Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Bupati Kembang Lantik 1.453 PPPK Paruh Waktu, Ingatkan Tantangan Fiskal Tahun 2026

Bupati Kembang Lantik 1.453 PPPK Paruh Waktu, Ingatkan Tantangan Fiskal Tahun 2026

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
  • visibility 881
  • comment 0 komentar

suarajembrana.com – Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan melantik 1.453 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (PPPKPW) formasi 2025 di Taman Pecangakan, Kantor Bupati Jembrana, Senin (17/11). Pelantikan ini sekaligus menjadi momentum istimewa menjelang perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan yang jatuh dua hari lagi.

Didampingi Wabup IGN Patriana Krisna, Bupati Kembang mengucapkan selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan kepada umat Hindu. Ia berharap perayaan kemenangan dharma atas adharma membawa vibrasi positif bagi seluruh jajaran aparatur pemerintah dan masyarakat Jembrana.

banner 336x280

Di hadapan ribuan pegawai yang hadir, Bupati Kembang menegaskan pentingnya pemahaman bersama terkait kondisi keuangan daerah pada Tahun Anggaran 2026. Ia mengungkapkan bahwa alokasi Transfer ke Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat akan mengalami penurunan sangat signifikan.

“Penurunan TKD tahun depan mencapai Rp99,4 miliar dibanding tahun 2025. Ini angka yang sangat besar dan tentu berdampak bagi Jembrana yang kapasitas fiskalnya terbatas,” ujarnya.

Sejumlah pos pendanaan strategis dipastikan hilang pada 2026, antara lain DAU Pendidikan sebesar Rp31,6 miliar, DAU Kesehatan Rp11,5 miliar,DAU PPPK Rp14,1 miliar, yang selama ini menjadi penopang pembiayaan layanan dasar dan pembayaran gaji PPPK.

Selain itu, DAU block grant turut menyusut Rp13,1 miliar, insentif fiskal Rp14,6 miliar juga tidak lagi dialokasikan, serta pendapatan dari pajak kendaraan bermotor dan bagi hasil pajak provinsi turun sekitar Rp33 miliar. Menghadapi tekanan fiskal tersebut, Bupati menegaskan perlunya perubahan pola pikir seluruh aparatur. “Kita harus menggunakan anggaran dengan super-super ketat. Tidak ada pemborosan, mulai dari belanja ATK, BBM, makan minum, pemeliharaan gedung dan kendaraan, hingga belanja besar,” tegasnya.

Ia juga meminta seluruh perangkat daerah mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tanpa menaikkan tarif yang berpotensi membebani masyarakat. Potensi PAD yang belum tergarap diminta dimaksimalkan, termasuk meminimalkan kebocoran pendapatan.

Meski berada dalam tekanan fiskal, Pemkab Jembrana berkomitmen mempertahankan program-program pro rakyat seperti rumah singgah, fasilitas PMI, antar jemput pasien, santunan kematian, uang penunggu pasien, bedah rumah, bedah warung, dan sejumlah program prioritas lainnya. Hanya saja, akan dilakukan penyesuaian pada volume kegiatan maupun nominal bantuan.

“Pemkab juga berupaya menjaga kesejahteraan ASN, terutama agar TPP tidak tergerus penurunan TKD. Selain itu, pemerintah tetap memperjuangkan nasib tenaga Non ASN agar mendapat kepastian status,”jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati Kembang mengungkapkan bahwa pada tahun ini Pemkab Jembrana telah mengangkat 601 pegawai Non ASN menjadi PPPK Penuh Waktu. Sementara itu, sebanyak 1.453 pegawai Non ASN lainnya yang telah mengabdi minimal dua tahun diusulkan dan kini resmi menjadi PPPK Paruh Waktu per 1 Oktober 2025.

Namun, keterbatasan anggaran membuat pemerintah sementara hanya mampu memberikan gaji setara dengan yang diterima sebelumnya. “Kami mohon maaf karena belum bisa meningkatkan penghasilan. Ke depan, dengan peningkatan PAD, astungkara dapat dirumuskan skema gaji yang lebih baik,” kata Bupati Kembang.

Bupati juga mengingatkan soal etika kerja di lingkungan Pemkab Jembrana. Semua unsur ASN—baik PNS, PPPK Penuh Waktu, PPPK Paruh Waktu, maupun tenaga outsourcing—diminta bekerja solid tanpa merasa lebih tinggi dari yang lain.

“Jangan ada yang memperlakukan PPPK atau outsourcing seenaknya. Saya dan Pak Wakil juga tenaga kontrak, hanya saja masa kontraknya lima tahun dan bisa diperpanjang,” ujarnya.

