Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Dokar Pak Karim

Dokar Pak Karim

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
  • visibility 893
  • comment 0 komentar

Oleh: Angga Wijaya

Masa kecil saya punya satu cerita yang selalu muncul setiap kali saya mendengar suara derap kuda—cerita tentang hari Minggu, tentang ibu angkat saya, dan tentang dokar milik Pak Karim.

banner 336x280

Setiap hari Minggu pagi, ketika sebagian orang memilih tidur lebih lama atau menyalakan televisi, ibu angkat saya justru punya agenda khusus untuk saya yaitu, keliling kota kecil kami di atas dokar.

Itu adalah hadiah kecil tapi sangat berarti—karena beliau tahu, saya sangat menyukai kuda. Setiap kali melihat kuda di jalan, mata saya langsung berbinar. Dan beliau, seperti bisa membaca isi hati saya, menjadikan dokar sebagai kebiasaan akhir pekan kami.

Dokar itu sederhana. Tidak berhias, tidak berwarna mencolok. Tapi dari tempat duduk kayunya, saya merasa seperti penumpang paling istimewa. Kusirnya bernama Pak Karim. Beliau warga asli Loloan, sebuah kampung tua di kota Negara, Jembrana, Bali. Kampung Loloan dikenal sebagai tempat tinggal komunitas Bugis-Melayu yang telah lama menetap di sana.

Tapi waktu kecil, saya belum paham soal sejarah. Yang saya tahu, Pak Karim orangnya ramah dan sabar. Suaranya berat tapi menenangkan. Kalau saya banyak bertanya, beliau tidak pernah marah.

Saya duduk di depan, dekat Pak Karim, memandangi surai kuda yang bergoyang pelan saat berjalan. Angin pagi mengelus pipi, dan suara “tap… tap…” dari kaki kuda seperti lagu pengantar yang selalu saya tunggu-tunggu.

Kadang saya bertanya, “Pak, kuda ini dikasih makan apa?” atau, “Kenapa kakinya dikasih sepatu besi?” Dan Pak Karim akan menjawab dengan sabar, sambil sesekali tersenyum kecil.

Ibu saya duduk di belakang. Beliau tak banyak bicara, hanya sesekali menanggapi obrolan kami atau menunjuk arah yang ingin dituju. Mungkin bagi orang lain, itu hanya perjalanan pendek keliling kota. Tapi bagi saya, itu seperti perjalanan istimewa yang menyatukan kami bertiga—saya, ibu, dan Pak Karim.

Saya tidak tahu apakah ibu angkat saya membayar Pak Karim setiap minggu, atau sudah ada kesepakatan di antara mereka. Yang jelas, tak pernah ada Minggu yang terlewat tanpa dokar, selama masa kecil saya di kota Negara.

Kini, setelah dewasa, saya mulai mengerti bahwa ibu saya tidak sekadar mengajak saya naik dokar. Beliau sedang menunjukkan kasih sayang dengan cara yang paling saya mengerti—melalui suara kuda, melalui jalan-jalan pagi, melalui waktu yang kami habiskan bersama tanpa tergesa-gesa.

Saya juga baru sadar bahwa dokar itu bukan sekadar kendaraan, tapi bagian dari kenangan. Bagian dari cara saya memahami kasih ibu, dan cara saya mengingat kampung halaman. Saya tidak tahu di mana Pak Karim sekarang. Apakah ia masih menarik dokar, atau sudah menikmati masa tua di Loloan. Tapi nama dan wajahnya tetap saya ingat. Sama seperti saya mengingat suara roda kayu yang menggilas jalan, atau embusan angin pagi yang menyelinap lewat celah kursi.

Hari ini, suara dokar di kota sudah jarang terdengar. Mesin-mesin menggantikannya. Tapi bagi saya, suara dokar Pak Karim tetap hidup dalam ingatan. Ia membawa saya kembali ke masa kecil yang hangat, ke kota kecil yang tenang, dan ke sosok ibu yang mencintai dengan cara yang lembut dan diam-diam.

Kini, di depan Pasar Umum Negara, pasar tradisional yang baru direvitalisasi di jantung Kota Negara—masih terdapat pangkalan dokar yang melayani rute keliling kota. Kehadiran dokar-dokar ini bukan sekadar moda transportasi, melainkan juga bagian dari upaya pelestarian warisan budaya yang nyaris punah di banyak kota lain di Bali.

Dokar yang dulunya merupakan pemandangan sehari-hari, kini justru menjadi sesuatu yang istimewa—mengingatkan kita pada masa lalu yang sederhana dan hangat.

