Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Dokar Pak Karim

Dokar Pak Karim

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
  • visibility 1.144
  • comment 0 komentar

Oleh: Angga Wijaya

Masa kecil saya punya satu cerita yang selalu muncul setiap kali saya mendengar suara derap kuda—cerita tentang hari Minggu, tentang ibu angkat saya, dan tentang dokar milik Pak Karim.

banner 336x280

Setiap hari Minggu pagi, ketika sebagian orang memilih tidur lebih lama atau menyalakan televisi, ibu angkat saya justru punya agenda khusus untuk saya yaitu, keliling kota kecil kami di atas dokar.

Itu adalah hadiah kecil tapi sangat berarti—karena beliau tahu, saya sangat menyukai kuda. Setiap kali melihat kuda di jalan, mata saya langsung berbinar. Dan beliau, seperti bisa membaca isi hati saya, menjadikan dokar sebagai kebiasaan akhir pekan kami.

Dokar itu sederhana. Tidak berhias, tidak berwarna mencolok. Tapi dari tempat duduk kayunya, saya merasa seperti penumpang paling istimewa. Kusirnya bernama Pak Karim. Beliau warga asli Loloan, sebuah kampung tua di kota Negara, Jembrana, Bali. Kampung Loloan dikenal sebagai tempat tinggal komunitas Bugis-Melayu yang telah lama menetap di sana.

Tapi waktu kecil, saya belum paham soal sejarah. Yang saya tahu, Pak Karim orangnya ramah dan sabar. Suaranya berat tapi menenangkan. Kalau saya banyak bertanya, beliau tidak pernah marah.

Saya duduk di depan, dekat Pak Karim, memandangi surai kuda yang bergoyang pelan saat berjalan. Angin pagi mengelus pipi, dan suara “tap… tap…” dari kaki kuda seperti lagu pengantar yang selalu saya tunggu-tunggu.

Kadang saya bertanya, “Pak, kuda ini dikasih makan apa?” atau, “Kenapa kakinya dikasih sepatu besi?” Dan Pak Karim akan menjawab dengan sabar, sambil sesekali tersenyum kecil.

Ibu saya duduk di belakang. Beliau tak banyak bicara, hanya sesekali menanggapi obrolan kami atau menunjuk arah yang ingin dituju. Mungkin bagi orang lain, itu hanya perjalanan pendek keliling kota. Tapi bagi saya, itu seperti perjalanan istimewa yang menyatukan kami bertiga—saya, ibu, dan Pak Karim.

Saya tidak tahu apakah ibu angkat saya membayar Pak Karim setiap minggu, atau sudah ada kesepakatan di antara mereka. Yang jelas, tak pernah ada Minggu yang terlewat tanpa dokar, selama masa kecil saya di kota Negara.

Kini, setelah dewasa, saya mulai mengerti bahwa ibu saya tidak sekadar mengajak saya naik dokar. Beliau sedang menunjukkan kasih sayang dengan cara yang paling saya mengerti—melalui suara kuda, melalui jalan-jalan pagi, melalui waktu yang kami habiskan bersama tanpa tergesa-gesa.

Saya juga baru sadar bahwa dokar itu bukan sekadar kendaraan, tapi bagian dari kenangan. Bagian dari cara saya memahami kasih ibu, dan cara saya mengingat kampung halaman. Saya tidak tahu di mana Pak Karim sekarang. Apakah ia masih menarik dokar, atau sudah menikmati masa tua di Loloan. Tapi nama dan wajahnya tetap saya ingat. Sama seperti saya mengingat suara roda kayu yang menggilas jalan, atau embusan angin pagi yang menyelinap lewat celah kursi.

Hari ini, suara dokar di kota sudah jarang terdengar. Mesin-mesin menggantikannya. Tapi bagi saya, suara dokar Pak Karim tetap hidup dalam ingatan. Ia membawa saya kembali ke masa kecil yang hangat, ke kota kecil yang tenang, dan ke sosok ibu yang mencintai dengan cara yang lembut dan diam-diam.

Kini, di depan Pasar Umum Negara, pasar tradisional yang baru direvitalisasi di jantung Kota Negara—masih terdapat pangkalan dokar yang melayani rute keliling kota. Kehadiran dokar-dokar ini bukan sekadar moda transportasi, melainkan juga bagian dari upaya pelestarian warisan budaya yang nyaris punah di banyak kota lain di Bali.

Dokar yang dulunya merupakan pemandangan sehari-hari, kini justru menjadi sesuatu yang istimewa—mengingatkan kita pada masa lalu yang sederhana dan hangat.

