatif,” ujar Kembang dihubungi rabu ( 17/12).

Namun lanjut Kembang Partisipasi aktif dalam memilah sampah di rumah tangga adalah kunci keberhasilan program ini,

Karena itu, ia mengatakan telah membangun pondasi pondasi penanganan sampah di Jembrana . Mulai dari klian, perbekel, camat, dan lain sebagainya. Jadi sinergitas antara Bupati, unsur kewilayahan, PKK dan lain sebagainya, sudah dibangun.Jadi distribusi tanggung jawab sampah itu sudah dilaksanakan sampai ke level ke wilayah.

Semua kegiatan-kegiatan, perayaan, seremonial dan lain sebagainya dialihkan ke kegiatan-kegiatan yang peduli terhadap lingkungan. Misalnya penanaman pohon , gotong royong hingga bersih bersih sampah plastik. Termasuk meniadakan seremonial umunya seperti pelepasan balon, Styrofoam, penggunaan plastik diganti dengan bahan bahan ramah lingkungan dan mengurangi timbulan sampah.

“Kita mengajak semua stakeholder bergotong royong untuk mulai peduli terhadap penanganan sampah di wilayahnya masing-masing. Dan ini memang perlu bertahap, tidak serta-merta bisa langsung jadi, tapi perlu bertahap pengawasan dan sebagainya,“ paparnya.

Khusus pengolahan sampah melalui pemanfaatan mesin RDF , Pemkab Jembrana pada tahun 2025 ini diberikan bantuan oleh provinsi Bali melalui BKK senilai 4 miliar. Nilai itu digunakan untuk membeli mesin pengolah sampah menjadi RDF saat ini sedang proses intalasi dan efektif beroperasi awal tahun 2026.

“Kenapa RDF, kita melihat kondisi TPA Peh yang terbatas lahannya, perluasan lahan TPA yang kecil sekali, makanya inovasi teknologi sebagai jawaban penanggulangan sampah di Jembrana.Targetnya kita punya 3 modul, dengan kapasitas 90 ton,“ ujarnya.

Disisi lain, Kadis Lingkungan Hidup Jembrana Dewa Gede Ary Chandra mengatakan rata rata sampah harian masuk di Jembrana mencapai 50-60 ton per hari. Dengan adanya satu RDF, akan mampu mengolah yang sampah yang masuk ke TPA dengan kapasitas 30 ton per 8 jam.

”Mesin RDF yang kedua sudah kita usulkan ke provinsi pada tahun 2026. Sementara mesin ketiga diharapkan tersedia di tahun 2027, tentunya dengan menggandeng pihak pihak lainnya. Sehingga kedepan tidak adalagi pembuangan sampah ke TPA dengan sistem open dumping, tapi semua diolah RDF. Kita juga antisipasi lonjakan sampah pada momen tertentu, misalnya saat hari ya, mudik dan lainnya,“ terang Ary Chandra.

Langkah lainnya kata Ary Chandra dengan menata lagi TPA yang sudah eksisting .Ada 30 ton space yang bisa digunakan setiap hari guna menata TPA eksisting yang sudah 30 tahun itu.”Pelan-pelan kita kelola kita jadikan RDF. Jika ini berjalan, praktek open dumping ke TPA sudah sangat sangat berkurang. Disamping tentunya tetap langkah perbaikan di hulu, edukasi dimasyarakat tetap dilaksanakan, “ujar Ary Chandra. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Potensi Desa Pengambengan, Kerajinan Miniatur Perahu Dilombakan

    Potensi Desa Pengambengan, Kerajinan Miniatur Perahu Dilombakan

    • calendar_month Senin, 30 Okt 2023
    • account_circle Izzoel
    • visibility 819
    • 0Komentar

    Jembrana, suarajembrana.com – Sebanyak 12 perahu dengan bentuk mini berjejer dipajang di halaman Kantor Desa Pengambengan. Miniatur perahu selerek, jaring dan jaring gardan yang biasa digunakan warga nelayan Pengambengan, ditampakan dalam bentuk mini atau disebut miniatur. Tentu lomba ini dapat memacu, kreatifitas masyarakat dalam mengolah bahan kayu menjadi perahu. Di sela-sela lomba, Perbekel Desa Pengambengan […]

  • Jalan Santai Melangkah Bersama Satukan Tekad Bangun Untuk Negeri

    Jalan Santai Melangkah Bersama Satukan Tekad Bangun Untuk Negeri

    • calendar_month Sabtu, 24 Agt 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.341
    • 0Komentar

    Jembrana, suarajembrana.com – Rangkaian HUT Kemerdekaan RI Ke-79 semakin semarak selain rangkaian lomba, ada pula jalan santai warga pesisir. Hal ini dilakukan warga Banjar Ketapang Muara, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana Bali. Selain sehat berhadiah yang mengusung tema “Jalan Santai Melangkah Bersama Satukan Tekad Bangun Untuk Negeri” menggugah semangat warga terutama anak-anak yang ikut […]

  • Mutiara di Balik Tembok-Tembok Industri 

    Mutiara di Balik Tembok-Tembok Industri 

    • calendar_month Jumat, 8 Mar 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 558
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Dalam perjalanan mendirikan Pondok Pesantren Darussalam Dusun Kelapabalian Desa Pengambengan Kecamatan Negara Bali, KH Ustad Sya’rani Yasin mengalami banyak tantangan dan perjuangan yang tidak mudah. Namun, semua itu berhasil diatasi dengan tekad kuat dan semangat yang tinggi, Jumat (08/03). Salah satu tantangan terbesar adalah terkait dengan kebutuhan finansial untuk mendirikan pondok pesantren. […]

  • Tertimpa Pohon Tumbang Seorang Supir Truk di Jalur Gilimanuk-Denpasar

    Tertimpa Pohon Tumbang Seorang Supir Truk di Jalur Gilimanuk-Denpasar

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 964
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Sebuah pohon jati dengan diameter sekitar 50 cm tumbang di Jalur Utama Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di KM 122-123, depan Petilasan Mbah Temon, Lingkungan Penginuman, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Selasa (7/1/2025). Kejadian pukul 15.30 wita ini mengakibatkan sebuah truk dengan nomor polisi DK 8020 AJ tertimpa, menyebabkan kerusakan pada bagian kepala truk dan […]

  • Silahturahmi Ramadhan Persatuan Karyawan Muslim PT Bali Maya Permai

    Silahturahmi Ramadhan Persatuan Karyawan Muslim PT Bali Maya Permai

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 542
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Silahturahmi Persatuan Karyawan Muslim PT Bali Maya Permai berbuka bersama. Dihadiri perwakilan manajemen dan seluruh karyawan Muslim PT Bali Maya Permai FCI Desa Tegalbadeng Barat, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, acara dibuka dengan pembacaan Dzikir Jama’i yang dipimpin oleh ustad Raden Juna, dirangkai sholat magrib bersama dan doa ditutup dengan melaksanakan buka bersama […]

  • Kisah Nelayan Pengambengan, Ikan Lemuru Produksi Bernilai Ekonomi

    Kisah Nelayan Pengambengan, Ikan Lemuru Produksi Bernilai Ekonomi

    • calendar_month Kamis, 14 Mar 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 798
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Di tahun 1990’an Sardinela Longiceps, atau Ikan Plagis yang lebih dikenal dengan nama lemuru atau di Bali terkenal dengan nama Be’koching, merupakan tangkapan favorit para nelayan pesisir selatan Kota Negara. Yang identik dengan kampung nelayan Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Jembrana – Bali, Kamis (14/03). Cerita ini dituturkan Budayawan Eka Sabara dalam buku […]

expand_less