Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Dokar Pak Karim

Dokar Pak Karim

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
  • visibility 965
  • comment 0 komentar

Oleh: Angga Wijaya

Masa kecil saya punya satu cerita yang selalu muncul setiap kali saya mendengar suara derap kuda—cerita tentang hari Minggu, tentang ibu angkat saya, dan tentang dokar milik Pak Karim.

banner 336x280

Setiap hari Minggu pagi, ketika sebagian orang memilih tidur lebih lama atau menyalakan televisi, ibu angkat saya justru punya agenda khusus untuk saya yaitu, keliling kota kecil kami di atas dokar.

Itu adalah hadiah kecil tapi sangat berarti—karena beliau tahu, saya sangat menyukai kuda. Setiap kali melihat kuda di jalan, mata saya langsung berbinar. Dan beliau, seperti bisa membaca isi hati saya, menjadikan dokar sebagai kebiasaan akhir pekan kami.

Dokar itu sederhana. Tidak berhias, tidak berwarna mencolok. Tapi dari tempat duduk kayunya, saya merasa seperti penumpang paling istimewa. Kusirnya bernama Pak Karim. Beliau warga asli Loloan, sebuah kampung tua di kota Negara, Jembrana, Bali. Kampung Loloan dikenal sebagai tempat tinggal komunitas Bugis-Melayu yang telah lama menetap di sana.

Tapi waktu kecil, saya belum paham soal sejarah. Yang saya tahu, Pak Karim orangnya ramah dan sabar. Suaranya berat tapi menenangkan. Kalau saya banyak bertanya, beliau tidak pernah marah.

Saya duduk di depan, dekat Pak Karim, memandangi surai kuda yang bergoyang pelan saat berjalan. Angin pagi mengelus pipi, dan suara “tap… tap…” dari kaki kuda seperti lagu pengantar yang selalu saya tunggu-tunggu.

Kadang saya bertanya, “Pak, kuda ini dikasih makan apa?” atau, “Kenapa kakinya dikasih sepatu besi?” Dan Pak Karim akan menjawab dengan sabar, sambil sesekali tersenyum kecil.

Ibu saya duduk di belakang. Beliau tak banyak bicara, hanya sesekali menanggapi obrolan kami atau menunjuk arah yang ingin dituju. Mungkin bagi orang lain, itu hanya perjalanan pendek keliling kota. Tapi bagi saya, itu seperti perjalanan istimewa yang menyatukan kami bertiga—saya, ibu, dan Pak Karim.

Saya tidak tahu apakah ibu angkat saya membayar Pak Karim setiap minggu, atau sudah ada kesepakatan di antara mereka. Yang jelas, tak pernah ada Minggu yang terlewat tanpa dokar, selama masa kecil saya di kota Negara.

Kini, setelah dewasa, saya mulai mengerti bahwa ibu saya tidak sekadar mengajak saya naik dokar. Beliau sedang menunjukkan kasih sayang dengan cara yang paling saya mengerti—melalui suara kuda, melalui jalan-jalan pagi, melalui waktu yang kami habiskan bersama tanpa tergesa-gesa.

Saya juga baru sadar bahwa dokar itu bukan sekadar kendaraan, tapi bagian dari kenangan. Bagian dari cara saya memahami kasih ibu, dan cara saya mengingat kampung halaman. Saya tidak tahu di mana Pak Karim sekarang. Apakah ia masih menarik dokar, atau sudah menikmati masa tua di Loloan. Tapi nama dan wajahnya tetap saya ingat. Sama seperti saya mengingat suara roda kayu yang menggilas jalan, atau embusan angin pagi yang menyelinap lewat celah kursi.

Hari ini, suara dokar di kota sudah jarang terdengar. Mesin-mesin menggantikannya. Tapi bagi saya, suara dokar Pak Karim tetap hidup dalam ingatan. Ia membawa saya kembali ke masa kecil yang hangat, ke kota kecil yang tenang, dan ke sosok ibu yang mencintai dengan cara yang lembut dan diam-diam.

Kini, di depan Pasar Umum Negara, pasar tradisional yang baru direvitalisasi di jantung Kota Negara—masih terdapat pangkalan dokar yang melayani rute keliling kota. Kehadiran dokar-dokar ini bukan sekadar moda transportasi, melainkan juga bagian dari upaya pelestarian warisan budaya yang nyaris punah di banyak kota lain di Bali.

Dokar yang dulunya merupakan pemandangan sehari-hari, kini justru menjadi sesuatu yang istimewa—mengingatkan kita pada masa lalu yang sederhana dan hangat.