Melihatnya kembali hadir di kota ini, membuat saya merasa seperti kembali dipertemukan dengan kenangan tentang Pak Karim, ibu, dan hari Minggu pagi yang selalu saya nanti-nanti. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belajar Bahasa Inggris Kreatif untuk Guru-Guru Sekolah Dasar di Gugus Diponegoro, Yehembang

    Belajar Bahasa Inggris Kreatif untuk Guru-Guru Sekolah Dasar di Gugus Diponegoro, Yehembang

    • calendar_month Kamis, 9 Nov 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 739
    • 0Komentar

    Triatma Mulya suarajembrana.com – Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Triatma Mulya PSDKU Jembrana telah melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) melalui Workshop dengan tema Creating Creative Classroom Environment di SDN 5 Yehembang, dengan melibatkan seluruh guru di Gugus Diponegoro, Kecamatan Yehembang. Kegiatan ini didasari oleh situasi saat ini dimana Bahasa Inggris kembali dilaksanakan di sekolah […]

  • Sebanyaknya 52 Warga Tegalbadeng Barat di Duga Keracunan Makanan

    Sebanyaknya 52 Warga Tegalbadeng Barat di Duga Keracunan Makanan

    • calendar_month Selasa, 31 Okt 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 764
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Sebanyak 52 warga Desa Tegalbadeng Barat mengalami muntah, mual, diare hingga 2 warga harus menjalankan rawat inap. Salah satunya balita yang terbaring lemas di Puskesmas II. Di duga beberapa warga bahwa sate yang basi dan telur yang dimakan anaknya mengakibatkan mual dan muntah serta diare. Hal ini usai menghadiri pengajian di Teluk […]

  • Anggaran Semester I Jembrana Capai 49,59 Persen, Pemkab Pastikan Kinerja Tetap On Track

    Anggaran Semester I Jembrana Capai 49,59 Persen, Pemkab Pastikan Kinerja Tetap On Track

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Jembrana – Pemerintah Kabupaten Jembrana mencatatkan kinerja keuangan yang positif pada paruh pertama tahun ini. Seperti disampaikan oleh DPRD dalam pemandangan umum fraksi, realisasi belanja daerah hingga Juli 2026 telah mencapai 49,59%. Angka ini menunjukkan bahwa pelaksanaan APBD berjalan stabil dan berada di jalur yang tepat (on-track) memasuki semester kedua. Capaian tersebut sekaligus meluruskan berbagai […]

  • Resmi di Lantik Tak Hanya Karangan Bunga, Bupati dan Wakil Bupati Dibanjiri Kiriman Bibit Tanaman

    Resmi di Lantik Tak Hanya Karangan Bunga, Bupati dan Wakil Bupati Dibanjiri Kiriman Bibit Tanaman

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 924
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Bupati Terpilih I Made Kembang Hartawan, S.E., M.M dan Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna, S.T., M.T resmi dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta Kamis (20/2). Ucapan selamat mengalir dari berbagai kalangan. Tampak ucapan karangan bunga memenuhi halaman depan Kantor Bupati Jembrana. Tak hanya ucapan karangan bunga, ucapan […]

  • Bupati Tamba Sampaikan Terimakasih Dalam Keharuan, Ayo Berkontribusi Untuk Jembrana

    Bupati Tamba Sampaikan Terimakasih Dalam Keharuan, Ayo Berkontribusi Untuk Jembrana

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 822
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Perayaan puncak Hari Ulang Tahun Korpri ke-53 dan PGRI ke-79 di Kabupaten Jembrana berlangsung khidmat pada Jumat (29/11/2024). Dalam apel yang digelar di Stadion Pecangakan, Bupati Jembrana I Nengah Tamba bertindak sebagai inspektur upacara peringatan HUT KORPRI dan HUT PGRI mengungkapkan rasa terima kasih dan penghargaannya atas dedikasi para ASN dan guru […]

  • Bupati Kembang Hartawan Buka Turnamen Billiard Dapat Melahirkan Atit Handal

    Bupati Kembang Hartawan Buka Turnamen Billiard Dapat Melahirkan Atit Handal

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 730
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan didampingi Wakil Bupati Jembrana IGN Patriana Krisna (Ipat) menghadiri sekaligus membuka Tournament Biliard Texas Pratama Cup II, Jumat (7/3)Tournament tersebut dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 7 sampai dengan 9 Maret 2025 bertempat di Balai Banjar Lelateng, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana. Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan […]

expand_less