Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Kabupaten Jembrana Siapkan Roadmap Terbaru dan Sistem Penanganan Sampah Terpadu

Kabupaten Jembrana Siapkan Roadmap Terbaru dan Sistem Penanganan Sampah Terpadu

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
  • visibility 1.008
  • comment 0 komentar

suarajembrana.com – Kabupaten Jembrana sebagai pintu gerbang barat Pulau Bali, memiliki peran penting tidak hanya penghubung ekonomi tapi juga benteng lingkungan. Namun, Jembrana juga tak luput dari persoalan lingkungan utamanya sampah yang kini menjadi isu nasional.

Tantangan Jembrana terletak pada ketergantungan yang tinggi terhadap TPA Peh yang makin terbatas kapasitasnya. Disisi lain, sama seperti wilayah lainnya di Bali, terjadi peningkatan signifikan dalam volume timbulan sampah harian. Peningkatan ini, dipicu pertumbuhan ekonomi, populasi hingga perilaku konsumtif masyarakat.

banner 336x280

Dalam respons proaktif terhadap permasalahan itu, Pemkab Jembrana telah merancang langkah-langkah penanganan bahkan strategi penanganan sampah jangka panjang bertajuk “Roadmap Penanganan Sampah jangka Pendek 2025- 2026 telah disusun. Strategi ini menandai pergeseran paradigma penanganan sampah, dari sekadar membuang menjadi memanfaatkan. Fokusnya pada pengurangan sampah dari sumber, peningkatan daur ulang, dan implementasi teknologi pengolahan modern, yaitu Refuse Derived Fuel (RDF).

Strategi itu mengedepankan penanganan ketat di tiga sektor yakni hulu (sumber sampah), tengah dan hilir. Untuk sektor hulu akan difokuskan pada penanganan sampah berbasis sumber. Bupati Jembrana telah mengeluarkan instruksi Bupati nomor 1 tahun 2025 terkait dengan kewajiban menyediakan tebo moderen dirumah tangga. Kebijakan ini dimulai dari ASN, perkantoran hingga kemudian akan berlaku dimasing-masing rumah tangga masyarakat. Program ini didukung oleh program Jembrana KEDAS, bank sampah unit sekolah perkantoran dan desa serta bank sampah induk dimasing-masing kecamatan.

Sementara di sektor tengah, dengan mengoptimalisasi TPS3R, sekolah kedas peningkatan kapasitas pengelola sampah hingga pengawasan pelaksanaan Perda 8 tahun 2013.

Terakhir disektor hilir, peningkatan daur ulang, dan implementasi teknologi pengolahan modern, yaitu Refuse Derived Fuel (RDF) serta optimalisasi TPST.

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menyatakan bahwa masalah sampah memerlukan solusi jangka panjang dan berkelanjutan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Kami tidak bisa lagi hanya menimbun sampah. TPA Peh kita sangat terbatas kapasitasnya. Perluasan pun tak mungkin. Namun kami komitmen untuk menjadikan Jembrana bersih, lestari, sekaligus persoalan TPA teratasi. Teknologi RDF bukan hanya solusi pengolahan, tetapi juga langkah penting dalam ekonomi sirkular dan penciptaan energi alternatif,” ujar Kembang dihubungi rabu ( 17/12).

Namun lanjut Kembang Partisipasi aktif dalam memilah sampah di rumah tangga adalah kunci keberhasilan program ini,

Karena itu, ia mengatakan telah membangun pondasi pondasi penanganan sampah di Jembrana . Mulai dari klian, perbekel, camat, dan lain sebagainya. Jadi sinergitas antara Bupati, unsur kewilayahan, PKK dan lain sebagainya, sudah dibangun.Jadi distribusi tanggung jawab sampah itu sudah dilaksanakan sampai ke level ke wilayah.

Semua kegiatan-kegiatan, perayaan, seremonial dan lain sebagainya dialihkan ke kegiatan-kegiatan yang peduli terhadap lingkungan. Misalnya penanaman pohon , gotong royong hingga bersih bersih sampah plastik. Termasuk meniadakan seremonial umunya seperti pelepasan balon, Styrofoam, penggunaan plastik diganti dengan bahan bahan ramah lingkungan dan mengurangi timbulan sampah.

“Kita mengajak semua stakeholder bergotong royong untuk mulai peduli terhadap penanganan sampah di wilayahnya masing-masing. Dan ini memang perlu bertahap, tidak serta-merta bisa langsung jadi, tapi perlu bertahap pengawasan dan sebagainya,“ paparnya.

Khusus pengolahan sampah melalui pemanfaatan mesin RDF , Pemkab Jembrana pada tahun 2025 ini diberikan bantuan oleh provinsi Bali melalui BKK senilai 4 miliar. Nilai itu digunakan untuk membeli mesin pengolah sampah menjadi RDF saat ini sedang proses intalasi dan efektif beroperasi awal tahun 2026.

“Kenapa RDF, kita melihat kondisi TPA Peh yang terbatas lahannya, perluasan lahan TPA yang kecil sekali, makanya inovasi teknologi sebagai jawaban penanggulangan sampah di Jembrana.Targetnya kita punya 3 modul, dengan kapasitas 90 ton,“ ujarnya.

Disisi lain, Kadis Lingkungan Hidup Jembrana Dewa Gede Ary Chandra mengatakan rata rata sampah harian masuk di Jembrana mencapai 50-60 ton per hari. Dengan adanya satu RDF, akan mampu mengolah yang sampah yang masuk ke TPA dengan kapasitas 30 ton per 8 jam.