Melihatnya kembali hadir di kota ini, membuat saya merasa seperti kembali dipertemukan dengan kenangan tentang Pak Karim, ibu, dan hari Minggu pagi yang selalu saya nanti-nanti. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Jembrana Gelar Bhakti Penganyar ke Pura Mandara Giri Semeru Agung

    Pemkab Jembrana Gelar Bhakti Penganyar ke Pura Mandara Giri Semeru Agung

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 762
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Serangkaian Karya Pujawali di Pura Mandara Giri Semeru Agung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Jembrana melaksanakan Bhakti Penganyar yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), Kamis (17/7/2025). Wabup Ipat hadir didampingi sang istri, Ny. Inda Patriana, bersama jajaran pejabat Pemkab Jembrana, di antaranya para Asisten Sekda, […]

  • Pengabenan Kusa Pranawa Kerangka Manusia Prasejarah Gilimanuk

    Pengabenan Kusa Pranawa Kerangka Manusia Prasejarah Gilimanuk

    • calendar_month Kamis, 1 Feb 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 560
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Rangkain upacara pengabenan terhadap kerangka manusia prasejarah atau manusia purba di Museum Purbakala Gilimanuk, digelar pada Rabu (31/1). Berlangsung rangkaian Uleman Manggala Praja sebagai guru saksi yang dihadiri Bupati Jembrana I Nengah Tamba, Wabup I Gede Ngurah Patriana Krisna, Sekda I Made Budiasa, Pj. Gubernur Bali yang diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan […]

  • Dandim 1617/Jembrana : “Pupuk Jiwa Kejuangan, Patriotisme, Nasionalisme dan Solidaritas Prajurit”

    Dandim 1617/Jembrana : “Pupuk Jiwa Kejuangan, Patriotisme, Nasionalisme dan Solidaritas Prajurit”

    • calendar_month Senin, 8 Jan 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 778
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Mengawali tahun 2024, Kodim 1617/Jembrana menggelar upacara pengibaran bendera merah putih. Dipimpin langsung Dandim 1617/ Jembrana Letkol Inf Teguh Dwi Raharja, S.Sos, upacara yang rutin dilaksanakan setiap Hari Senin berlangsung di lapangan apel Makodim 1617/Jembrana Jalan Ngurah Rai Nomor 135 Negara, Senin (08/01/2024) Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf Teguh Dwi Raharja, S.Sos pada […]

  • Polsek Gilimanuk Gelar Patroli Barcode Jaga Situasi Kamtibmas Kondusif

    Polsek Gilimanuk Gelar Patroli Barcode Jaga Situasi Kamtibmas Kondusif

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 578
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Polres Jembrana melalui Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk melaksanakan kegiatan Patroli Barcode di sejumlah titik strategis, Senin (25/8/2025), guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.30 hingga 11.30 Wita ini dipimpin oleh IPTU Surjadi bersama tiga personel lainnya, yakni AIPTU I Ketut Widiantara, AIPTU I Gede Madia […]

  • Bupati Tamba Menghadiri Apel Peringatan HUT Bhayangkara ke-78

    Bupati Tamba Menghadiri Apel Peringatan HUT Bhayangkara ke-78

    • calendar_month Senin, 1 Jul 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 669
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Hadir Pada Upacara Hari Bhayangkara Ke-78 Tahun 2024, Bupati Jembrana I Nengah Tamba tampak khidmat mengikuti serangkaian acara yang digelar oleh Polda Bali bertempat di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Renon, Denpasar, Senin (1/7). Ditemui usai upacara Bupati Jembrana I Nengah Tamba didampingi Kapolres Jembrana AKBP Endang Tri Purwanto dan Dandim 1617/Jembrana […]

  • Gerak Cepat, Bupati Kembang Kunjungi Warga Musibah Kebakaran di Desa Pergung

    Gerak Cepat, Bupati Kembang Kunjungi Warga Musibah Kebakaran di Desa Pergung

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 724
    • 0Komentar

    suarajembrana.com Kebakaran yang terjadi pada tanggal 16 Agustus 2025, pukul 19.50 wita di Desa Pergung, menghanguskan 1 rumah warga. Dengar kabar tersebut, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bergerak cepat meninjau langsung lokasi kebakaran rumah warga yang berlokasi di Desa Pergung, Kecamatan Mendoyo, Sabtu (16/8) malam. Kehadiran orang nomor satu di Jembrana ini sebagai wujud […]

expand_less