Melihatnya kembali hadir di kota ini, membuat saya merasa seperti kembali dipertemukan dengan kenangan tentang Pak Karim, ibu, dan hari Minggu pagi yang selalu saya nanti-nanti. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelaku Penipuan Surat Palsu Berdalih Sumbangan di Ciduk Polisi

    Pelaku Penipuan Surat Palsu Berdalih Sumbangan di Ciduk Polisi

    • calendar_month Minggu, 15 Sep 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 701
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Seorang warga Jembrana nekat memalsukan surat untuk mengelabui masyarakat dan meraup keuntungan pribadi. Akibat perbuatannya, I Komang Andi Kusuma Putra kini berurusan dengan pihak kepolisian. Modus operandi yang dilakukan pelaku cukup licik. Pria 35 tahun ini membuat surat palsu mengatasnamakan Desa Adat Lelateng untuk meminta sumbangan dana guna pelaksanaan Festival Gong Kebyar. […]

  • Musrenbang RKPD 2027 Dibuka, Bupati Kembang: Prioritas Utama Kebutuhan Masyarakat

    Musrenbang RKPD 2027 Dibuka, Bupati Kembang: Prioritas Utama Kebutuhan Masyarakat

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 847
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Gedung Kesenian Bung Karno, Senin (30/3). Acara ini menjadi momentum krusial dalam menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan arah pembangunan strategis kabupaten. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Bappeda Provinsi Bali, Anggota DPRD Kabupaten Jembrana, Forkopimda, Sekda Jembrana, jajaran Kepala […]

  • Madrasah Ramadhan Bahas Haji: Peserta Diajak Menata Hati Sebelum ke Tanah Suci

    Madrasah Ramadhan Bahas Haji: Peserta Diajak Menata Hati Sebelum ke Tanah Suci

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 840
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Kegiatan Madrasah Ramadhan yang mengangkat tema tentang ibadah haji berlangsung khidmat dan penuh refleksi spiritual. Tidak hanya membahas teknis manasik seperti tawaf, sa’i, dan lempar jumrah, peserta juga diajak memperdalam kesiapan batin sebelum menjalani perjalanan suci ke Makkah. Dalam penyampaian materinya Pembimbing Haji dan Umroh Bersertifikat, Ustadz H.A. Syaifulloh S.Ag,.MM., menekankan pentingnya ketulusan […]

  • Dandim 1617/Jembrana Berikan Motivasi Ke Generasi Muda di Mushollah Miftahusshollah

    Dandim 1617/Jembrana Berikan Motivasi Ke Generasi Muda di Mushollah Miftahusshollah

    • calendar_month Minggu, 2 Jul 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 671
    • 0Komentar

    Jembrana (suarajembrana.com) – Masih dalam rangkaian perayaan Idul Adha 1444 H, Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf Teguh Dwi Raharja S.Sos menghadiri kegiatan Silahturahmi dan Ramah Tamah dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1444 H di Mushollah “Miftahusshollah” Dusun Tengah, Desa Tegalbadeng Barat, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana. Sabtu (01/07/2023) Tampak hadir pula dalam kegiatan tersebut diantaranya Bupati […]

  • Paban Aswaslat Ditlat Kodiklat TNI Apresiasi Kesiapan Lat Pratugas Pamtas RI-RDTL Yonif 741/GN

    Paban Aswaslat Ditlat Kodiklat TNI Apresiasi Kesiapan Lat Pratugas Pamtas RI-RDTL Yonif 741/GN

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 595
    • 0Komentar

    Buleleng suarajembrana.com – Yonif 741/GN menerima kunjungan dari Paban Aswaslat Ditlat Kodiklat TNI, Kolonel Inf Abdul Hamid S.S., M.Si(Han) di Daerah Latihan Pratugas Satgas Pamtas RI-RDTL sektor timur Indonesia Timor-Leste, Kamis (15/08/2024). Kunjungan Paban Aswaslat Ditlat Kodiklat TNI, Kolonel Inf Abdul Hamid S.S., M.Si(Han) tersebut guna meninjau sampai sejauh mana kesiapan pelaksanaan kegiatan Lat Pratugas […]

  • Pataka, Panji-Panji dan Surat Sakti I Gusti Ngurah Rai Telusuri Sejarah Perjuangan di Jembrana

    Pataka, Panji-Panji dan Surat Sakti I Gusti Ngurah Rai Telusuri Sejarah Perjuangan di Jembrana

    • calendar_month Sabtu, 11 Nov 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 939
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Serah terima Pataka dan Panji-Panji serta Surat Sakti I Gusti Ngurah Rai, dipimpin langsung Wakil Bupati Jembrana Patriana Krisna di depan Taman Pecangakan, Kelurahan Dauhwaru Kecamatan Jembrana, Sabtu (11/11). Tampak hadir Kasdim 1617/Jembrana, PPM Provinsi Bali, Wakaplores, Kajari, Pengadilan Negeri, Danyonif 741/GN yang diwakili Dankipan, Ketua LVRI, para jajaran OPD, dan kalangan […]

expand_less