”Mesin RDF yang kedua sudah kita usulkan ke provinsi pada tahun 2026. Sementara mesin ketiga diharapkan tersedia di tahun 2027, tentunya dengan menggandeng pihak pihak lainnya. Sehingga kedepan tidak adalagi pembuangan sampah ke TPA dengan sistem open dumping, tapi semua diolah RDF. Kita juga antisipasi lonjakan sampah pada momen tertentu, misalnya saat hari ya, mudik dan lainnya,“ terang Ary Chandra.

Langkah lainnya kata Ary Chandra dengan menata lagi TPA yang sudah eksisting .Ada 30 ton space yang bisa digunakan setiap hari guna menata TPA eksisting yang sudah 30 tahun itu.”Pelan-pelan kita kelola kita jadikan RDF. Jika ini berjalan, praktek open dumping ke TPA sudah sangat sangat berkurang. Disamping tentunya tetap langkah perbaikan di hulu, edukasi dimasyarakat tetap dilaksanakan, “ujar Ary Chandra. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dandim 1617/Jembrana Pimpin Upacara Paripurna Kepada Para Prajurit

    Dandim 1617/Jembrana Pimpin Upacara Paripurna Kepada Para Prajurit

    • calendar_month Jumat, 17 Nov 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 597
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Bertempat di Lapangan Apel Makodim 1617/Jembrana, Jalan I Gusti Ngurah Rai, No.135, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan/Kabupaten Jembrana Seluruh Anggota Kodim 1617/Jembrana mengikuti Upacara Tujuh Belasan/Paripurna, bertindak sebagai Irup Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf Teguh Dwi Raharja, S.Sos, selaku Komandan Upacara Pa Sandi Kodim 1617/Jembrana Lettu Inf I Made Sujana Arianta dan Selaku Paup Batilog […]

  • Masikian Festival di Tutup, ST. Kembang Sari Desa Banyubiru Juara I Lomba Ogoh-Ogoh Jembrana

    Masikian Festival di Tutup, ST. Kembang Sari Desa Banyubiru Juara I Lomba Ogoh-Ogoh Jembrana

    • calendar_month Jumat, 8 Mar 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 535
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Gelaran Masikian Festival Tahun 2024 yang mengangkat tema “Abhitah Yowana Catha” telah berlangsung sukses dengan menghadirkan lomba ogoh-ogoh dewasa, ogoh-ogoh mini dan sketsa ogoh-ogoh selama tiga hari dari tanggal 5-7 Maret di Gedung Kesenian Ir. Soekarno. Pada malam terakhir, Kamis (7/3) gelaran Masikian Festival secara resmi ditutup oleh Bupati Jembrana, I Nengah […]

  • Kendalikan Stok Harga Pangan Jelang Hari Raya, Pemkab Jembrana Gelar HLM TPID

    Kendalikan Stok Harga Pangan Jelang Hari Raya, Pemkab Jembrana Gelar HLM TPID

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.406
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna membuka High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Jembrana. Kegiatan tersebut, digelar untuk meningkatkan sinergi kolaborasi pengendalian harga dan stok ketersediaan bahan pangan menjelang Hari raya Galungan dan Kuningan serta Natal dan Tahun Baru. Pelaksanaan HLM TPID yang berlangsung di Ruang Rapat […]

  • Bupati Tamba Buka Langsung Baksos Ke XXXIII Forum Kedokteran Gigi

    Bupati Tamba Buka Langsung Baksos Ke XXXIII Forum Kedokteran Gigi

    • calendar_month Jumat, 2 Feb 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.038
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Bakti Sosial (Baksos) ke XXXIII Forum Kedokteran Gigi (FKG) Unmas dengan mengusung tema Satu Aksi Berbagi Senyum Sehat Untuk Jembrana dibuka langsung oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba di Gedung Sentra Tenun Jembrana, Jumat (2/2). Kegiatan Baksos tersebut dilaksanakan di Kecamatan Mendoyo dari tanggal 1 – 3 Pebruari 2024. Usai membuka Baksos […]

  • Bupati dan Wabup Jembrana Terima Tanda Alumni Kehormatan Usai Retret, Motivasi Untuk Mengabdi dan Melayani

    Bupati dan Wabup Jembrana Terima Tanda Alumni Kehormatan Usai Retret, Motivasi Untuk Mengabdi dan Melayani

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 824
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Retret, atau orientasi kepemimpinan bagi Kepala Daerah gelombang kedua di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Jawa Barat, berakhir, Kamis (26/6/2025) hari ini. Penutupan retret ditandai dengan rangkaian parade Manggala, yang dilangsungkan di Lapangan Parade Kampus Lembah Manglayang. Setelah itu, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya menyematkan pin tanda alumni kehormatan […]

  • Pencerahan Maulid Nabi Muhammad SAW Tanamkan Keimaman dan Kerukunan Umat Beragama

    Pencerahan Maulid Nabi Muhammad SAW Tanamkan Keimaman dan Kerukunan Umat Beragama

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 972
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Tanamkan kerukunan umat beragama sebagai umat Islam dan kokohkan jiwa keIslaman dengan keimanan serta ketaqwaan. Indonesia bukan negara Islam tapi negeri yang beraneka corak agama dan juga kepercayaan. Ini perlu dijadikan acuan agar negeri ini makmur serta kaya akan hasil alamnya. Maulid Nabi Muhammad merupakan suri tauladan, lahirnya beliau membawa rahmat bagi […]

expand_less