Ia meminta seluruh pegawai menghindari perintah-perintah yang di luar tugas kedinasan, seperti menyuruh menjemput anak atau membeli makan siang.

Bupati menegaskan bahwa kinerja akan menjadi tolok ukur utama. Bagi PNS, kinerja akan berpengaruh pada promosi dan mutasi, sementara bagi PPPK menjadi dasar perpanjangan kontrak.

“Tidak ada tempat bagi mereka yang tidak memberikan hasil nyata,” tegasnya. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Target Belum Tercapai, Namun Jembrana Berhasil Cetak Lompatan Prestasi di Porjar Bali 2026

    Target Belum Tercapai, Namun Jembrana Berhasil Cetak Lompatan Prestasi di Porjar Bali 2026

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Jembrana – Kabupaten Jembrana sukses mendobrak tradisi dan naik ke peringkat ke-7 se-Provinsi Bali dalam ajang Porjar Provinsi Bali Tahun ini. Setelah tiga tahun berturut-turut (2023 – 2025) tertahan di peringkat ke-9 atau posisi buncit, tahun ini berhasil naik peringkat dengan torehan akhir 36 medali emas, 36 perak, dan 51 perunggu. Keberhasilan ini tidak lepas […]

  • Dandim 1617/Jembrana dan Forkopimda Saksikan Final Liga Tarkam

    Dandim 1617/Jembrana dan Forkopimda Saksikan Final Liga Tarkam

    • calendar_month Selasa, 15 Agt 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 715
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Bergulirnya final Liga Tarkam Sepakbola Kampung di Lamongan Sinar Lampu Desa Pengambengan. Pertandingan sepakbola jenis olahraga kampung yang menyedot ratusan penonton selama bergulir dari Juni hingga Agustus memakan waktu 3 bulan. Final pertandingan Timur Tengah FC Loloan Timur melawan Putra Dewata Desa Tegal Badeng Barat. Hingga pluit dibunyikan dari babak pertama hingga […]

  • Menikmati Hasil Panen Ternak dan Sayuran di Kebun P2B Polres Jembrana

    Menikmati Hasil Panen Ternak dan Sayuran di Kebun P2B Polres Jembrana

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 575
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, S.H., S.I.K., M.I.K. bersama personel melaksanakan kegiatan panen hasil ternak dan sayuran di Kebun Program Ketahanan Pangan (P2B) Polres Jembrana, Sabtu (23/8/2025) Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Jembrana memanen langsung telur ayam petelur serta sayuran hasil budidaya hidroponik yang dikelola oleh personel Polres Jembrana. Selain itu, tampak […]

  • Pentas Seni TK Negeri Pembina Melaya Penuh Kreativitas, Wabup Ipat Tekankan Nilai Karakter

    Pentas Seni TK Negeri Pembina Melaya Penuh Kreativitas, Wabup Ipat Tekankan Nilai Karakter

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 413
    • 0Komentar

    Jembrana – Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) menghadiri acara pentas seni sekaligus pelepasan siswa-siswi TK Negeri Pembinan Melaya tahun ajaran 2025/2026, Selasa (26/5). Dalam momen penuh keceriaan tersebut, Wabup Ipat ini menekankan krusialnya pembentukan karakter anak sejak usia dini sebagai fondasi masa depan. Puluhan anak-anak dengan kostum warna-warni unjuk gigi menampilkan […]

  • SMKN 2 Negara Finalis Nasional Inovasi dan Kreatif Telur Itik Kaya Kandungan Gizi

    SMKN 2 Negara Finalis Nasional Inovasi dan Kreatif Telur Itik Kaya Kandungan Gizi

    • calendar_month Kamis, 5 Okt 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 727
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Karya kreatif di dukung guru juga orang tua produksi telur asin itik yang diasapkan. Selain memiliki kandungan gizi seperti vitamin A, vitamin C, kalsium, fosfor, ternyata telur asin asap punya keunggulan lain. Telur asin ini bisa tahan lebih lama dan enak dikonsumsi meski telah disimpan satu bulan. Acara bertajuk Ekspo Hasil kegiatan […]

  • Siaga, Bupati Jembrana Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir

    Siaga, Bupati Jembrana Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.191
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi secara terus-menerus sejak beberapa hari terakhir telah menyebabkan banjir di sejumlah wilayah di Kabupaten Jembrana. Puluhan rumah warga, ruas jalan, dan fasilitas umum terdampak genangan air, bahkan menelan korban jiwa. Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Jembrana bergerak cepat dengan menggelar Rapat Pembahasan Penetapan Status Keadaan Darurat […]

expand_less